• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

October 22, 2026
OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

October 22, 2026
Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

October 22, 2026
Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

Pasar Diguncang MSCI, Yield SBN RI Tembus 7,4%, Kemenkeu Buka Suara

October 22, 2026
Waskita Karya Catat Kenaikan Pendapatan Hingga 53,73%

Waskita Karya Catat Kenaikan Pendapatan Hingga 53,73%

October 22, 2026
MSCI Mau Turunkan Status RI, Kemlu Siapkan Jurus Ini

MSCI Mau Turunkan Status RI, Kemlu Siapkan Jurus Ini

October 22, 2026
Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia Boncos US Miliar

Sovereign Wealth Fund Terbesar Dunia Boncos US$30 Miliar

October 22, 2026
Aksi Borong Besar-Besaran, Belasan Saham BUMN Menguat

Aksi Borong Besar-Besaran, Belasan Saham BUMN Menguat

October 22, 2026
Danantara Minta Investor Data Center Raksasa Siapkan Sumber Energi

Danantara Minta Investor Data Center Raksasa Siapkan Sumber Energi

October 22, 2026
Danantara Bidik Investasi USD 30 Miliar Lewat New Asia Forum 2026

Danantara Bidik Investasi USD 30 Miliar Lewat New Asia Forum 2026

October 22, 2026
Saham-Saham BUMN Diborong, Kawal IHSG Parkir di Zona Hijau

Saham-Saham BUMN Diborong, Kawal IHSG Parkir di Zona Hijau

October 22, 2026
Indonesia Tidak Pernah Telat Bayar Utang

Indonesia Tidak Pernah Telat Bayar Utang

October 22, 2026
IHSG Ditutup Menguat 1,12% ke Level 5.387

IHSG Ditutup Menguat 1,12% ke Level 5.387

October 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 22, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

2 hours ago
in Market
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Keuangan memastikan kondisi sektor keuangan dan fundamental ekonomi Indonesia masih resilien meski terdapat potensi Morgan Stanley Capital International menurunkan status pasar saham menjadi kategori standalone.

Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Herman Saheruddin mengatakan angka-angka fundamental ekonomi Indonesia masih mencatatkan kinerja yang resilien di mana pemerintah bisa mengantisipasi berbagai risiko yang ada. Hal ini terjadi karena selama ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan sebagai peredam (shock absorber) di tengah gejolak.

“Kementerian Keuangan tetap jaga APBN. APBN itu shock absorber. Kenapa harga tetap terkendali terutama untuk bahan bakar minyak subsidi? Itu karena diserap oleh APBN,” ujar Herman kepada awak media, Kamis (22/10/2026).

Tak hanya itu, Kementerian Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh di atas level 5% pada kuartal III-2026 di tengah ketidakpastian global. Sekadar catatan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% dalam APBN 2026.

Selain itu, dia mengutip data Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund yang menyebut posisi ekonomi Indonesia kini berada di peringkat ketujuh dunia berdasarkan paritas daya beli atau purchasing power parity (PPP).

Dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia atau World Bank, Indonesia dan negara Asia Tenggara lain yang tergabung dalam ASEAN bahkan dinilai sebagai titik terang (bright spot) di kawasan Asia Pasifik.

Di sisi lain, dia menilai beberapa langkah yang sudah dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam reformasi pasar saham sudah menunjukkan hasil yang positif dalam beberapa hari ini. Sebagai gambaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau. IHSG berada di level 5.387,91, naik 59,54 poin atau 1,12%.

“Pengaturan free float sudah ada, terus kemudian High Shareholding Concentration HSC itu, OJK yang lebih lebih teknikal yang tahu,” ujarnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

October 22, 2026
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

October 22, 2026
Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

October 22, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .