• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

October 29, 2026
Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

Ditentang 2 Anggota, The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,75-4,00%

October 29, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp18.173

October 29, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

IHSG Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305

October 29, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke 5.273

October 29, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Kinerja Big Tech dan The Fed

October 29, 2026
Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

Saham RANS Anjlok ke Rp117, Harga Kini 31% di Bawah IPO

October 29, 2026
BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

BEI Ubah Cara Berantas Manipulasi Saham, Sasar Rekening Pelaku

October 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 29, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Ditutup Menguat 0,31%, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,31% ke level 5.282,31 pada perdagangan Rabu (28/10). Penguatan IHSG terutama ditopang saham BBCA yang naik 7,65%, ASII 7,99%, dan AMMN 3,72%. Di sisi lain, TLKM turun 3,27%, BRPT 6,79%, dan DSSA 5,80%.

Investor asing mencatatkan net buy Rp257,74 miliar di pasar reguler dan Rp664,24 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, hanya 3 dari 11 sektor yang berakhir di zona hijau. Sektor Health mencatat penguatan tertinggi sebesar 1,71%, sedangkan sektor Infrastructure menjadi yang tertekan paling dalam dengan penurunan 2,13%.

Di bursa Amerika Serikat (AS), mayoritas indeks utama juga ditutup menguat. Dow Jones naik 0,19% ke level 52.475, S&P 500 menguat 0,28% ke 7.743, dan Nasdaq naik 0,27% ke 26.549.

Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan ASII, BBCA, BUMI, BRPT, dan INDF sebagai pengecualian dari daftar efek yang dapat ditransaksikan melalui mekanisme short selling untuk November 2026. Kebijakan tersebut tidak memengaruhi aktivitas perdagangan reguler saham-saham tersebut. Adapun ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 1,06% dan 2,13%.

Dari sisi emiten, PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan laba bersih Rp4,92 triliun hingga kuartal III-2026 atau 9M26, naik 37,20% secara tahunan dibandingkan Rp3,59 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 11,10% YoY menjadi Rp45,75 triliun. Pertumbuhan laba usaha tercatat lebih tinggi, yakni 25,50% YoY menjadi Rp9,84 triliun, seiring total beban yang hanya meningkat 7,80%.

Dari sisi segmen, bisnis seluler masih menjadi kontributor pendapatan terbesar dengan pertumbuhan 9,50% YoY menjadi Rp37,85 triliun. Sementara itu, segmen multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 20,70% YoY menjadi Rp7,24 triliun.

Di sisi lain, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) turut menambah armadanya dengan membeli satu unit kapal bulk carrier bernama Union Lotus dari Coastline Shipping Limited (CSL) senilai US$25,60 juta atau sekitar Rp457,11 miliar.

Pembelian kapal dilakukan untuk menambah kapasitas armada di tengah keterbatasan jumlah kapal dalam memenuhi permintaan pelanggan. Setelah transaksi, kapal tersebut akan disewakan kembali kepada CSL melalui skema time charter jangka panjang. CSL merupakan pihak ketiga yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan HATM.

Transaksi tersebut tergolong material karena nilainya setara dengan 27,92% dari ekuitas perseroan. Meski demikian, transaksi tidak memerlukan persetujuan RUPS. Berdasarkan proforma per 30 Juni 2026, transaksi akan menurunkan aset lancar sebesar 24,76% dan meningkatkan aset tidak lancar sebesar 33,36% seiring pengalihan dana menjadi aset kapal.

Pendapatan dari kontrak time charter tersebut berpotensi menambah pendapatan berulang HATM di atas basis pendapatan 9M26 sebesar Rp839,65 miliar. Namun, besaran kontribusi tambahan tersebut belum dapat dihitung karena tarif dan tenor sewa belum diungkapkan.

Selanjutnya, ada PT Nexai Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) akan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 285,73 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham.

Dalam aksi korporasi tersebut, setiap pemegang 100 saham lama akan memperoleh hak atas 15 HMETD dengan harga pelaksanaan Rp8.880 per saham. Dengan skema tersebut, MGLV berpotensi menghimpun dana maksimal Rp2,54 triliun.

Dana hasil rights issue akan dialokasikan sekitar Rp1,57 triliun untuk pengambilalihan piutang dan pelunasan sebagian pinjaman kepada NDC. Selanjutnya, Rp800 miliar akan digunakan sebagai setoran modal kepada anak usaha untuk pengembangan AI data center di Batang dan Cikarang. Sisa dana akan digunakan sebagai modal kerja.

Pemegang saham utama MGLV, PT Nextier Datamate Center (NDC), yang memiliki 62,71% saham, akan melaksanakan seluruh haknya senilai Rp1,59 triliun. Aksi tersebut tidak disertai pembeli siaga. Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi mengalami dilusi maksimal 13,04%.

Adapun cum date HMETD di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 4 November 2026, dengan recording date pada 6 November 2026. Sementara itu, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD akan berlangsung pada 10-23 November 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hong Kong

October 29, 2026
Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

Bursa RI Paling Transparan di Dunia, Sejajar dengan Hongkong

October 29, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .