• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

November 7, 2026
Bukan Cuma Data PDB RI, Ini Sentimen Yang Dicermati Investor

Bukan Cuma Data PDB RI, Ini Sentimen Yang Dicermati Investor

November 7, 2026
Kejanggalan di Balik Transaksi CASA, FUJI, & NSSS yang Diusut BEI

Kejanggalan di Balik Transaksi CASA, FUJI, & NSSS yang Diusut BEI

November 7, 2026
Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

Siap-Siap! 9 Perusahaan Antre IPO, 19 Emiten Mau Terbitkan Obligasi

November 7, 2026
Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

Ternyata MSCI Tak Ngefek Banyak, Ini Musuh Utama Bikin Rupiah Melemah

November 7, 2026
Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, November 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

11 hours ago
in ENTREPRENEUR
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Mantan pakar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) Google, Nate Soares, meyakini perkembangan teknologi AI berpotensi menyebabkan kepunahan umat manusia dalam waktu dekat. Bahkan, peneliti machine learning tersebut mengaku sudah berhenti menyisihkan uang untuk masa pensiun sejak sekitar satu dekade lalu karena kekhawatirannya terhadap ancaman AI.

Melansir New York Post, Soares memperkirakan kemungkinan AI memicu kepunahan manusia dalam 10 tahun ke depan mencapai lebih dari 50%. Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam sebuah episode podcast bersama CEO The Atlantic, Nicholas Thompson, yang membahas risiko perkembangan kecerdasan buatan terhadap masa depan manusia.

“Saya kira saat ini tampaknya kita mungkin tidak punya waktu satu dekade lagi,” ujar Soares dalam podcast tersebut. Ia bahkan menilai probabilitas bahwa manusia tidak akan bertahan hingga 10 tahun mendatang sudah lebih dari 50%.

Keyakinan tersebut turut memengaruhi keputusan finansial pribadinya, termasuk dalam mempersiapkan masa pensiun. Soares mengungkapkan dirinya sudah tidak lagi menabung untuk pensiun selama kurang lebih 10 tahun terakhir.

“Saya sekarang tidak menabung untuk pensiun. Saya memiliki rekening dari masa ketika bekerja di Google, tetapi saya sudah tidak menyetor kontribusi ke sana selama sekitar satu dekade,” kata Soares.

Soares diketahui pernah bekerja sebagai software engineer di Google dan Microsoft. Saat ini, ia menjabat sebagai presiden Machine Intelligence Research Institute (MIRI), organisasi nirlaba yang berbasis di Berkeley dan dikenal aktif mengangkat risiko pengembangan AI terhadap keberlangsungan umat manusia.

Pandangan tersebut berkaitan dengan konsep yang dikenal sebagai AI doomerism, yakni keyakinan bahwa pengembangan AI supercerdas berpotensi berujung pada kepunahan manusia. Kelompok yang memiliki pandangan ini menilai teknologi AI yang melampaui kecerdasan manusia dapat berkembang menjadi ancaman serius apabila tidak mampu dikendalikan.

Dalam wawancara tersebut, Soares membandingkan kekhawatiran terhadap kepunahan akibat AI dengan ancaman perang nuklir. Menurut dia, meskipun manusia kini menghadapi kemungkinan kehancuran secara bersamaan, kehidupan tetap harus dijalani sambil melakukan berbagai upaya pencegahan.

“Ini mungkin pertama kalinya kita hidup di bawah bayang-bayang kemungkinan seluruh manusia mati sekaligus. Namun, secara pribadi, kita selalu hidup di bawah bayang-bayang wabah penyakit dan perang,” ujarnya.

Ia menambahkan, manusia perlu melakukan segala hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi ancaman tersebut, sekaligus tetap menjalani kehidupan dengan baik. Soares juga menegaskan bahwa kepunahan manusia akibat AI bukan sesuatu yang menurutnya pasti terjadi.

AI Disebut Bisa Melampaui Kemampuan Manusia

Dalam perbincangan tersebut, Thompson turut menyampaikan keraguannya terhadap kemungkinan AI memusnahkan seluruh umat manusia. Ia menyoroti bahwa teknologi AI paling canggih saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan dan belum mampu menyelesaikan seluruh jenis pekerjaan secara sempurna.

Menanggapi hal itu, Soares mengibaratkan perkembangan AI seperti kemunculan mobil yang secara bertahap menggantikan peran kuda. Menurut dia, pada masa awal perkembangan mobil, kuda mungkin dapat melihat berbagai keterbatasan teknologi tersebut dan menganggapnya belum mampu menggantikan kemampuan mereka.

“Kita bisa membayangkan banyak kuda melihat perkembangan mobil dan berkata, ‘Masih banyak hal yang belum bisa dilakukan mobil’,” ujar Soares. Namun, ia menilai kemampuan AI terus meningkat, termasuk dalam menyelesaikan tugas-tugas yang semakin panjang dan kompleks.

Soares juga menegaskan bahwa kekhawatirannya bukan berfokus pada kemungkinan AI menggantikan pekerjaan manusia secara massal. Ia justru menganggap risiko terbesar adalah kemungkinan teknologi tersebut menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia.

“Saya bukan orang yang khawatir akan kiamatnya lapangan pekerjaan akibat AI. Saya adalah orang yang khawatir AI akan membunuh seluruh manusia,” katanya.

Soares menambahkan bahwa jika ancaman yang dikhawatirkannya benar-benar terjadi, manusia justru akan berada dalam kondisi tingkat pekerjaan penuh sesaat sebelum seluruh umat manusia musnah. Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa menurutnya, ancaman AI jauh melampaui persoalan pengangguran akibat otomatisasi.

Ini Solusi Cegah AI Musnahkan Manusia

Untuk mencegah risiko tersebut, Soares mengusulkan agar pengembangan AI, khususnya dalam hal peningkatan skala atau kemampuan teknologi (scaling up), dibatasi. Menurut dia, pemanfaatan AI untuk kebutuhan tertentu seperti membantu menemukan obat kanker masih dapat diterima.

Namun, ia menilai upaya mengembangkan AI agar mampu meniru sekaligus melampaui kecerdasan manusia merupakan arah pengembangan yang seharusnya tidak dikejar. “AI yang berusaha meniru dan melampaui kecerdasan manusia bukanlah sesuatu yang kita inginkan. Kita seharusnya tidak mengejar hal tersebut,” ujarnya.

(dce)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .