• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

March 14, 2026
Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga

Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga

March 14, 2026
Dua Bank Besar Ini Dapat Lisensi Stablecoin di Pusat Bisnis Asia

Dua Bank Besar Ini Dapat Lisensi Stablecoin di Pusat Bisnis Asia

March 14, 2026
Video: Jurus Multifinance Selesaikan Masalah Kredit Macet

Video: Jurus Multifinance Selesaikan Masalah Kredit Macet

March 14, 2026
Tips Bagi Gen Z Yang Mau Raup Cuan di Perdagangan Berjangka

Tips Bagi Gen Z Yang Mau Raup Cuan di Perdagangan Berjangka

March 14, 2026
Pandangan Warren Buffet Soal Uang Tunai: Bukan Aset Ideal

Pandangan Warren Buffet Soal Uang Tunai: Bukan Aset Ideal

March 14, 2026
Investasi Imbal Hasil Kompetitif, bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024

Investasi Imbal Hasil Kompetitif, bank bjb Tawarkan SBN Ritel SR024

March 14, 2026
Bisa Dicontoh, Ini Strategi Investasi Ala Nabi Muhammad SAW

Bisa Dicontoh, Ini Strategi Investasi Ala Nabi Muhammad SAW

March 14, 2026
Dorong Pengelolaan Keuangan Cerdas, BNI Hadirkan ‘Insight’ di wondr

Dorong Pengelolaan Keuangan Cerdas, BNI Hadirkan ‘Insight’ di wondr

March 14, 2026
Digempur Produk Impor,Pengusaha Baja Minta Safeguard Diterapkan

Digempur Produk Impor,Pengusaha Baja Minta Safeguard Diterapkan

March 14, 2026
Mode Syariah Hadir di IDX Mobile, Investor Makin Mudah Akses Informasi

Mode Syariah Hadir di IDX Mobile, Investor Makin Mudah Akses Informasi

March 14, 2026
Resmi Ditahan KPK, Segini Harta Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Resmi Ditahan KPK, Segini Harta Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

March 14, 2026
Resmi Ditahan KPK, Segini Harga Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

Resmi Ditahan KPK, Segini Harga Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas

March 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, March 14, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

8 hours ago
in Market
Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Warga Desa Wonoboyo, Klaten, Jawa Tengah sempat digegerkan dengan kisah penemuan emas seberat 16 kilogram oleh seorang petani bernama Cipto Suwarno.

Kejadian tersebut berlangsung pada 1990. Saat tengah menggarap sawahnya, Cipto Suwarno menemukan sejumlah benda berbahan emas yang terkubur di dalam tanah. Selama lebih dari sepekan, ia menggali lahan pertaniannya.

Ia mencangkul dari pagi hingga matahari terbenam, menggunakan cangkul berukuran sedang. Tanah yang tergali sudah tak terhitung luasnya selama ia bekerja tanpa mengetahui bahwa harta karun tersembunyi menanti di bawahnya.

Pokoknya, dia ingin air irigasi bisa masuk ke lahan sawahnya seperti sedia kala. Maklum, proyek di sekitar sawah telah mengacak-acak kontur lahan. Namun, pada Rabu 17 Oktober 1990 saat menggali di kedalaman 2,5 meter, tangan Suwarno mendadak berhenti.

Mata cangkulnya tiba-tiba menyentuh benda keras. Mulanya dia berpikir hanya batu dan lantas menyingkirkannya. Akan tetapi, saat benda keras itu diangkat dia langsung terperanjat.

“Emas, emas, emass!!!,” teriak Suwarno.

Betapa kagetnya dia melihat benda keras bukanlah batu, melainkan guci keramik dibalut emas. Kerumunan pun langsung terjadi. Di hadapan para pejabat desa, dia melanjutkan penggalian dan ditemukan harta karun fantastis: 16 Kg emas.

“Jika dirinci, barang temuan tadi terdiri dari bokor gembung, 6 tutup bokor, 3 gayung, 1 baki, 97 gelang, 22 mangkuk, pipa rokok, guci besar, 2 guci kecil, 11 cincin, 7 piring, 8 subang, tas tangan, keris, manik-manik, dan uang logam,” tulis Tempo (3 November 1990).

Penemuan Suwarno kemudian dicatat sejarah sebagai Harta Karun Wonoboyo yang kelak dianggap sebagai temuan arkeologi berupa emas terbesar sepanjang sejarah.

Para arkeolog menyimpulkan seluruh harta karun tersebut berasal dari akhir abad ke-9 hingga pertengahan abad ke-10. Kesimpulan ini diperoleh karena bentuk temuan emas yang sesuai dengan zamannya. Dalam mangkuk emas ada relief Ramayana. Lalu, di koin emas terdapat tulisan “Saragi Diah Bunga.”

Terlepas dari kapan dan dari mana harta itu berasal, Harta karun Wonoboyo dapat mengindikasikan bagaimana orang-orang Jawa pada masa kerajaan kuno abad ke-9 dan 10, baik elit atau rakyat biasa, menggunakan emas dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, jauh sebelum masa itu.

Masyarakat Jawa Hobi Pakai Emas

Dahulu emas memang bisa diperoleh dengan mudah dan murah. Alhasil, benda berharga itu melekat dalam kehidupan masyarakat Jawa kuno.

Berbagai catatan menunjukkan di era Majapahit (1293-1527 M), misalnya, para bangsawan kerap memiliki emas dalam jumlah besar. Berbagai benda dilapisi oleh emas, mulai dari kereta hingga kipas.

Selain itu, sebagaimana dipaparkan Stuart Robson dalam Desawarna by Mpu Prapanca (1995), kerajaan Daha yang sezaman dengan Majapahit juga punya kebiasaan serupa. Dia menyoroti kebiasaan putri dari Raja Daha yang kerap menggunakan kereta berlapis emas.

Lalu, arkeolog Slamet Mulyana dalam Menuju Puncak Kemegahan (2012), menceritakan bagaimana emas menjadi barang idaman di era Majapahit seperti yang ditulis oleh Empu Prapanca dalam Nagarakertagama. “Ia ingin sama dengan empu Winada yang bercita-cita mengumpulkan banyak uang dan emas,” tulis Prapanca, ditulis ulang oleh Slamet Mulyana.

Kegemaran mengoleksi emas juga tak hanya buat estetika, tapi juga transaksi perdagangan. Erwin Kusuma dalam Uang Indonesia: Sejarah dan Perkembangannya (2021) mencatat, masyarakat Jawa kuno lazim menggunakan emas dalam transaksi perdagangan di pasar. Hanya saja, transaksi melalui emas digunakan dalam skala besar, seperti jual-beli tanah, bukan transaksi di pasar.

Kaitan antara masyarakat Jawa dan emas juga kerap menjadi sorotan penjelajah asing. Saat berkunjung ke Jawa, penjelajah China takjub melihat para raja hidup mewah. Seperti diceritakan Nusantara dalam Catatan Tionghoa (2009), penjelajah China tersebut melihat emas bertaburan di sekitar raja. Saat makan saja mereka menggunakan peralatan berbahan emas.

Sementara penjelajah Eropa Tome Pires dalam Suma Oriental (1944) juga berkata demikian. Saat mengunjungi Jawa tahun 1513 dia melihat raja Jawa yang sangat kaya. Penampilannya dari atas ke bawah full menggunakan emas. Bahkan, para pengawal dan anjing peliharaan juga memakai kalung dan gelang emas.

Meski hobi memakai emas, mereka tak bisa mendapatnya di Pulau Jawa. Maka, untuk memperolehnya para penduduk biasa mengimpor emas dari Sumatera, pulau yang memang disebut sebagai ‘Surga Emas’. Atau mereka bisa mendapatnya dari India.

Seiring waktu, kebiasaan menggunakan emas terus berlanjut. Namun, saat runtuhnya kerajaan kuno dan kemunculan kolonialisme, terjadi perubahan pola hidup. Di titik perhiasan emas kemudian menjadi harta karun terpendam. Barang itu tertimbun di bawah tanah antah berantah yang terus menjadi objek pemburu harta karun.

Sampai akhirnya, emas kerajaan ditemukan dalam skala besar di Wonoboyo. Harta karun Wonoboyo kemudian disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

(mfa/haa)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

Australian Soon-to-Be Property Billionaire Jamie McIntyre Eyes Bold Expansion in Indonesia with Planned Mini-Cities

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga

Waspada Perang Dunia, 3 Aset Ini Wajib Ditimbun Warga

March 14, 2026
Dua Bank Besar Ini Dapat Lisensi Stablecoin di Pusat Bisnis Asia

Dua Bank Besar Ini Dapat Lisensi Stablecoin di Pusat Bisnis Asia

March 14, 2026
Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

Geger! Petani Temukan Emas 16 Kg saat Kerja di Sawah

March 14, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .