• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
10 Saham Ditendang MSCI, Risiko Asing Kabur Rp 13,45 Triliun

10 Saham Ditendang MSCI, Risiko Asing Kabur Rp 13,45 Triliun

August 13, 2026
BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam via Solusi Ini

BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam via Solusi Ini

August 16, 2026
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

August 16, 2026
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

August 16, 2026
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

August 16, 2026
Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

August 16, 2026
BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

August 15, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

August 15, 2026
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

August 15, 2026
Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

August 15, 2026
Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

August 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

10 Saham Ditendang MSCI, Risiko Asing Kabur Rp 13,45 Triliun

4 days ago
in News
10 Saham Ditendang MSCI, Risiko Asing Kabur Rp 13,45 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan dua emiten Indonesia dari MSCI Global Standard Indexes. Perubahan tersebut dinilai berpotensi memicu total outflow sekitar US$753 juta atau setara Rp13,45 triliun dari pasar Indonesia.

Kedua saham yang didepak MSCI adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). CPIN kemudian masuk ke MSCI Small Cap Indexes, sementara sembilan saham lainnya terhapus dari indeks Small Cap tersebut.

Analis Phintraco Sekuritas Desy Erawati mengatakan berdasarkan estimasi aliran dana, perubahan tersebut berpotensi memicu total outflow sekitar US$753 juta.

“Angka tersebut terdiri dari sekitar US$684 juta dari MSCI Standard Cap dan US$68 juta dari MSCI Small Cap,” ungkap Desy kepada wartawan, Kamis, (13/8/2026).

Perubahan tersebut juga diperkirakan menurunkan bobot Indonesia dalam MSCI Emerging Markets Investable Market Index (EM IMI). Estimasi bobot Indonesia turun dari 0,59% menjadi 0,55% setelah adanya perubahan komposisi indeks tersebut.

“Dari sisi pasar saham domestik, IHSG berpeluang menguji level resistance 6.400. Adapun level pivot IHSG berada di 6.350 dengan support di 6.270,” ungkap Desy.

Beberapa sentimen yang mendorong IHSG setelah ini adalah rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat. Namun, pasar masih akan mencermati rilis Producer Price Index (PPI) AS, dinamika MSCI, serta risiko geopolitik di Timur Tengah.

Selain itu, pidato kenegaraan dan penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 pada 14 Agustus 2026 akan menjadi salah satu katalis penting bagi arah pasar saham domestik. Investor akan mencermati berbagai kebijakan pemerintah yang berpotensi memengaruhi prospek perekonomian dan pasar keuangan Indonesia.

Sementara itu, Analis sekaligus Founder Stocknow Hendra Wardana menilai keluarnya GOTO dari MSCI Global Standard Indexes dan turunnya CPIN ke MSCI Small Cap Indexes menjadi alarm keras bagi pasar modal Indonesia.

Menurutnya, persoalan pasar modal nasional bukan lagi sekadar jumlah emiten atau kapitalisasi pasar, tetapi telah menyentuh kualitas likuiditas dan tingkat investability.

Menurut Hendra, kondisi tersebut menjadi lebih mengkhawatirkan karena terjadi ketika pasar modal Indonesia tengah berupaya meyakinkan investor global bahwa proses reformasi telah berjalan.

Di satu sisi, Indonesia mendorong peningkatan free float, transparansi pemegang saham, penguatan tata kelola, dan berbagai reformasi lainnya, tetapi di sisi lain sejumlah saham Indonesia justru kehilangan tempat di indeks global yang menjadi rujukan investor institusi.

“Ini menunjukkan bahwa reformasi di atas kertas belum otomatis menghasilkan pasar yang lebih dalam dan lebih likuid,” ungkap Hendra.

Hendra mempertanyakan mengapa semakin sulit bagi saham Indonesia untuk mempertahankan posisi sebagai saham yang investable bagi investor global.

Menurutnya, perlu dilihat apakah pertumbuhan jumlah investor domestik telah benar-benar mampu menciptakan likuiditas yang dalam atau pasar masih terlalu bergantung pada transaksi jangka pendek dan terkonsentrasi pada segelintir saham.

Dia juga menilai pengembangan pasar modal tidak dapat hanya berorientasi pada sisi pasokan atau supply side. Penambahan emiten, penerbitan produk baru, dan peningkatan jumlah perusahaan tercatat memang penting, tetapi harus diikuti pertumbuhan permintaan dan likuiditas.

Pasar modal, lanjut Hendra, tidak cukup hanya memiliki banyak saham. Yang dibutuhkan adalah saham-saham yang aktif diperdagangkan, memiliki free float yang sehat, tata kelola kredibel, serta mampu menyerap transaksi investor institusi dalam skala besar.

Di sisi lain, Annual Country Review MSCI perlu dipahami secara tepat karena perubahan tersebut tidak berarti Indonesia turun kelas menjadi negara frontier market.

Tidak terdapat perubahan terhadap daftar negara Emerging Markets dalam MSCI Frontier Emerging Markets Index, sehingga perubahan kali ini berkaitan dengan komposisi saham Indonesia dalam indeks MSCI.

Dengan demikian, fokus evaluasi seharusnya diarahkan pada kualitas saham dan kedalaman pasar, bukan status Indonesia sebagai sebuah negara. Keluarnya GOTO dari MSCI Global Standard Indexes dan turunnya CPIN menjadi sinyal bagi pelaku pasar bahwa kualitas investability saham Indonesia perlu terus diperkuat.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam via Solusi Ini

BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam via Solusi Ini

August 16, 2026
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .