• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
142.000 Konglomerat Dunia Kabur dari Negaranya, Ini Tujuan Favorit

142.000 Konglomerat Dunia Kabur dari Negaranya, Ini Tujuan Favorit

October 23, 2025
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

September 13, 2026
RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

September 13, 2026
17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

September 13, 2026
Mantan Menteri RI Ditangkap, Kejagung Temukan Brankas Isi Rp 3 Miliar

Mantan Menteri RI Ditangkap, Kejagung Temukan Brankas Isi Rp 3 Miliar

September 13, 2026
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Sukses Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Sukses Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

September 13, 2026
Strategi Market Maker Gali Daya Tarik Investasi ETF Emas

Strategi Market Maker Gali Daya Tarik Investasi ETF Emas

September 13, 2026
Bandar Kripto Bangkrut, Uang Nasabah Lenyap Rp 143 Miliar

Bandar Kripto Bangkrut, Uang Nasabah Lenyap Rp 143 Miliar

September 13, 2026
Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

Kisah Konglomerat RI Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Minta Petunjuk

September 13, 2026
Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

Racikan Investasi Nasabah Tajir Era Perang & Suku Bunga Tinggi

September 13, 2026
Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

September 13, 2026
Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

Hobi Hidup Mewah Saat Rakyat Susah, Rumah Orang Terkaya Dijarah Habis

September 13, 2026
5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

5 Tanda Anda Masuk Golongan Kelas Bawah, Bukan Cuma Gaji Kecil

September 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, September 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

142.000 Konglomerat Dunia Kabur dari Negaranya, Ini Tujuan Favorit

11 months ago
in Market
142.000 Konglomerat Dunia Kabur dari Negaranya, Ini Tujuan Favorit
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Para miliarder dunia sedang berbondong-bondong berpindah tempat tinggal menuju negara-negara yang menawarkan keamanan, insentif pajak, pendidikan unggulan, dan kebijakan ramah investor. Fenomena ini mencerminkan pergeseran besar dalam pola migrasi kekayaan global.

Menurut Henley Private Wealth Migration Report 2025, sekitar 142.000 orang kaya dengan aset besar diperkirakan akan berpindah negara sepanjang tahun 2025. Angka sementara ini dihimpun dari data dan analisis pakar sejak Januari hingga Mei, dengan total akhir akan diterbitkan tahun depan setelah data penuh tersedia.

Laporan yang disusun bersama firma intelijen kekayaan global New World Wealth ini menyoroti negara-negara tujuan utama bagi individu berpenghasilan tinggi dan jumlah kekayaan investable yang mereka bawa. Analisis ini memanfaatkan beragam sumber, mulai dari registrasi properti dan perusahaan, aktivitas LinkedIn, lokasi family office, hingga basis klien Henley & Partners sendiri.

Untuk memperkirakan total kekayaan yang bermigrasi ke tiap negara, analis mengalikan jumlah jutawan yang masuk dengan rata-rata kekayaan bersih di negara tujuan. Nilai rata-rata ini bervariasi signifikan antar-pasar, mencerminkan perbedaan profil kekayaan global.

“2025 menjadi momen penting. Sebanyak 142.000 jutawan diproyeksikan berpindah negara secara internasional, dan untuk pertama kalinya dalam satu dekade, Inggris memimpin dunia dalam jumlah jutawan yang keluar,” ujar Dominic Volek, Head of Private Clients di Henley & Partners, dikutip dari Business Insider, Kamis (23/10/2025).

Hal ini mencerminkan pandangan bahwa peluang, kebebasan, dan stabilitas yang lebih besar kini berada di luar negara asal mereka. Negara-negara dengan kebijakan pajak ringan dan sistem imigrasi ramah investor menjadi magnet utama bagi mereka.

Uni Emirat Arab (UEA) menempati posisi teratas dengan proyeksi kenaikan bersih 9.800 jutawan, disusul Amerika Serikat sebanyak 7.500 dan Italia 3.600 orang. Sepuluh negara teratas ini diperkirakan akan menerima lonjakan besar jumlah individu kaya pada 2025, yang berpotensi mengubah pasar properti, kewirausahaan, dan penciptaan lapangan kerja.

“UEA telah berevolusi dari pusat regional menjadi poros kekayaan global berkat inovasi kebijakan. Pajak penghasilan nol, infrastruktur kelas dunia, stabilitas politik, dan program Golden Visa membuatnya sangat menarik bagi kalangan kaya,” kata Volek.

Program Golden Visa yang diluncurkan pada 2019 dan disempurnakan pada 2022 menawarkan izin tinggal lima hingga sepuluh tahun untuk investasi properti dan bisnis. Fleksibilitas inilah yang menjadikannya salah satu skema terbaik di dunia.

Di Amerika Serikat, meski menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik, negara ini tetap menjadi magnet bagi investor kaya. “AS masih menarik rekor jumlah HNWI pada 2025, terutama dari Asia, Amerika Latin, dan Inggris,” ujar Volek.

Florida disebut sebagai destinasi favorit, sementara Silicon Valley mempertahankan posisinya sebagai pusat utama bagi pengusaha teknologi kaya dunia. Meski sebagian jutawan lansia pindah ke negara ramah pensiunan, arus masuk tetap jauh melampaui arus keluar.

Italia kini muncul sebagai bintang baru dalam peta migrasi kekayaan global. Negara ini menarik HNWI dari Prancis, Inggris, dan Swiss berkat tarif pajak yang relatif kompetitif dan beban warisan yang hanya 4%, jauh lebih rendah dibandingkan Prancis atau Jerman.

Swiss tetap menjadi magnet bagi kalangan superkaya, khususnya dari Inggris dan Skandinavia. “Zug, Geneva, dan Lugano masih sangat populer, meski Zurich mulai kehilangan daya tarik,” ujar Volek.

Arab Saudi menjadi kejutan tahun ini, didorong oleh arus masuk dari Inggris, Afrika Utara, dan Timur Tengah. Banyak HNWI kelahiran Saudi yang sebelumnya bermukim di Inggris kini memutuskan kembali ke tanah airnya.

Sementara itu, Singapura mengalami perlambatan arus masuk jutawan dibanding tahun sebelumnya. “Pertumbuhan family office di Singapura menurun, dan banyak HNWI kini memilih pindah ke UEA, khususnya di sektor jasa keuangan,” jelas Volek.

Portugal dan Yunani juga terus naik daun berkat gaya hidup, insentif pajak, dan program investasi yang sukses. “Lisbon dan Algarve sangat diminati di Portugal, sementara Riviera Athena dan Kepulauan Yunani menjadi primadona di Yunani,” kata Volek.

Wilayah Eropa Selatan kini muncul sebagai pusat gravitasi baru migrasi kekayaan di kawasan tersebut. Namun, Kanada dan Australia, dua tujuan tradisional, menunjukkan tanda-tanda kejenuhan dengan tingkat arus masuk terendah sepanjang sejarah.

Adapun 10 negara dengan peningkatan jutawan terbesar pada 2025 adalah, sebagai berikut:
1. Uni Emirat Arab
2. Amerika Serikat
3. Italia
4. Swiss
5. Arab Saudi
6. Singapura
7. Portugal
8. Yunani
9. Kanada
10. Australia

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Pentingnya Mendongkrak Pajak Menopang Kemandirian Ekonomi RI




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

September 13, 2026
RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

RI Mau Jadi Price Maker Nikel, Bursa Mineral Bisa Wujudkan?

September 13, 2026
17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

17 Tahun Indonesia Eximbank (LPEI) Dorong Ekspor Nasional

September 13, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .