• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Bakal Kedatangan 3 Indeks Baru, Gandeng S&P Dow Jones

Bursa Bakal Kedatangan 3 Indeks Baru, Gandeng S&P Dow Jones

October 29, 2025
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, October 25, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bursa Bakal Kedatangan 3 Indeks Baru, Gandeng S&P Dow Jones

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Bursa Bakal Kedatangan 3 Indeks Baru, Gandeng S&P Dow Jones
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan tiga indeks baru yang bekerja sama dengan S&P Dow Jones Indices asal Amerika Serikat (AS). Ketiga indeks ini akan diluncurkan pada 3 November 2025.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis 2 BEI Ignatius Denny Wicaksono mengatakan tiga indeks yang akan diluncurkan adalah indeks S&P/IDX Indonesia ESG Tilted Opportunity, S&P/IDX Indonesia Dividend Opportunities, dan S&P/IDX Indonesia Shariah High Dividend.

“Indeks-indeks ini diharapkan dapat memperluas exposure global saham-saham Perusahaan Tercatat Indonesia, serta menjadikan saham Perusahaan Tercatat di BEI semakin kompetitif di pasar regional dan global,” ungkap Denny dalam Edukasi Wartawan, Selasa, (28/10/2025).

Peluncuran indeks baru ini bertujuan untuk menarik investasi pasif melalui unit reksa dana atau ETF yang disediakan oleh manajer investasi. Saat ini, porsi Net ASset Value (NAV) atau nilai aktiva bersih dari investasi pasif sudah naik dari 1,4% di tahun 2016 ke 20,1% di September 2025.

“Urgensinya sebenarnya kita ingin menarik semua investor yang potensial, termasuk tadi dengan kerjasama dengan S&P, kita mencoba untuk menarik investor global, untuk bisa investasi ke Indonesia,” kata Denny.

Selain investor institusional, BEI juga berharap adanya indeks baru ini bisa membantu investor ritel dalam analisa investasinya.

Ke depan, BEI berencana untuk kerjasama dengan S&P dalam hal offshore licensing. Meski indeks tanah air masih ada keterbatasan untuk digunakan di offshore, tapi kolaborasi ini diharap dapat membantu untuk mencari global-competitiveness dari indeks saham Indonesia.

“Nah, ini kita coba kolaborasi, memberikan S&P untuk misalkan dia ingin me-marketing-kan indeks kita juga bisa, jadi harapannya tentunya menjadi masukan buat kita pengembangan ke depannya, atau jika sudah ada yang bisa langsung pakai, ini akan menjadi sangat baik juga, karena kita bisa melihat presence index kita di pasar modal global,” jelasnya.

Untuk diketahui, hingga September 2025, BEI telah memiliki 45 indeks yang digunakan sebagai acuan oleh 74 produk investasi pasif seperti Reksa Dana dan ETF maupun benchmark, dengan total dana kelolaan mencapai Rp16,4 triliun.

Porsi NAV dari produk investasi pasif juga meningkat tajam, dari hanya 1,4% pada tahun 2016 menjadi 20,1% di 2025, menggambarkan peningkatan minat investor yang cukup signifikan terhadap strategi investasi pasif dan penciptaan produk investasi berbasis indeks.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Raih Cuan Ratusan Juta dari BEI melalui Investor Reward Program 2025




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .