• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

January 3, 2026
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

August 26, 2026
BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

August 26, 2026
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

August 26, 2026
Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

August 26, 2026
Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

August 26, 2026
IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

August 26, 2026
Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

August 26, 2026
Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

August 26, 2026
Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keluarga kaya China tak lagi menjadikan Singapura sebagai tujuan yang aman. Kondisi ini agak berbeda beberapa tahun lalu.

CNBC Internasional melaporkan daya tarik Singapura untuk orang kaya China melonjak 2019. Saat itu gelombang protes pro-demokrasi di Hong Kong tengah bergejolak dan disusul pengetatan Beijing dengan penerapan UU Keamanan Nasional setahun berikutnya.

Singapura dipilih karena memiliki stabilitas politik, sistem hukum independen, rezim family office yang mendukung, dan penggunaan bahasa Mandarin.

Namun kemudian keadaan berbalik. Sebab kasus pencucian uang senilai SG$3 miliar tahun 2023 atau Fujian Case yang membuat otoritas memperketat aturan dan menyeleksi ulang klien-kliennya.

“Ketika kasus Fujian mencuat, banyak orang kaya asal China hengkang. Hampir semuanya pindah ke Hong Kong, Timur Tengah, maupun Jepang,” ujar Ryan Lin, Direktur Bayfront Law di Singapura.

Regulasi pemeriksaan latar belakang dan regulasi baru yang makin ketat berdampak pada pengajuan aplikasi family office. Lin menyebutkan penurunannya sebanyak 50% dibandingkan 2022.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) juga melakukan pengetatan aturan soal aset kripto. Platform yang menawarkan produk kripto hingga tokenized equities ke luar negeri wajib memiliki lisensi mulai 2025 lalu.

Lisensi itu memiliki syarat modal minimum SG$250 ribu dan kepatuhan AML serta manajemen risiko teknologi.

Sementara itu pendiri lembaga jasa korporasi bagi klien China bernama Jenga, Iri Xu kasus Fujian dan masalah pada Three Arrows serta FTX membuat adanya pembersihan agresif oleh perbankan. Bank melakukan uji tuntas ulang, menutup rekening hingga menolak pengajuan family office.

Akses yang sulit didapatkan itu membuat para klien habis kesabarannya. Pada akhirnya memindahkan dananya ke negara lain.

“Hal ini menghancurkan kesabaran dan kepercayaan klien,” kata Xu. “Kalau tidak diberi rekening, di mana mereka bisa berbisnis? Akhirnya dana mereka dipindahkan ke Jepang, Hong Kong, dan Dubai.”

Selain itu, orang kaya China juga harus menghadapi masalah di imigrasi. Pemonon permanent residence dan family office harus melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk mengungkap detil keluarga yang terlalu invasif.

Pendiri Click Ventures, Carman Chan mengatakan masalah terkait hal ini bersumber dari kewajiban perekrutan tenaga kerja lokal dan lamanya proses KYC. Misalnya family office harus memperkerjakan satu tenaga lokal untuk kantor berisi dua orang saja.

“Kalau tidak ada pekerja lokal yang cukup, itu menjadi bottleneck. Anda tidak bisa serta-merta memindahkan staf dari luar negeri ke Singapura,” jelas Chan.

(npb/wur)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .