• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

January 3, 2026
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

August 14, 2026
Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

August 14, 2026
Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

August 14, 2026
Prabowo Ngomong Soal Syarat Pasar Modal Baik, Sebut Startup

Prabowo Ngomong Soal Syarat Pasar Modal Baik, Sebut Startup

August 14, 2026
Sufmi Dasco Buka-Bukaan Soal Aturan Bursa Mineral

Sufmi Dasco Buka-Bukaan Soal Aturan Bursa Mineral

August 14, 2026
Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah

Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah

August 14, 2026
137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi

137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi

August 14, 2026
Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang, Ini Respons DPR

Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang, Ini Respons DPR

August 14, 2026
Ada 3 Saham Bank HSC, Bos OJK Ungkap Dampaknya Ke Nasabah

Ada 3 Saham Bank HSC, Bos OJK Ungkap Dampaknya Ke Nasabah

August 14, 2026
Presiden Puji Kinerja Danantara, Transformasi BUMN Tunjukkan Hasil

Presiden Puji Kinerja Danantara, Transformasi BUMN Tunjukkan Hasil

August 14, 2026
Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026

Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026

August 14, 2026
Danantara Kasih Bukti Kinerja, Ubah Pesimisme Jadi Optimisme

Danantara Kasih Bukti Kinerja, Ubah Pesimisme Jadi Optimisme

August 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, August 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?

7 months ago
in ENTREPRENEUR
Singapura Ditinggal Gerombolan Crazy Rich China, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keluarga kaya China tak lagi menjadikan Singapura sebagai tujuan yang aman. Kondisi ini agak berbeda beberapa tahun lalu.

CNBC Internasional melaporkan daya tarik Singapura untuk orang kaya China melonjak 2019. Saat itu gelombang protes pro-demokrasi di Hong Kong tengah bergejolak dan disusul pengetatan Beijing dengan penerapan UU Keamanan Nasional setahun berikutnya.

Singapura dipilih karena memiliki stabilitas politik, sistem hukum independen, rezim family office yang mendukung, dan penggunaan bahasa Mandarin.

Namun kemudian keadaan berbalik. Sebab kasus pencucian uang senilai SG$3 miliar tahun 2023 atau Fujian Case yang membuat otoritas memperketat aturan dan menyeleksi ulang klien-kliennya.

“Ketika kasus Fujian mencuat, banyak orang kaya asal China hengkang. Hampir semuanya pindah ke Hong Kong, Timur Tengah, maupun Jepang,” ujar Ryan Lin, Direktur Bayfront Law di Singapura.

Regulasi pemeriksaan latar belakang dan regulasi baru yang makin ketat berdampak pada pengajuan aplikasi family office. Lin menyebutkan penurunannya sebanyak 50% dibandingkan 2022.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) juga melakukan pengetatan aturan soal aset kripto. Platform yang menawarkan produk kripto hingga tokenized equities ke luar negeri wajib memiliki lisensi mulai 2025 lalu.

Lisensi itu memiliki syarat modal minimum SG$250 ribu dan kepatuhan AML serta manajemen risiko teknologi.

Sementara itu pendiri lembaga jasa korporasi bagi klien China bernama Jenga, Iri Xu kasus Fujian dan masalah pada Three Arrows serta FTX membuat adanya pembersihan agresif oleh perbankan. Bank melakukan uji tuntas ulang, menutup rekening hingga menolak pengajuan family office.

Akses yang sulit didapatkan itu membuat para klien habis kesabarannya. Pada akhirnya memindahkan dananya ke negara lain.

“Hal ini menghancurkan kesabaran dan kepercayaan klien,” kata Xu. “Kalau tidak diberi rekening, di mana mereka bisa berbisnis? Akhirnya dana mereka dipindahkan ke Jepang, Hong Kong, dan Dubai.”

Selain itu, orang kaya China juga harus menghadapi masalah di imigrasi. Pemonon permanent residence dan family office harus melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk mengungkap detil keluarga yang terlalu invasif.

Pendiri Click Ventures, Carman Chan mengatakan masalah terkait hal ini bersumber dari kewajiban perekrutan tenaga kerja lokal dan lamanya proses KYC. Misalnya family office harus memperkerjakan satu tenaga lokal untuk kantor berisi dua orang saja.

“Kalau tidak ada pekerja lokal yang cukup, itu menjadi bottleneck. Anda tidak bisa serta-merta memindahkan staf dari luar negeri ke Singapura,” jelas Chan.

(npb/wur)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

August 14, 2026
Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

August 14, 2026
Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

August 14, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .