• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dirut BEI Mundur Redam Aksi Jual, IHSG Menguat 1,18% ke 8.329

Dirut BEI Mundur Redam Aksi Jual, IHSG Menguat 1,18% ke 8.329

January 30, 2026
OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

September 21, 2026
Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

September 21, 2026
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

September 21, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

September 21, 2026
Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

September 21, 2026
PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

September 21, 2026
Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

September 21, 2026
Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

September 21, 2026
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Dirut BEI Mundur Redam Aksi Jual, IHSG Menguat 1,18% ke 8.329

8 months ago
in News
Dirut BEI Mundur Redam Aksi Jual, IHSG Menguat 1,18% ke 8.329
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Indeks naik 1,18% ke level 8.329,15 pada akhir sesi pertama.

Penguatan IHSG ini terjadi setelah tingginya aksi jual dalam dua hari terakhir membuat para regulator, pemangku kepentingan dan pihak terkait sepakat untuk mempercepat upaya reformasi aturan dan kebijakan terkait free float di bursa saham domestik.

Sebanyak 551 saham naik, 194 turun, dan 65 belum bergerak. Nilai transaksi hingga jeda makan siang mencapai Rp 41,69 triliun, melibatkan 57,82 miliar saham dalam 3.40 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terangkat naik menjadi Rp 15.075 triliun.

Sebelumnya indeks sempat melesat lebih dari 2% pada awal perdagangan namun berbalik sesaat ke zona negatif usai pengumuman mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, namun mampu kembali melesat ke zona hijau.

Saham-saham blue chip terpantau ramai-ramai menguat dan menjadi penopang kinerja IHSG. Sementara saham konglomerat Prajogo Pangestu kompak berada di zona merah pada perdagangan hari ini.

Adapun meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Kamis (29/1/2026), namun IHSG berhasil memangkas koreksi dari sempat menyentuh -10% menjadi -1%.

IHSG memangkas koreksi seiring dengan pernyataan dari Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar bersama Self Regulatory Organizations yang memastikan penyesuaian yang diperlukan dilakukan agar metodologi dan data free float Indonesia dapat memenuhi kebutuhan penilaian indeks global, termasuk MSCI.

Langkah awal dilakukan dengan menindaklanjuti penyesuaian data free float yang telah dipublikasikan Bursa Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, antara lain dengan mengecualikan investor dalam kategori korporasi dan others dalam perhitungan free float, serta memublikasikan porsi kepemilikan saham di atas dan di bawah 5% untuk setiap kategori investor.

Selain itu, OJK juga berkomitmen memenuhi permintaan tambahan MSCI terkait penyediaan informasi kepemilikan saham di bawah 5% yang disertai kategori investor dan struktur kepemilikannya. Penyempurnaan ini akan mengacu pada best practice internasional agar transparansi dan keterbandingan data Indonesia semakin sejajar dengan pasar global.

Ke depan, SRO juga akan menerbitkan aturan free float minimum 15% dalam waktu dekat dengan prinsip transparansi yang kuat, disertai pengawasan yang terukur dan akuntabel.

Sebagai catatan, OJK menegaskan emiten yang tidak mampu memenuhi ketentuan free float dalam jangka waktu yang ditetapkan berisiko dikenakan exit policy, yakni delisting.

Selain itu, terdapat satu catatan penting yang mencuri perhatian pelaku pasar pada perdagangan kemarin, yakni lonjakan nilai transaksi harian yang sangat jumbo.

Nilai transaksi bursa kemarin mencapai Rp68,18 triliun, menjadikannya nilai transaksi harian terbesar sepanjang sejarah perdagangan Bursa Efek Indonesia, dengan catatan tidak memasukkan transaksi negosiasi.

Sebagai perbandingan, rekor transaksi bursa sebelumnya terjadi pada 19 September 2025 dengan nilai Rp69,48 triliun. Namun, pada saat itu sekitar Rp32,4 triliun berasal dari transaksi negosiasi saham DSSA, sehingga nilai transaksi reguler jauh lebih kecil dibandingkan perdagangan Kamis kemarin.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

OJK Wajibkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Miliki Modal Rp1 T

September 21, 2026
Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

Ramal Nasib Rupiah & IHSG Jika BI Rate Ditahan Vs BI Rate Naik

September 21, 2026
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .