• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

September 21, 2026
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

September 21, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

September 21, 2026
Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

September 21, 2026
PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

PBOC Kembali Tahan Suku Bunga di Level Terendah Sepanjang Sejarah

September 21, 2026
Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

Perhatian! BI Ungkap Deretan Penyebab Dolar Tekan Rupiah Hari Ini

September 21, 2026
Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

Pasar Pantau Potensi BI Rate Naik Lagi, IHSG & Rupiah Melemah

September 21, 2026
El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

El Nino Intai Kredit Bank, OJK Soroti Ancaman NPL Tinggi Sektor Ini

September 21, 2026
Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

Masuk Daftar Beras Fortifikasi Abal-Abal, Emiten HOKI Buka Suara

September 21, 2026
Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

Breaking! Rupiah Melemah 0,56%, Dolar AS Tembus Rp17.800

September 21, 2026
Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

Transaksi Digital Melesat, Tapi UMKM Minim Cuan! Ini Penyebabnya

September 21, 2026
Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

Karhutla Jadi Sorotan, OJK Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI

September 21, 2026
IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

IHSG Sesi I Turun 0,27%, Saham BYAN Jadi Beban

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini

1 hour ago
in Lifestyle
Bank Makin Getol Tebar Special Rate, Bos OJK Wanti-Wanti Risiko Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Suku bunga deposito perbankan nasional terus meningkat, seiring dengan tingginya suku bunga Bank Indonesia (BI) alias BI Rate. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sampai dengan periode Juli 2026, suku bunga melanjutkan peningkatan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae memaparkan suku bunga tertimbang DPK Rupiah meningkat 19 bps secara bulanan atau month to month (mtm) utamanya didorong kenaikan suku bunga deposito yang mencapai 39 bps mtm. Selanjutnya, suku bunga tertimbang kredit rupiah melanjutkan peningkatan dari bulan sebelumnya dengan kenaikan sebesar 7 bps mtm.

Dian menyebut kebijakan suku bunga simpanan masing-masing bank akan tergantung pada strategi dan struktur biaya masing-masing bank, terutama terkait dengan biaya dana (Cost of Fund/CoF). Dalam hal ini, pemberian special rate masih menjadi dinamika persaingan perbankan dalam menghimpun dan/atau mempertahankan dana dari deposan tertentu, khususnya dari deposan dengan dana besar yang memiliki sensitivitas relatif tinggi terhadap tingkat imbal hasil.

“Namun demikian, OJK memandang bahwa pemberian special rate perlu dilakukan secara terukur,” tutur Dian dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Ia menegaskan persaingan penghimpunan dana yang terlalu agresif berpotensi meningkatkan cost of fund perbankan dan pada akhirnya dapat menekan profitabilitas serta membatasi ruang penurunan suku bunga kredit.

Dian menyorot deposan yang berpotensi memperoleh special rate pada umumnya merupakan nasabah dengan nominal simpanan yang relatif besar, baik dari segmen korporasi, institusi, maupun individu pemilik dana besar.

Kelompok tersebut memiliki karakteristik berupa kemampuan untuk melakukan diversifikasi penempatan dana dan sensitivitas yang relatif lebih tinggi terhadap perubahan tingkat imbal hasil.

Namun, tidak semata-mata semua segmen tersebut otomatis meminta special rate. Terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian dan pertimbangan mencakup kombinasi nominal dana, tenor, stabilitas dana, kebutuhan likuiditas bank, dan alternatif penempatan dana yang dimiliki deposan.

“Oleh karena itu, OJK senantiasa menghimbau bank agar dapat melakukan pengelolaan dana secara prudent dan secara bertahap menyesuaikan tingkat suku bunganya, dengan memperhatikan kondisi likuiditas, struktur pendanaan, biaya dana, dan keberlanjutan fungsi intermediasi agar tetap sejalan dengan kondisi pasar dan rasio keuangan yang sehat,” tegas Dian.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi

September 21, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

Rupiah Ditutup Melemah 0,54%, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.825

September 21, 2026
Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

Dolar AS Tembus Rp17.830, BI Buka Suara & Ungkap Biang Keroknya!

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .