• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

July 1, 2025
Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

August 21, 2026
BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

August 21, 2026
Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

August 21, 2026
Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar

Kontribusi Terhadap UMKM Naik Terus, OJK Dorong Pertumbuhan Pindar

August 21, 2026
Budiawansyah Mundur dari Kursi Direksi Vale Indonesia (INCO)

Budiawansyah Mundur dari Kursi Direksi Vale Indonesia (INCO)

August 21, 2026
Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih Kompetitif

Persaingan Perbankan Makin Sengit, Asbanda Ingin BPD Lebih Kompetitif

August 21, 2026
IHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525

IHSG Happy Weekend, Ditutup Naik 0,37% ke Level 6.525

August 21, 2026
Asumsi Makro RAPBN 2027, Apa Efeknya ke IHSG & Rupiah?

Asumsi Makro RAPBN 2027, Apa Efeknya ke IHSG & Rupiah?

August 21, 2026
Saham-Saham Bank Kompak Menguat, Topang IHSG di Zona Hijau

Saham-Saham Bank Kompak Menguat, Topang IHSG di Zona Hijau

August 21, 2026
Saham-Saham Bank Kompak Menguat, TopangIHSG di Zona Hijau

Saham-Saham Bank Kompak Menguat, TopangIHSG di Zona Hijau

August 21, 2026
Rupiah Melesat ke Rp17.685/US$, Terbaik dalam Nyaris 3 Bulan Terakhir

Rupiah Melesat ke Rp17.685/US$, Terbaik dalam Nyaris 3 Bulan Terakhir

August 21, 2026
Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?

Wall Street Ambruk, Jurus Menkeu AS Redam Utang Gagal Total?

August 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, August 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

1 year ago
in Market
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia tertekan pada awal perdagangan Selasa (1/7/2025), di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan produksi OPEC+ serta ancaman tarif baru dari Amerika Serikat yang bisa memicu perlambatan ekonomi global.

Melansir dari Refinitv, harga minyak Brent kontrak September turun 0,24% ke US$66,58 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,31% ke US$64,91 per barel. Pelemahan ini terjadi setelah kabar bahwa aliansi produsen OPEC+ akan kembali meningkatkan produksi pada Agustus mendatang.

Mengutip Reuters, sumber internal menyebut OPEC+ tengah bersiap menaikkan pasokan sebanyak 411.000 barel per hari (bph). Jika disahkan dalam pertemuan resmi pada 6 Juli, maka ini akan menjadi kenaikan bulanan keempat berturut-turut dan menambah total pasokan baru sepanjang 2025 menjadi 1,78 juta bph, setara dengan lebih dari 1,5% dari permintaan global.

Selain pasokan yang berpotensi membanjir, pelaku pasar juga mencermati tenggat waktu 9 Juli, di mana AS dijadwalkan mengaktifkan tarif baru atas berbagai barang impor. Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa tarif bisa naik hingga 50%, bahkan jika negosiasi dagang masih berlangsung. Ketidakpastian ini menambah tekanan terhadap proyeksi permintaan energi dunia.

Di sisi proyeksi harga, Morgan Stanley memangkas estimasi harga Brent ke kisaran US$60 per barel pada awal 2026, seiring prediksi surplus pasokan mencapai 1,3 juta bph tahun depan dan meredanya risiko geopolitik global.

Padahal, ketegangan geopolitik sempat mendorong harga melonjak tajam bulan lalu. Brent sempat menembus US$80 per barel saat konflik antara Israel dan Iran memanas pasca serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran. Namun pasar kembali tenang usai mantan Presiden AS Donald Trump memediasi gencatan senjata 12 hari kemudian.

Meski tensi politik mereda, analis memperingatkan volatilitas pasar masih tinggi dalam waktu dekat. “Harga masih sensitif terhadap perubahan kebijakan dan dinamika pasokan. Fokus utama saat ini adalah keseimbangan jangka pendek antara sinyal kenaikan produksi dan potensi penurunan permintaan global,” ujar analis energi dari JP Energy Research pada Business Today. 

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rusia dan OPEC+ Bikin Harga Minyak Membara




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

Bank Korea Waspada Inflasi, Suku Bunga Bisa Naik Lagi

August 21, 2026
BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

BSI Bukukan Laba Rp4,15 T, Ditopang Bisnis Emas yang Gemilang

August 21, 2026
Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

Oona Insurance (ABDA) Catat Pertumbuhan Premi 40%

August 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .