• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

July 1, 2025
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

IHSG Lompat 1,68% Tembus Level Psikologis 6.500, OTW Reli Panjang?

August 20, 2026
Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

Purbaya Siapkan Jurus Baru Buat UMKM, PIP hingga LPEI Bakal Dikerahkan

August 20, 2026
BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

BEI Cecar Toba Pulp (INRU) Soal Korupsi Pajak Rp2 T, Ini Jawabannya

August 20, 2026
Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

Telkom Rampingkan Anak Usaha, Dari 68 Jadi 18 Entitas

August 20, 2026
Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

Bos BSI (BRIS) Ungkap Minat Garap Produk ETF Emas

August 20, 2026
BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

BSI (BRIS) Dorong Simpanan Emas Punya Penjaminan

August 20, 2026
Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

Rupiah Ditutup Melesat 0,48%, Dolar AS Turun ke Rp17.740

August 20, 2026
Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

Nilai Tukar Rupiah Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800

August 20, 2026
PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

PGE Kejar Target 1 GW PLTP & Jadi Perusahaan Panas Bumi No 1 di 2028

August 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 20, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

1 year ago
in Market
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia tertekan pada awal perdagangan Selasa (1/7/2025), di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan produksi OPEC+ serta ancaman tarif baru dari Amerika Serikat yang bisa memicu perlambatan ekonomi global.

Melansir dari Refinitv, harga minyak Brent kontrak September turun 0,24% ke US$66,58 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,31% ke US$64,91 per barel. Pelemahan ini terjadi setelah kabar bahwa aliansi produsen OPEC+ akan kembali meningkatkan produksi pada Agustus mendatang.

Mengutip Reuters, sumber internal menyebut OPEC+ tengah bersiap menaikkan pasokan sebanyak 411.000 barel per hari (bph). Jika disahkan dalam pertemuan resmi pada 6 Juli, maka ini akan menjadi kenaikan bulanan keempat berturut-turut dan menambah total pasokan baru sepanjang 2025 menjadi 1,78 juta bph, setara dengan lebih dari 1,5% dari permintaan global.

Selain pasokan yang berpotensi membanjir, pelaku pasar juga mencermati tenggat waktu 9 Juli, di mana AS dijadwalkan mengaktifkan tarif baru atas berbagai barang impor. Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa tarif bisa naik hingga 50%, bahkan jika negosiasi dagang masih berlangsung. Ketidakpastian ini menambah tekanan terhadap proyeksi permintaan energi dunia.

Di sisi proyeksi harga, Morgan Stanley memangkas estimasi harga Brent ke kisaran US$60 per barel pada awal 2026, seiring prediksi surplus pasokan mencapai 1,3 juta bph tahun depan dan meredanya risiko geopolitik global.

Padahal, ketegangan geopolitik sempat mendorong harga melonjak tajam bulan lalu. Brent sempat menembus US$80 per barel saat konflik antara Israel dan Iran memanas pasca serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran. Namun pasar kembali tenang usai mantan Presiden AS Donald Trump memediasi gencatan senjata 12 hari kemudian.

Meski tensi politik mereda, analis memperingatkan volatilitas pasar masih tinggi dalam waktu dekat. “Harga masih sensitif terhadap perubahan kebijakan dan dinamika pasokan. Fokus utama saat ini adalah keseimbangan jangka pendek antara sinyal kenaikan produksi dan potensi penurunan permintaan global,” ujar analis energi dari JP Energy Research pada Business Today. 

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rusia dan OPEC+ Bikin Harga Minyak Membara




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

Laba Emiten Bioskop XXI (CNMA) Anjlok 40%, Ada Apa?

August 20, 2026
BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

BEI Siap Hapus Batas Rp50, Saham Bisa Diperdagangkan Mulai Rp1

August 20, 2026
CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

CBDK Mau Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 250 Miliar

August 20, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .