• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,69% ke Level 5.916

IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,69% ke Level 5.916

July 6, 2026
Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

July 6, 2026
Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

July 6, 2026
Perkuat Kontribusi, Ini Strategi Antam Dongkrak Kinerja

Perkuat Kontribusi, Ini Strategi Antam Dongkrak Kinerja

July 6, 2026
Modal Awal Lembaga Pengelola PFII dari Danantara-Barang Milik Negara

Modal Awal Lembaga Pengelola PFII dari Danantara-Barang Milik Negara

July 6, 2026
FCA Dievaluasi, Bursa Revisi 3 Kriteria Saham Papan Pemantauan Khusus

FCA Dievaluasi, Bursa Revisi 3 Kriteria Saham Papan Pemantauan Khusus

July 6, 2026
Video: Nasib IHSG & Rupiah Saat Inflasi Naik

Video: Nasib IHSG & Rupiah Saat Inflasi Naik

July 6, 2026
Ekspansi Bisnis Lewat IPO Saham, BACH Incar Tambah Genset 50 MW

Ekspansi Bisnis Lewat IPO Saham, BACH Incar Tambah Genset 50 MW

July 6, 2026
Demi Lawan Dolar AS, Won Korea Diperdagangkan 24 Jam Mulai Hari Ini

Demi Lawan Dolar AS, Won Korea Diperdagangkan 24 Jam Mulai Hari Ini

July 6, 2026
Ekspansi Bisnis Emiten Infrastruktur Telekomunikasi, BACH Tambah Gense

Ekspansi Bisnis Emiten Infrastruktur Telekomunikasi, BACH Tambah Gense

July 6, 2026
AI Masuk Bisnis Healthcare, Bantu Perkuat Riset- Inovasi Bisnis

AI Masuk Bisnis Healthcare, Bantu Perkuat Riset- Inovasi Bisnis

July 6, 2026
Bantah Isu PHK, Agrinas Justru Bakal Rekrut 20.000 Karyawan

Bantah Isu PHK, Agrinas Justru Bakal Rekrut 20.000 Karyawan

July 6, 2026
Bedah Daya Tarik IPO Saham Emiten BACH Bagi Investor Ritel

Bedah Daya Tarik IPO Saham Emiten BACH Bagi Investor Ritel

July 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 6, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,69% ke Level 5.916

1 hour ago
in Market
IHSG Sesi II Ditutup Menguat 0,69% ke Level 5.916
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Senin (6/7/2026), di tengah sentimen positif dari bursa saham Asia yang bergerak bervariasi dan penantian pelaku pasar terhadap risalah rapat Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IDX Mobile pada akhir perdagangan sesi kedua, IHSG naik 40,23 poin atau 0,69% ke level 5.916,07.

Nilai transaksi tercatat masih sepi atau hanya mencapai Rp 9,50 triliun dengan volume perdagangan 19,83 miliar saham dalam 1,63 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar BEI berada di level sekitar Rp10.378 triliun. Sebanyak 386 saham menguat, 242 melemah dan 155 bergerak stagnan.

Mengutip Refinitiv, nyaris seluruh sektor menguat dengan hanya sektor energi yang mengalami koreksi. Sementara itu, kenaikan tertinggi dicatatkan oleh infrastruktur, finansial, properti dan industri.

Adapun sejumlah emiten yang menjadi penopang utama kinerja IHSG adalah BBRI, DCII, BBCA, BRMS dan TPIA.

Sejumlah data ekonomi penting akan menjadi penentu arah pasar keuangan global dan domestic hari ini dan sepanjang pekan ke depan.

Dari Amerika Serikat, investor akan menanti indikator sektor jasa hingga risalah rapat Federal Reserve (The Fed). Sementara dari dalam negeri, perhatian tertuju pada cadangan devisa, keyakinan konsumen, hingga survei penjualan eceran Bank Indonesia.

Sementara itu, OPEC+ kembali sepakat menaikkan target produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus. Keputusan yang diumumkan pada Minggu (5/7/2026) menambah pasokan global di tengah pelemahan harga minyak dan mulai pulihnya ekspor melalui Selat Hormuz.

Kenaikan tersebut menyusul tambahan kuota dengan besaran yang sama pada Juni dan Juli. Secara kumulatif, tujuh anggota inti OPEC+ telah menaikkan target produksi hampir 800.000 bph sejak April.

Meski demikian, realisasi produksi belum sepenuhnya meningkat akibat perang AS-Israel-Iran yang sempat mengganggu lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz. Produksi OPEC+ tercatat turun menjadi 33,13 juta bph pada Mei dari 42,77 juta bph pada Februari, sebelum mulai pulih pada Juni.

Di sisi lain, harga minyak telah kembali ke kisaran US$72 per barel, jauh di bawah puncaknya di atas US$120 per barel. Pelemahan harga dipicu turunnya impor minyak China, meningkatnya pasokan dari produsen di luar Timur Tengah, serta pelepasan cadangan minyak strategis global.

OPEC+ juga menghadapi tantangan baru setelah Uni Emirat Arab (UEA) keluar dari aliansi dan Irak mendorong kuota produksi yang lebih besar. Menurut perhitungan Reuters, tujuh anggota inti masih memiliki sekitar 379.000 bph pemangkasan produksi yang belum dikembalikan ke pasar. Jika kembali menaikkan produksi pada pertemuan 2 Agustus mendatang, pemangkasan produksi yang disepakati pada 2023 diperkirakan akan sepenuhnya berakhir.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

Pengawasan Berlapis PFII Demi Cegah Risiko Pencucian Uang

July 6, 2026
Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

Laba Holding Perkebunan (PTPN III) Lompat 81% Jadi Rp6,39 T di 2025

July 6, 2026
Perkuat Kontribusi, Ini Strategi Antam Dongkrak Kinerja

Perkuat Kontribusi, Ini Strategi Antam Dongkrak Kinerja

July 6, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .