• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Analisis Penyebab IHSG Melesat dan Balik ke Level 7.500

Analisis Penyebab IHSG Melesat dan Balik ke Level 7.500

July 24, 2025
IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

October 26, 2026
PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

October 26, 2026
APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

October 26, 2026
MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

October 26, 2026
Danantara Bongkar Bisnis Berlapis BUMN, Target Hemat Triliunan

Danantara Bongkar Bisnis Berlapis BUMN, Target Hemat Triliunan

October 26, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110

October 26, 2026
Bos BI Bicara Soal Hilirisasi RI, Beri Saran Penting Ini!

Bos BI Bicara Soal Hilirisasi RI, Beri Saran Penting Ini!

October 26, 2026
Pengguna Sudah 71 Juta, BI Mau Jadikan QRIS Sebagai Kredit Scoring

Pengguna Sudah 71 Juta, BI Mau Jadikan QRIS Sebagai Kredit Scoring

October 26, 2026
Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

Indonesia Didorong Tentukan Peringkat Pasar Modal Sendiri

October 26, 2026
Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

Video: HSC Dicoret Dari Indeks, BEI & OJK: Reformasi Berlanjut!

October 26, 2026
InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

InJourney Airports Pangkas Tarif Bandara 50%, Tiket Pesawat Turun?

October 26, 2026
OJK Beberkan Kondisi Kebijakan Pasar Modal Terkini

OJK Beberkan Kondisi Kebijakan Pasar Modal Terkini

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Analisis Penyebab IHSG Melesat dan Balik ke Level 7.500

1 year ago
in Market
Analisis Penyebab IHSG Melesat dan Balik ke Level 7.500
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (24/7/2025). IHSG lompat 1,11% pada 30 menit pertama perdagangan atau menguat 83 poin ke 7.552,20.

Penguatan ini memperpanjang reli indeks saham acuan RI tersebut dan sempat menguat 11 hari beruntun, sebelum akhirnya putus pada perdagangan Selasa (22/7/2025) dan kembali naik signifikan pada perdagangan kemarin, Rabu (23/7/2025).

Sebanyak 272 saham naik, 207 turun, dan 185 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 3,26 triliun yang melibatkan 4,44 miliar saham dalam 332.804 kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan dibuka menguat, dengan sektor finansial memimpin dengan kenaikan lebih dari 2%. Adapun sektor energi dan kesehatan tercatat mengalami koreksi tipis.

Penguatan IHSG hari ini ditopang oleh bangkitnya saham-saham perbankan dan blue chip lainnya secara luas. Emiten yang menjadi penggerak utama IHSG beberapa hari ini, seperti DCI Indonesia (DCII) dan Chandra Daya Investasi (CDIA) perdagangan sahamnya ditangguhkan sementara oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saham Sinar Mas Multiartha (SMMA) hari ini melesat 19,97% atau menyentuh batas auto rejection atas (ARA) ke Rp 18.925 per saham. SMMA menjadi penggerak utama IHSG dengan sumbangsih 25,12 indeks poin.

Lalu ada Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang menguat 2,63% ke Rp 3.900 per saham dan berkontribusi atas kenaikan 18 indeks poin. Bank Mandiri (BMRI) hari ini menguat 2% lebih ke Rp 4.780 per saham mengumbang penguatan 9 indeks poin.

Kemudian ada juga saham Bank Central Asia (BBCA), Astra International (ASII) dan Barito Pacific (BRPT) yang ikut menjadi penggerak IHSG hari ini.

Saham-saham perbankan lainnya juga ikut menguat signifikan hari ini, Bank Negara Indonesia (BBNI) menguat 2,44% ke Rp 4.200 per saham, Bank Tabungan Negara (BBTN) naik 2,52% ke Rp 1.220 dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) lompat 5,86% ke Rp 2.890 per saham.

Adapun Pasar saham Asia-Pasifik hari ini dibuka menguat karena perkembangan perdagangan terbaru antara AS dan Jepang, serta tanda-tanda positif untuk kesepakatan dengan Uni Eropa, memacu optimisme investor.

Indeks Topix Jepang naik 1,2% dan mencapai rekor tertinggi pada awal sesi perdagangan Asia, menurut data LSEG. Indeks acuan Nikkei 225 juga naik 1,09%, melanjutkan penguatan dari hari Rabu setelah pengumuman kesepakatan perdagangan Jepang dengan AS.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,17% pada pembukaan, dan Indeks Kosdaq menguat 0,64%. Lalu ada Indeks S&P/ASX 200 Australia yang juga naik 0,15%.

Sementara itu, indeks utama Wall Street mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan pada hari Rabu, dengan S&P 500 mencatatkan rekor penutupan tertinggi untuk ketiga kalinya secara berturut-turut minggu ini. S&P 500 naik 0,78% dan ditutup pada level 6.358,91.

Selain itu, indeks blue-chip Dow Jones Industrial Average naik 507,85 poin atau menguat 1,14%. Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi juga melonjak 0,61% dan ditutup pada level 21.020,02, penutupan pertamanya di atas level 21.000.

Pada perdagangan hari ini, Kamis (24/7/2025) pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen yang bisa mempengaruhi arah IHSG hingga Rupiah.
Dari dalam negeri, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) mengarah pada pandangan yang berbeda, sementara dari luar negeri, kebijakan tarif dagang terbaru Presiden AS Donald Trump dengan Jepang dan Filipina.

Di sisi teknikal, IHSG juga mulai mendekati resistance kuat sementara euforia saham IPO mulai meredup seiring disuspennya dua emiten anyar, CDIA dan COIN. Ada peluang IHSG menembus breakout dengan melewati level resistance (atas) atau support (bawah) yang sebelumnya sulit dilewati.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Analis Sebut Pasar Saham RI Jadi Primadona, Ini Alasannya




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

October 26, 2026
PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

October 26, 2026
APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

October 26, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .