• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%

IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%

April 16, 2026
Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

October 25, 2026
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

October 25, 2026
Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

October 25, 2026
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, October 25, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%

6 months ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Keok di Sesi 1, Ditutup Turun 0,36%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 dengan penurunan 27,49 poin atau -0,36% ke level 7.596,10, Kamis (16/4/2026).

Sebanyak 344 saham naik, 340 turun, dan 275 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 10,74 triliun, melibatkan 24,18 miliar saham dalam 1,65 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun merosot jadi Rp 13.523 triliun. 

Berdasarkan data pasar, Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, yakni Rp 1,33 triliun. Kemudian diikuti oleh Barito Renewables Energy (BREN) Rp 1,17 triliun, Bakrie & Brother (BNBR) Rp 1,17 triliun, dan Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) Rp 1,06 triliun. 

Pagi tadi IHSG sempat naik lebih dari 1%. Mengutip Refinitiv, IHSG ditopang oleh sektor kesehatan yang naik 5,52%. Hal ini seiring dengan saham emiten rumah sakit Dato Sri Tahir, Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) yang terbang 14,5% pada sesi 1 ke level 15.000. SRAJ berkontribusi 8,76 poin ke IHSG.

Akan tetapi sekitar satu jam perdagangan saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Barito Renewables Energy (BREN) mengalami koreksi cukup dalam. DSSA turun 3,28% dan BREN -3,88% sehingga masing-masing menyeret IHSG sebesar -9,7 poin dan -9,22 poin. 

Sementara itu, kondisi geopolitik mendapatkan angin segar. Pemerintahan Trump menyampaikan optimisme pada Rabu mengenai peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran, sembari memperingatkan tekanan ekonomi yang semakin besar terhadap Teheran jika tetap bersikap keras kepala.

Trump mengatakan perang yang dilancarkannya bersama Israel sejak akhir Februari hampir berakhir, meskipun blokade pelayaran yang diumumkannya mulai berlaku dan lalu lintas melalui Selat Hormuz masih jauh di bawah tingkat normal.

Amerika Serikat memperingatkan bahwa mereka dapat menambah sanksi sekunder terhadap pembeli minyak Iran sebagai upaya meningkatkan posisi tawar menjelang negosiasi lanjutan, hanya beberapa pekan setelah Washington melonggarkan penegakan sebagian sanksi energi terhadap Iran.

Pejabat AS dan Iran sedang mempertimbangkan kembali ke Pakistan untuk pembicaraan lanjutan secepat akhir pekan ini, setelah negosiasi pada Minggu berakhir tanpa terobosan. Panglima militer Pakistan tiba di Teheran pada Rabu untuk mencoba mencegah pecahnya kembali konflik.

Militer Pakistan mengonfirmasi bahwa Field Marshal Asim Munir telah tiba di Teheran. Sumber senior Iran kepada Reuters mengatakan Munir, yang memediasi putaran pembicaraan terakhir, akan berupaya “memperkecil perbedaan” antara kedua pihak. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menulis di X menyambut Munir dan mengatakan Iran berkomitmen “mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan.”

Pembicaraan akhir pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan untuk mengakhiri perang, yang dimulai Trump bersama Israel pada 28 Februari, memicu serangan Iran ke negara-negara Teluk dan kembali memanaskan konflik antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon.

Dalam perkembangan lain, di World Economic Outlook edisi April 2026, IMF merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1% pada 2026 dan 3,2% pada 2027. Angka ini merupakan laju pertumbuhan terlemah dalam dua dekade terakhir. IMF turut memaparkan skenario terburuk jika konflik di Timur Tengah meluas dan merusak infrastruktur energi.

Dalam skenario berat tersebut, pertumbuhan global diproyeksikan anjlok hingga ke level 2%, dengan tingkat inflasi global melonjak melebihi 6% pada tahun 2027.

Di tengah bayang-bayang pesimisme global, perekonomian Indonesia dinilai memiliki daya tahan yang solid. IMF memproyeksikan Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada tahun 2026, lebih tinggi dibandingkan proyeksi China di level 4,4% dan Filipina di 4,1%, meski masih di bawah India yang diproyeksikan tumbuh 6,5%. Inflasi domestik juga diperkirakan terkendali di kisaran 3% untuk tahun ini.

IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,0% pada 2026, dari 5,1% pada proyeksi sebelumnya.

Kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia semakin kuat. Dalam pertemuan di sela-sela IMF Spring Meetings, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menyebut Indonesia sebagai “titik terang” di tengah perekonomian dunia.

Predikat ini didasarkan pada konsistensi pemerintah menjaga defisit fiskal di bawah 3% dari PDB, serta bauran kebijakan Bank Indonesia yang adaptif dalam menjaga stabilitas nilai tukar dan likuiditas makroekonomi.

(mkh/mkh)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

October 25, 2026
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .