• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Masih di Atas US0, Pasar Mulai Takut Krisis Pasokan

Harga Minyak Masih di Atas US$100, Pasar Mulai Takut Krisis Pasokan

May 7, 2026
Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

July 17, 2026
Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

July 17, 2026
Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

July 17, 2026
BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

July 17, 2026
Harga Minyak Makin Panas, Ancaman Hormuz-Laut Merah Dorong Reli

Harga Minyak Makin Panas, Ancaman Hormuz-Laut Merah Dorong Reli

July 17, 2026
Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kok Bisa?

Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kok Bisa?

July 17, 2026
Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

Rupiah Tak Bergerak, Dolar AS Stabil di Level Rp17.980 Pagi Ini

July 17, 2026
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,4% ke 6.081

Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,4% ke 6.081

July 17, 2026
RI Ngebut Mau Bangun ‘Wall Street’ Baru di Bali, Jadi Magnet Duit

RI Ngebut Mau Bangun ‘Wall Street’ Baru di Bali, Jadi Magnet Duit

July 17, 2026
IHSG Masih Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Rebound, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

July 17, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Terciduk Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

July 17, 2026
Investor Lego Saham Semikonduktor, Bursa Asia Dibuka Melemah

Investor Lego Saham Semikonduktor, Bursa Asia Dibuka Melemah

July 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 17, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Harga Minyak Masih di Atas US$100, Pasar Mulai Takut Krisis Pasokan

2 months ago
in ENTREPRENEUR
Harga Minyak Masih di Atas US0, Pasar Mulai Takut Krisis Pasokan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak tipis pada perdagangan Kamis pagi (7/5/2026), setelah sehari sebelumnya ambruk lebih dari 7% akibat harapan meredanya perang di Timur Tengah.

Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.20 WIB, harga Brent tercatat US$101,36 per barel, naik tipis dibanding penutupan sebelumnya di US$101,27. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$95,05 per barel, nyaris stagnan dari posisi US$95,08.



Meski layar perdagangan terlihat lebih tenang pagi ini, tekanan di pasar energi global belum benar-benar reda. Investor mulai menyadari satu hal penting: perang bisa berhenti, tetapi pasokan minyak belum tentu langsung pulih.

Jalur distribusi dari Teluk Timur Tengah menuju kilang-kilang dunia membutuhkan waktu berminggu-minggu untuk kembali normal. Selama masa itu, dunia masih harus mengandalkan cadangan minyak yang terus terkuras.

Melansir Reuters via Refinitiv stok minyak global turun cepat sejak konflik pecah pada akhir Februari. Goldman Sachs memperkirakan persediaan global tinggal setara 98 hari konsumsi pada akhir Mei, turun dari 105 hari pada akhir Februari. Di saat bersamaan, dunia sedang memasuki musim panas di belahan bumi utara, periode ketika konsumsi bensin, avtur, dan energi biasanya melonjak.

Kepala Eksekutif TotalEnergies Patrick Pouyanne mengatakan dunia telah menguras sekitar 500 juta barel cadangan minyak selama konflik berlangsung. Angka itu bahkan lebih besar dibanding total cadangan minyak komersial Amerika Serikat yang saat ini sekitar 460 juta barel. CEO Equinor Anders Opedal memperkirakan pasar minyak membutuhkan setidaknya enam bulan untuk kembali normal meski perang selesai bulan ini.

Pasar sebelumnya sempat lega setelah muncul kabar Iran tengah meninjau proposal damai dari Amerika Serikat. Harapan itu memicu kejatuhan Brent dari US$114,44 per barel pada 4 Mei menjadi US$101,27 pada 6 Mei. Dalam dua hari, Brent kehilangan hampir 11,5%, sementara WTI anjlok sekitar 10,7%.

Namun negosiasi damai masih jauh dari kata final. Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan langsung dengan Teheran masih terlalu dini. Di sisi lain, pejabat Iran menyebut proposal AS lebih mirip daftar keinginan ketimbang kesepakatan konkret. Axios melaporkan respons Iran atas beberapa poin penting diperkirakan keluar dalam 48 jam ke depan.

Dari sisi fundamental, pasar masih dibayangi penurunan stok energi di AS. Energy Information Administration (EIA) melaporkan cadangan minyak mentah AS turun 2,3 juta barel pekan lalu menjadi 457,2 juta barel. Persediaan bensin AS bahkan diperkirakan bisa jatuh ke sekitar 198 juta barel pada akhir musim panas, level terendah untuk periode tersebut dalam sejarah modern.

Gangguan juga terjadi di Asia. Impor minyak mentah Asia pada April dilaporkan turun 30% dibanding tahun lalu dan menjadi yang terendah sejak 2015. Di Singapura, stok fuel oil darat turun ke level terendah hampir satu tahun terakhir. Sementara Eropa mulai mewaspadai potensi krisis avtur mulai Juni apabila pasokan dari Timur Tengah belum sepenuhnya pulih.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

Harga Jeblok 79,58%, BEI Gembok Saham Pengelola Lucy in The Sky (LUCY)

July 17, 2026
Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

Akhir Sesi 1 IHSG Balik Arah, Jaga Tren Naik di Level 6.100-an

July 17, 2026
Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

Harga Naik 112,18%, BEI Pantau Ketat Saham AGAR

July 17, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .