• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Parkir di Rp17.330

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Parkir di Rp17.330

May 7, 2026
Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

May 16, 2026
Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

May 16, 2026
Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

May 16, 2026
Ada Peran Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Peran Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

May 16, 2026
Penawar Misterius Bayar Rp158 M Buat Makan Malam Bareng Warren Buffett

Penawar Misterius Bayar Rp158 M Buat Makan Malam Bareng Warren Buffett

May 16, 2026
Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih di Jawa Timur

May 16, 2026
Salurkan Gas ke Pelosok, Bisnis Perkapalan Perlu Kontrak Pasti

Salurkan Gas ke Pelosok, Bisnis Perkapalan Perlu Kontrak Pasti

May 16, 2026
Bakal Kena Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Jawaban Tak Terduga

Bakal Kena Pajak Rp129 T, Taipan Ini Beri Jawaban Tak Terduga

May 16, 2026
Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

Tertarik Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal 2026

May 16, 2026
Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,72 M Sebulan

Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,72 M Sebulan

May 16, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

May 16, 2026
5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

5 Ciri Utama Golongan Warga Kelas Bawah, Ada di Kamu?

May 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, May 16, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Parkir di Rp17.330

1 week ago
in News
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Parkir di Rp17.330
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (7/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda berhasil mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,29% ke level Rp17.330/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sebenarnya sudah bergerak menguat sejak pembukaan. Rupiah sempat dibuka terapresiasi sekitar 0,46% ke level Rp17.300/US$. Namun, penguatan tersebut sedikit berkurang hingga akhir perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia per pukul 15.00 WIB terpantau terkoreksi sekitar 0,12% ke level 97,901.


Penguatan rupiah sepanjang perdagangan hari ini terjadi di tengah melemahnya dolar AS di pasar global. Tekanan terhadap greenback muncul seiring membaiknya sentimen risiko global setelah pasar merespons positif peluang tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah.

Harapan terhadap meredanya konflik membuat investor kembali lebih berani masuk ke aset berisiko. Kondisi ini mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven, sehingga indeks dolar ikut melemah.

Pelaku pasar menyambut prospek kesepakatan damai di Timur Tengah, meski nasib Selat Hormuz masih belum sepenuhnya jelas. Iran disebut tengah meninjau proposal damai yang berpotensi mengakhiri perang, walau sejumlah tuntutan utama AS masih belum terselesaikan.

Dari dalam negeri, sentimen juga datang dari pernyataan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung terkait kemungkinan aktivasi bond stabilization fund atau BSF.

BSF merupakan dana khusus yang disiapkan pemerintah untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) yang dilepas investor di pasar sekunder ketika pasar surat utang mengalami tekanan.

Menurut Juda, BSF merupakan bagian dari Bond Stabilization Framework milik Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Namun, aktivasi BSF versi Kementerian Keuangan tidak harus menunggu kondisi krisis. Skema ini dapat digunakan ketika pasar berada dalam level waspada.

“Enggak, kan bukan krisis. Ini kan ada level-levelnya, level normal, level waspada, siaga, krisis. Nah, di level waspada pun kita bisa mengaktivasi,” kata Juda saat ditemui di Bappenas, Kamis (7/5/2026).

Sumber dana BSF berasal dari cadangan fiskal pemerintah, termasuk Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan dana cadangan fiskal lainnya yang bisa digunakan saat kondisi pasar tertekan.

“Nggak, kan pemerintah punya ada SAL, ada dana-dana yang memang untuk cadangan fiskal dan sebagainya. Itu bisa digunakan dalam kondisi tertekan,” paparnya.

Meski demikian, Juda menegaskan kondisi pasar saat ini masih normal karena mekanisme pasar masih berjalan baik. Karena itu, BSF belum diaktivasi dalam waktu dekat. Ia juga menyebut implementasi BSF menjadi kewenangan Kementerian Keuangan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

May 16, 2026
Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

May 16, 2026
Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

May 16, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .