• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
3 Saham Masuk Radar Pengawasan Bursa, Ada Emiten Happy Hapsoro

3 Saham Masuk Radar Pengawasan Bursa, Ada Emiten Happy Hapsoro

June 1, 2026
Selat Hormuz Ditutup, AS Kembali Serang Iran

Selat Hormuz Ditutup, AS Kembali Serang Iran

July 12, 2026
Fenomena Embun Upas di Dieng, Suhu Drop sampai -6 Derajat C

Fenomena Embun Upas di Dieng, Suhu Drop sampai -6 Derajat C

July 12, 2026
Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

July 12, 2026
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

July 12, 2026
Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

July 12, 2026
Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

July 12, 2026
IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

July 12, 2026
Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

July 12, 2026
Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

July 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

3 Saham Masuk Radar Pengawasan Bursa, Ada Emiten Happy Hapsoro

1 month ago
in Market
3 Saham Masuk Radar Pengawasan Bursa, Ada Emiten Happy Hapsoro
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola pergerakan Unusual Market Activity (UMA) atas tiga mulai Selasa, (26/5/2026). Emiten tersebut dipantau karena terjadi kenaikan harga saham yang tidak wajar.

Ketiga saham tersebut adalah PT Mahkota Group Tbk. (MGRO), PT Perdana Gapuraprima Tbk. (GPRA) dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, saham tersebut bergerak di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi investor, khususnya pemegang saham ketiga emiten tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis manajemen BEI, dikutip dari laman resminya.

Informasi terakhir mengenai BREN yang merupakan emiten sawit ini adalah informasi tanggal 22 Mei 2026 yang

dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal Pemberitahuan Rencana Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham MGRO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulisnya.

Mengutip data pasar, saham MGRO bergerak stagnan ke harga Rp655 per saham pada perdagangan kemarin. Di sisi lain, saham MGRO turun 3,68% selama satu bulan. Sementara dalam year to date turun 12,08%.

Dengan pengumuman ini, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sama halnya dengan MGRO, BEI juga memberi perhatian khusus bagi saham GORA karena adanya volatilitas transaksi yang dianggap tak wajar. Adapun keterangan terakhir soal GPRA tertuang pada keterbukaan informasi tanggal 21 Mei 2026 perihal penyampaian bukti iklan pemberitahuan RUPS.

Selama perdagangan kemarin, saham perusahaan properti ini stagnan di level Rp103 Adapun saham GPRA terpantau naik 14,17% dalam periode bulanan, dan telah naik 28,47% selama year to date (YTD).

Di sisi lain, perusahaan BUVA juga dipelototi BEI akibat transaksinya yang tidak wajar. Padahal, sebelumnya, perseroan telah mempublikasikan penjelasan atas volatilitas transaksi tanggal 25 Mei 2026.

Sepanjang perdagangan kemarin, emiten milik Happy Hapsoro ini bergerak di level Rp610 per saham. Adapun sebulan ke belakang sahamnya telah naik 43,26% dan secara year to date naik 59,2%.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Selat Hormuz Ditutup, AS Kembali Serang Iran

Selat Hormuz Ditutup, AS Kembali Serang Iran

July 12, 2026
Fenomena Embun Upas di Dieng, Suhu Drop sampai -6 Derajat C

Fenomena Embun Upas di Dieng, Suhu Drop sampai -6 Derajat C

July 12, 2026
Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

Gawat! 5.346 Perusahaan Jepang Bangkrut Gegara Utang

July 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .