• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

June 12, 2026
Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

July 8, 2026
Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

July 8, 2026
Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

July 8, 2026
Perdana Melantai, Harga Saham Emiten Grup Djarum (BACH) Mentok Atas

Perdana Melantai, Harga Saham Emiten Grup Djarum (BACH) Mentok Atas

July 8, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1% Lebih Usai Dapat Peringatan S&P

Breaking! IHSG Anjlok 1% Lebih Usai Dapat Peringatan S&P

July 8, 2026
S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

July 8, 2026
Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

July 8, 2026
IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

July 8, 2026
BEI Suspensi Perdagangan Saham Panca Global (PEGE), Kenapa?

BEI Suspensi Perdagangan Saham Panca Global (PEGE), Kenapa?

July 8, 2026
IHSG Mulai Rebound, Cek 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Mulai Rebound, Cek 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

July 8, 2026
Bursa Asia Melemah, Investor Pantau Ketat Konflik Timur Tengah

Bursa Asia Melemah, Investor Pantau Ketat Konflik Timur Tengah

July 8, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US$89,41

4 weeks ago
in News
Dalam Seminggu Harga Minyak Sudah Anjlok 7% ke US,41
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Jumat (12/6/2026), memperpanjang koreksi tajam yang sudah berlangsung sejak awal pekan. Meredanya risiko konflik langsung antara Amerika Serikat (AS) dan Iran membuat premi risiko geopolitik yang sempat membengkak mulai menguap dari pasar.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.50 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,41 per barel, turun 1,07% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$90,38 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 1% ke US$86,83 per barel dari US$87,71 per barel.

Pelemahan hari ini memperpanjang tren penurunan yang cukup dalam sepanjang pekan. Brent telah merosot dari US$97,81 per barel pada 3 Juni menjadi US$89,41 per barel saat ini, atau turun sekitar 8,6%. Dalam periode yang sama, WTI jatuh dari US$96,02 menjadi US$86,83 per barel, terkoreksi hampir 9,6%.



Tekanan terbesar datang setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran. Sebelumnya pasar sempat mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas setelah serangkaian aksi saling serang antara kedua negara. Ancaman tersebut sempat mendorong harga minyak mendekati US$100 per barel karena kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Reuters melaporkan Trump pada Kamis waktu setempat memutuskan untuk membatalkan rencana serangan dan menyatakan pembicaraan dengan Iran mengalami kemajuan. Langkah tersebut langsung mengubah sentimen pasar. Pelaku pasar yang sebelumnya memburu aset energi untuk mengantisipasi risiko pasokan mulai melakukan aksi ambil untung sehingga harga minyak bergerak turun tajam.

Padahal, risiko di kawasan Timur Tengah sebenarnya belum sepenuhnya hilang. Iran pada Rabu lalu mengumumkan penutupan Selat Hormuz dan memperingatkan kapal yang melintas akan menghadapi ancaman serangan. Jalur laut tersebut memiliki peran vital bagi perdagangan energi global karena sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia melewati kawasan itu setiap hari.

Namun pasar tampaknya mulai memandang ancaman tersebut dengan lebih hati-hati. Militer AS menyatakan lalu lintas kapal komersial masih terus berlangsung di Selat Hormuz. Artinya, gangguan fisik terhadap pengiriman minyak global sejauh ini belum terjadi meskipun ketegangan politik masih tinggi.

Koreksi harga juga menjadi semakin tajam karena posisi minyak sebelumnya sudah berada pada level yang sangat tinggi. Brent sempat menyentuh US$97,81 per barel pada awal Juni, level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Ketika risiko perang langsung mulai mereda, sebagian besar premi geopolitik yang terakumulasi selama beberapa pekan terakhir ikut terpangkas.

Meski demikian, analis IG Tony Sycamore menilai pasar belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang risiko kenaikan harga. Menurutnya, selama harga minyak masih bertahan di area support rendah US$80 per barel, potensi penguatan kembali masih terbuka. Pasalnya, ketidakpastian di Timur Tengah belum benar-benar berakhir dan status Selat Hormuz tetap menjadi faktor yang akan terus dipantau pelaku pasar dalam beberapa waktu ke depan.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

July 8, 2026
Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

July 8, 2026
Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

July 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .