• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kiamat Uang Kertas Kian Terlihat, Riset LPEM UI Beri Buktinya

Kiamat Uang Kertas Kian Terlihat, Riset LPEM UI Beri Buktinya

June 23, 2026
Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

July 4, 2026
BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

July 4, 2026
Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

July 4, 2026
Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

July 4, 2026
Jurus Bisnis Karoseri Ekspansi ke Luar Negeri & Sambut Era EV

Jurus Bisnis Karoseri Ekspansi ke Luar Negeri & Sambut Era EV

July 4, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

July 4, 2026
Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,88 Miliar Sebulan

Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,88 Miliar Sebulan

July 4, 2026
Tertarik Punya Alfamart Sendiri? Segini Biaya dan Balik Modal

Tertarik Punya Alfamart Sendiri? Segini Biaya dan Balik Modal

July 4, 2026
Tantangan RI Perkuat Ekosistem AI Untuk Perkuat Daya Saing

Tantangan RI Perkuat Ekosistem AI Untuk Perkuat Daya Saing

July 4, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

July 4, 2026
Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

July 4, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Kiamat Uang Kertas Kian Terlihat, Riset LPEM UI Beri Buktinya

2 weeks ago
in Market
Kiamat Uang Kertas Kian Terlihat, Riset LPEM UI Beri Buktinya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat banyak orang mulai beralih menggunakan sistem modern, termasuk dalam bertransaksi sehari-hari. Dengan sistem pembayaran serba digital, banyak warga mulai enggan membawa uang tunai.

Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) merilis laporan riset yang menyatakan porsi uang tunai yang beredar di berbagai negara terus menyusut seiring masifnya kemajuan teknologi sistem pembayaran, terutama di negara berkembang.

Salah satunya Indonesia, di mana volume transaksi uang elektronik melesat tajam dalam satu dekade terakhir. Pada 2023, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa e-money mendominasi lebih dari 70% transaksi ritel, melampaui kartu debit dan kredit.

“Adanya dampak yang signifikan, di mana setiap kenaikan 1% transaksi uang elektronik berkaitan dengan penurunan permintaan uang tunai sebesar 1,7%,” ungkap riset LPEM FEB UI yang disusun oleh Jahen F. Rizki dan rekan, dikutip Selasa (23/6/2026).

LPEM FEB UI melanjutkan pengaruh penurunan uang tunai jauh lebih kuat di provinsi yang lebih urban dan maju secara digital, terutama di Jawa.

Hal ini karena infrastruktur digital di Jawa sangat padat dengan jaringan agen, terminal merchant, internet stabil, dan konektivitas seluler yang jauh lebih baik. Sebaliknya, infrastruktur luar Jawa yang masih lemah membuat ketergantungan pada uang tunai tetap tinggi.

“Kewajiban pembayaran elektronik pada jalan tol dan transportasi publik mayoritas terkonsentrasi di Jawa, sehingga berhasil membentuk kebiasaan bertransaksi digital secara konsisten setiap hari,” jelas riset tersebut.

Selain itu, efek jaringan (network externalities) mempercepat penggantian uang tunai karena semakin banyak konsumen dan toko yang beralih ke ekosistem digital, semakin tinggi pula kenyamanannya.

“Tingkat adopsi yang rendah di Luar Jawa karena penggunaan yang terbatas,” terang riset tersebut.

Tak hanya itu saja, dampak dari digitalisasi pembayaran cukup terlihat dari setiap pecahan uang, di mana untuk pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000, mengalami penurunan penggunaan paling tajam, karena posisinya langsung digantikan oleh uang elektronik untuk transaksi harian.

“Dampak pada uang kertas pecahan besar lebih lemah karena masyarakat cenderung menyimpannya untuk berjaga-jaga atau digunakan dalam transaksi besar dan informal,” terang lagi riset tersebut.

Sementara untuk uang logam tidak terpengaruh secara signifikan karena tetap menjadi andalan penting untuk transaksi bernilai sangat kecil dan uang kembalian. Dari sisi perilaku, fenomena ini membuktikan bahwa uang elektronik sukses menggeser uang tunai untuk belanja harian, tetapi belum banyak menyentuh transaksi mikro yang bernilai sangat kecil.

Riset LPEM ini memberikan rekomendasi strategis bagi masa depan ekonomi Indonesia yang semakin minim penggunaan uang tunai. Untuk Bank Indonesia (BI), perlu memasukkan tren pembayaran digital dalam kerangka proyeksi distribusi uang tunai.

Hal ini karena uang elektronik menurunkan permintaan uang tunai dan mempercepat perputaran uang, penyesuaian ini krusial agar pengelolaan jumlah uang beredar serta stabilitas harga bisa berjalan lebih efektif.

Sementara untuk pemerintah, perlu mendorong intervensi yang lebih terarah agar digitalisasi lebih inklusif.

Langkah ini bisa dilakukan dengan memperluas penerimaan QRIS di kalangan pedagang kecil, menurunkan biaya transaksi bernilai kecil, serta mengintegrasikan platform digital ke dalam program bantuan sosial dan pembayaran upah.

(chd/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

July 4, 2026
BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

July 4, 2026
Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

July 4, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .