• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

July 8, 2026
S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

July 8, 2026
Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

July 8, 2026
IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

July 8, 2026
BEI Suspensi Perdagangan Saham Panca Global (PEGE), Kenapa?

BEI Suspensi Perdagangan Saham Panca Global (PEGE), Kenapa?

July 8, 2026
IHSG Mulai Rebound, Cek 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Mulai Rebound, Cek 5 Rekomendasi Saham Hari Ini

July 8, 2026
Bursa Asia Melemah, Investor Pantau Ketat Konflik Timur Tengah

Bursa Asia Melemah, Investor Pantau Ketat Konflik Timur Tengah

July 8, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat

July 8, 2026
7 Emiten Ini Masuki Jadwal Cum Dividen Hari Ini

7 Emiten Ini Masuki Jadwal Cum Dividen Hari Ini

July 8, 2026
IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

IHSG Lanjut Menguat, Asing Malah Lego 10 Saham Ini

July 8, 2026
Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

Breaking News: AS Kembali Serang Iran!

July 8, 2026
Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

Penampakan Kota China Tenggelam, Warga Dievakuasi Pakai Perahu

July 7, 2026
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz

2 hours ago
in News
Breaking! AS Kembali Serang Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran pada Selasa (7/7/2026) waktu setempat. Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan Teheran terhadap tiga kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz, sehingga memicu kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memanas.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan pihaknya telah memulai “serangkaian serangan dahsyat” untuk menghukum Iran atas aksi tersebut.

“Pasukan Komando Pusat AS telah mulai melancarkan serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan hukuman berat atas penargetan dan penyerangan terhadap kapal dagang yang diawaki oleh warga sipil tak berdosa di jalur perairan internasional,” tulis CENTCOM dalam unggahan di X, dikutip Rabu (8/7/2026).

CENTCOM menegaskan serangan itu merupakan balasan langsung atas penyerangan Iran terhadap tiga kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.

“Agresi yang ditunjukkan Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata,” lanjut pernyataan tersebut.

Serangan terbaru ini mengancam menggagalkan gencatan senjata yang sebelumnya telah disepakati Washington dan Teheran. Ketegangan yang kembali meningkat juga memunculkan kekhawatiran Selat Hormuz kembali terganggu, mengingat jalur tersebut menjadi salah satu rute pelayaran minyak paling vital di dunia.

Konflik kembali memanas setelah Iran menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz pada awal pekan ini. Sebagai respons, pemerintah AS mencabut pengecualian sanksi terhadap minyak Iran pada Selasa pagi, yang semakin meningkatkan tekanan terhadap hubungan kedua negara sekaligus mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Sebelumnya, kedua negara sempat menghentikan aksi saling serang setelah bentrokan besar pada bulan lalu. Saat itu, Washington dan Teheran menyepakati penghentian sementara pertempuran di tengah negosiasi damai, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz yang sebelumnya sempat ditutup Iran selama berbulan-bulan.

AS dan Iran juga telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) pada Juni lalu yang mencakup penghentian konflik dan pemulihan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Namun, serangan balasan AS kali ini diperkirakan akan menguji ketahanan kesepakatan tersebut.

Perang antara AS dan Iran disebut dimulai pada 28 Februari setelah AS bersama Israel melancarkan serangan ke Iran. Presiden Donald Trump berulang kali menegaskan tujuan operasi militer tersebut adalah mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, yang juga menjadi salah satu isu utama dalam pembahasan MoU antara kedua negara.

Di tengah memanasnya situasi, Trump diketahui tengah berada di Ankara, Turki, untuk menghadiri KTT NATO bersama para pemimpin negara anggota aliansi. Pertemuan itu berlangsung saat ketegangan di kawasan kembali meningkat menyusul aksi saling serang terbaru antara Washington dan Teheran.

(tfa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

S&P Pertahankan Status Bursa RI, Tapi Terancam Turun Kelas Jika…

July 8, 2026
Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.970 Pagi Ini

July 8, 2026
IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

IHSG Dibuka Terkoreksi Nyaris 1%, Investor Cerna Kabar S&P

July 8, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .