• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

August 3, 2026
Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

August 3, 2026
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

August 3, 2026
Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

August 3, 2026
Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen

Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen

August 3, 2026
Pertumbuhan Bisnis Bank Panin Seret (PNBN), Kredit dan DPK Tergerus

Pertumbuhan Bisnis Bank Panin Seret (PNBN), Kredit dan DPK Tergerus

August 3, 2026
Laba Bersih RLCO Melesat 13,39% di Semester I-2026, Ini Pendukungnya

Laba Bersih RLCO Melesat 13,39% di Semester I-2026, Ini Pendukungnya

August 3, 2026
Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun

Semester I-2026, Laba Astra Internasional (ASII) Rp12,53 Triliun

August 3, 2026
DSSA Bakal Lepas 9,63 Miliar Saham Treasuri Mulai 10 Agustus 2026

DSSA Bakal Lepas 9,63 Miliar Saham Treasuri Mulai 10 Agustus 2026

August 3, 2026
ELSA Gelontorkan Rp100 Miliar, Buyback Saham Dimulai Hari Ini

ELSA Gelontorkan Rp100 Miliar, Buyback Saham Dimulai Hari Ini

August 3, 2026
Disorot! GULA Balikkan Rugi Jadi Untung, Akuisisi, Saham Naik 226%

Disorot! GULA Balikkan Rugi Jadi Untung, Akuisisi, Saham Naik 226%

August 3, 2026
Ada BBRI, AMMN, hingga SGER

Ada BBRI, AMMN, hingga SGER

August 3, 2026
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,21%, Mayoritas Saham Menguat

IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 0,21%, Mayoritas Saham Menguat

August 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp17.950
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengawali perdagangan pekan ini di zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (3/8/2026), rupiah terapresiasi sebesar 0,22% ke posisi Rp17.950/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan momentum positif pada perdagangan sebelumnya. Pada Jumat (31/7/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,47% ke level Rp17.990/US$ dan berhasil kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,22% ke posisi 99,697.

Pergerakan rupiah pada awal pekan ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Dari eksternal, mata uang Garuda mendapatkan angin segar dari pelemahan indeks dolar AS.

Tekanan terhadap greenback terjadi setelah Jepang dan AS melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk menopang yen yang berada di sekitar posisi terlemahnya dalam 40 tahun terakhir.

Kementerian Keuangan Jepang mengonfirmasi intervensi pembelian yen bersama pada Jumat pekan lalu. Data Bank of Japan (BOJ) juga menunjukkan Jepang kemungkinan membeli yen senilai US$58,97 miliar pada Kamis.

Langkah tersebut mendorong yen menguat 1% hingga menyentuh 156,01 per dolar AS pada perdagangan Asia pagi ini. Dalam dua hari perdagangan terakhir pekan lalu, yen telah melonjak lebih dari 3%.

Penguatan yen ikut menekan dolar AS. DXY tercatat merosot lebih dari 1,5% sepanjang pekan lalu dan kembali bergerak di bawah level 100 pada perdagangan pagi ini.

Selain itu, pelaku pasar tengah menantikan pengumuman data inflasi Juli 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi sebesar 0,11% secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli.

Secara tahunan, inflasi diperkirakan mencapai 3,2%. Sementara inflasi inti diproyeksikan berada di level 2,77% secara tahunan.

Pada Juni, Indonesia mencatat inflasi sebesar 0,44% secara bulanan dan 3,34% secara tahunan. Inflasi inti tercatat 2,76% secara tahunan, sedangkan kelompok harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi 1,41% secara bulanan.

Hasil polling tersebut menunjukkan inflasi umum diperkirakan melandai secara bulanan maupun tahunan. Berbeda dengan inflasi umum, inflasi inti diproyeksikan naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya.

Meredanya tekanan inflasi terutama ditopang oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan. Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri memperkirakan kelompok volatile food mengalami deflasi 1,12% secara bulanan, berbalik dari inflasi 0,14% pada Juni.

“Kami memperkirakan harga volatile food turun 1,12% secara bulanan, terutama didorong oleh penurunan harga cabai merah dan bawang merah setelah memasuki puncak musim panen,” tulis Tim Office of Chief Economist Bank Mandiri.

Data inflasi Juli nantinya akan menjadi salah satu bahan pertimbangan Bank Indonesia dalam menentukan arah kebijakan moneter ke depan. Selain inflasi, BI juga akan mencermati stabilitas rupiah, perkembangan ekonomi global, dan arus modal asing sebelum mengambil keputusan suku bunga.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

Laba Indofood (INDF) Turun 19%, Anthoni Salim Ungkap Penyebabnya

August 3, 2026
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

August 3, 2026
Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

Awal Pekan, IHSG & Rupiah Dibuka Menguat

August 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .