• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

August 3, 2026
Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya

Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya

August 4, 2026
Laba BRMS Susut 43% Jadi US,92 Juta di Semester I-2026, Ada Apa?

Laba BRMS Susut 43% Jadi US$12,92 Juta di Semester I-2026, Ada Apa?

August 4, 2026
Ini Dia Konglomerat Pemilik Blok M Plaza, Kokas dan Gancit

Ini Dia Konglomerat Pemilik Blok M Plaza, Kokas dan Gancit

August 4, 2026
Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

Asing Incar Bank Jumbo di Sesi 1, IHSG Dekati Level 6.300

August 4, 2026
IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

IHSG Sesi 1 Menguat 0,57% ke Level 6.270

August 4, 2026
Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

Terkuak, Ini Rahasia Raksasa Teknologi Cari Cuan Lewat AI

August 4, 2026
Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek & Fintech

Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek & Fintech

August 4, 2026
Semester I-2026, Cuan Emiten Aguan Ini Sudah Lampaui Laba Tahun 2025

Semester I-2026, Cuan Emiten Aguan Ini Sudah Lampaui Laba Tahun 2025

August 4, 2026
Rekor Tertinggi! Laba PANI Melonjak 484%, Aguan Ungkap Penyebabnya

Rekor Tertinggi! Laba PANI Melonjak 484%, Aguan Ungkap Penyebabnya

August 4, 2026
Video:Cetak Laba Rp 252 Miliar di Q2-2026, Ini Sumber Pertumbuhan GOTO

Video:Cetak Laba Rp 252 Miliar di Q2-2026, Ini Sumber Pertumbuhan GOTO

August 4, 2026
Harga Naik 88,8% Sebulan, BEI Gembok Saham BAJA

Harga Naik 88,8% Sebulan, BEI Gembok Saham BAJA

August 4, 2026
IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Melemah ke Rp 18.000 per USD

IHSG Dibuka Menguat Tapi Rupiah Melemah ke Rp 18.000 per USD

August 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 4, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini

1 day ago
in Lifestyle
Market Cap Pasar Modal Syariah RI Rp5.362 Triliun, Bos OJK Bilang Gini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, perkembangan pasar modal syariah Indonesia menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Merangkap Anggota Dewan Komisioner Hasan Fawzi mengatakan, hal itu tercermin dari data kapitalisasi saham syariah tetap mendominasi sebagian besar kapitalisasi pasar hingga jumlah investor yang terus meningkat.

Hasan menjabarkan, kapitalisasi pasar saham syariah mencapai Rp5.362 triliun, dengan pangsa pasar mencapai 49,28% dari seluruh kapitalisasi pasar di bursa efek. Adapun jumlah saham yang masuk daftar efek syariah, sebanyak 625 saham atau sebesar 63,91% dibandingkan dengan seluruh saham.

“Jumlah investor syariah terus meningkat, nilai kapitalisasi saham syariah tetap mendominasi sebagian besar kapitalisasi pasar, sementara instrumen seperti sukuk negara, sukuk korporasi, reksadana syariah, hingga efek beragun aset syariah, semakin memperluas pilihan pembiayaan dan juga alternatif investasi bagi masyarakat,” ujarnya dalam acara ISEI Jakarta secara virtual, Senin (3/8/2026).

Hasan melanjutkan, pasar modal sebagai sarana penggalangan pendanaan korporasi dengan prinsip syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Per Juli 2026, jumlah seri sukuk korporasi yang beredar meningkat menjadi 329 seri, atau telah tumbuh 12,29% sepanjang tahun ini.

Dari sisi nilainya, outstanding sukuk korporasi mencapai Rp95,14 triliun, atau naik 7,86% secara year-to-date.

Hasan menyampaikan lebih jauh, industri pengelolaan investasi, reksadana syariah juga menunjukkan pertumbuhan yang baik pada Juli 2026. NAB reksadana syariah mencapai Rp93,21 triliun, atau tumbuh sebesar 11,71% year-to-date.

“Dengan nilai NAB tersebut, pangsa pasar reksadana syariah sudah mencapai 14,03% dari seluruh NAB reksadana nasional,” ungkapnya.

Selanjutnya, dari sisi demand atau permintaan, investor pasar modal yang memanfaatkan Sistem Online Trading Syariah (SOTS) sampai dengan Juni 2026 mencapai angka 238.433 pengguna, atau tumbuh sebesar 9,8% sepanjang tahun ini.

“Maka secara umum pasar modal syariah kita lihat masih menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik dan stabil, tercatat sampai akhir Juli 2026,” sebutnya.

Menurutnya, Indonesia memiliki mod dasar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi syariah dunia. Sebab, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, memiliki industri halal yang terus berkembang, serta didukung oleh sektor keuangan syariah yang semakin matang, dan juga memiliki pasar modal syariah yang saat ini menjadi salah satu yang terbesar dan terbaik secara global.

Namun demikian, Hasan mengakui, bahwa potensi yang besar tidak secara otomatis akan menjadikan Indonesia sebagai pemimpin ekonomi syariah global. Potensi ini hanya akan menjadi keunggulan apabila diikuti oleh reformasi kebijakan, inovasi produk dan layanan, serta upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kepercayaan terutama dari para investasi.

“Apabila kita ingin membawa Indonesia naik kelas sebagai salah satu pusat ekonomi syariah dunia, maka pengembangan pasar keuangan syariah tidak dapat berjalan sendiri. Tantangan terbesar yang masih kita hadapi adalah bagaimana menjembatani kesenjangan antara pasar keuangan dengan ekonomi real,” tegasnya.

“Sehingga pembiayaan syariah benar-benar mengalir kepada sektor yang produktif yang pada gilirannya dapat menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” tutupnya.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya

Raksasa Migas Panen Cuan Imbas Krisis Selat Hormuz, Ini Buktinya

August 4, 2026
Laba BRMS Susut 43% Jadi US,92 Juta di Semester I-2026, Ada Apa?

Laba BRMS Susut 43% Jadi US$12,92 Juta di Semester I-2026, Ada Apa?

August 4, 2026
Ini Dia Konglomerat Pemilik Blok M Plaza, Kokas dan Gancit

Ini Dia Konglomerat Pemilik Blok M Plaza, Kokas dan Gancit

August 4, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .