
Jakarta, CNBC Indonesia – Tiga pusat perbelanjaan yang jadi rujukan warga Jakarta, yakni Blok M Plaza, Kota Kasablanka (Kokas), dan Gandaria City (Gancit), ternyata berada dalam satu payung bisnis yang sama, yaitu PT Pakuwon Jati Tbk (PWON).
Perusahaan properti ini merupakan bagian dari Pakuwon Group, kerajaan bisnis yang dibangun dan dikendalikan oleh Alexander Tedja.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Alexander Tedja?
Berdasarkan catatan dalam buku Kaum Supertajir Indonesia (2012), Alexander Tedja mendirikan Pakuwon Group pada tahun 1982. Sejak saat itu, grup usahanya dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan properti di dua kota besar, Jakarta dan Surabaya, mulai dari kondominium, hotel, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.
Perjalanan bisnis Tedja tidak lepas dari peran sang istri, Melinda Tedja, yang turut membesarkan lini usaha properti dan pusat belanja keluarga ini. Keduanya disebut memiliki kejelian membaca potensi suatu kawasan sebelum memutuskan menjadikannya lokasi proyek.
“Mereka begitu piawai dalam membaca karakter suatu lokasi, apakah cukup baik atau tidak untuk dijadikan sebagai sentra pengembangan sejumlah proyek propertinya,” demikian ditulis William Pratama dalam buku tersebut.
Soal kekayaan, data Forbes mencatat harta Alexander Tedja saat ini berada di angka US$ 955 juta. Dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan sekitar Rp17,19 triliun.
Kekayaan itu tidak hanya bersumber dari mal-mal miliknya di Jakarta. Pria yang sempat merintis karier di industri perfilman ini juga memiliki jejak bisnis properti yang kuat di Surabaya, dengan aset-aset ternama seperti Tunjungan Plaza, Supermal Pakuwon, dan kawasan terpadu Pakuwon City.
(fsd/fsd)



















