• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center

NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center

September 24, 2026
IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

September 24, 2026
Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

Pemerintah Mau LPS Jamin Simpanan di Koperasi, Siap Amandemen UU

September 24, 2026
IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

September 24, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

Breaking! IHSG Anjlok 1% ke Level 6.311

September 24, 2026
BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

September 24, 2026
BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya

BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya

September 24, 2026
BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

BI dan Otoritas Moneter Hong Kong Mulai Bahas Penggunaan QRIS

September 24, 2026
BI Digitalisasi Sistem Pembayaran Pemda-Warga RI, Daya Beli Terkerek!

BI Digitalisasi Sistem Pembayaran Pemda-Warga RI, Daya Beli Terkerek!

September 24, 2026
Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Gembok Saham ASPI, SINI, dan IDEA

Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Gembok Saham ASPI, SINI, dan IDEA

September 24, 2026
BEI Hapus Harga MInimum Saham, Lo Kheng Hong Bilang Begini

BEI Hapus Harga MInimum Saham, Lo Kheng Hong Bilang Begini

September 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center

3 hours ago
in News
NexAI (MGLV) Kantongi Kredit BNI Rp10,75 T untuk Ekspansi Data Center
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) mengungkapkan penandatanganan perjanjian fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk dua anak usahanya, PT Nextier Askara Center (NAC) dan PT Nextier GenAi Center (NGC). 

Mengutip keterbukaan informasi, NAC memperoleh fasilitas pinjaman senilai sebanyak-banyaknya Rp4.125.164.000.000, sementara NGC mendapat fasilitas senilai sebanyak-banyaknya Rp6.628.935.000.000. Dengan demikian, total nilai fasilitas kredit yang diperoleh kedua anak usaha NexAI mencapai sekitar Rp10,75 triliun.

Manajemen menjelaskan transaksi ini memenuhi kriteria Transaksi Material sesuai POJK 17/2020 karena nilainya mencapai lebih dari 50% ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 30 April 2026. Transaksi ini juga tergolong Transaksi Afiliasi sesuai POJK 42/2020, namun bukan Transaksi Benturan Kepentingan.

Perseroan tidak diwajibkan menggunakan penilai independen maupun memperoleh persetujuan RUPS independen, karena pinjaman diterima langsung oleh NAC dan NGC dari bank, sementara pemberian jaminan oleh Perseroan merupakan jaminan atas pinjaman yang diterima langsung oleh kedua Perusahaan Terkendali tersebut.

Fasilitas Pinjaman NAC dialokasikan antara lain untuk membiayai sebagian biaya pengambilalihan fasilitas data center di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Bekasi, yang saat ini memiliki kapasitas eksisting 6 MW. Dana ini juga digunakan untuk membiayai penambahan kapasitas sebesar 36 MW, sehingga total kapasitas JababekaDC akan meningkat menjadi 42 MW, termasuk pembiayaan sebagian bunga selama masa konstruksi.

Sementara itu, Fasilitas Pinjaman NGC digunakan untuk membiayai sebagian biaya pembangunan BatangDC, fasilitas data center di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, hingga mencapai kapasitas sampai dengan 60 MW.

Fasilitas Pinjaman NAC berlaku hingga 6 tahun sejak penandatanganan, dengan opsi perpanjangan dua kali masing-masing 1 tahun. Adapun Fasilitas Pinjaman NGC memiliki tenor lebih panjang, yakni hingga 7 tahun dengan opsi perpanjangan satu kali selama 1 tahun. Kedua fasilitas ini dikenakan bunga sebesar Compounded IndONIA 90 hari ditambah 1,9%.

Sebagai bagian dari transaksi, NexAI Digital Infrastruktur turut memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) kepada BNI selaku agen jaminan, dalam kapasitasnya sebagai perusahaan induk dan pemegang saham pengendali NAC serta NGC. Jaminan lain yang diberikan mencakup hak tanggungan atas tanah dan bangunan, fidusia atas aset bergerak dan piutang, gadai saham pemegang saham minoritas di NAC dan NGC, hingga pengalihan bersyarat atas kontrak-kontrak material.

Kedua entitas debitur juga terikat sejumlah pembatasan standar dalam perjanjian kredit, seperti pembatasan pemberian jaminan tambahan, penambahan utang baru, pelepasan aset, perubahan pengendalian, penggabungan usaha, dan pengambilalihan, kecuali yang secara tegas diizinkan dalam perjanjian fasilitas.

Manajemen menegaskan tidak ada dampak material dari transaksi ini terhadap kondisi keuangan Perseroan, kecuali munculnya kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman sesuai perjanjian fasilitas, serta kewajiban Perseroan sebagai penanggung apabila terjadi peristiwa wanprestasi yang memicu klaim atas jaminan perusahaan yang telah diberikan.

Direksi dan Dewan Komisaris NexAI menegaskan seluruh informasi material telah diungkapkan secara lengkap dalam keterbukaan informasi ini dan tidak ada informasi menyesatkan terkait transaksi tersebut. Perseroan, NAC, dan NGC juga dipastikan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BNI.

Transaksi fasilitas kredit senilai Rp10,75 triliun ini datang menyusul keterbukaan informasi sebelumnya yang diterbitkan pada tanggal yang sama, di mana NexAI menambah penyertaan modal masing-masing Rp49 miliar ke NAC dan NGC, sehingga totalnya mencapai Rp98 miliar – menegaskan langkah agresif perseroan dalam memperkuat fondasi bisnis pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI data center) yang baru digelutinya sejak awal September 2026.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Lebih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok Leih dari 1%, Ini Penyebabnya

September 24, 2026
Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo, OJK Rilis Aturan Ini

September 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .