• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

October 2, 2026
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

October 3, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite

1 day ago
in Market
Wamenkeu Juda Agung Blak-blakan Soal Rencana Pembatasan Pertalite
Share on FacebookShare on Twitter




Bogor, CNBC Indonesia – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membeberkan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan tepat sasaran penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi, khususnya Pertalite atau RON 90.

“Ya ini akan masih dilakukan, masih disiapkan,” kata Juda saat ditemui awak media di Bogor, Kamis (1/10/2026).

Pembatasan konsumsi BBM bersubsidi menjadi salah satu opsi pemerintah menekan dampak risiko kenaikan harga minyak mentah global ke perekonomian dan daya beli masyarakat.

Kenaikan harga minyak mentah juga disebut Juda memiliki dampak signifikan bagi fiskal negara, khususnya tekanan ke defisit APBN.

“Kenaikan US$1 ICP (harga minyak mentah Indonesia) dampaknya 6,8 Triliun Pada defisit kita,” ujar Juda.

Karena itu, Juda menekankan perlunya pengendalian konsumsi energi bersubsidi secara luas, tidak hanya bbm bersubsidi namun termasuk listrik dan gas bersubsidi.

“Ini kan sebagian belum benar-benar tepat sasaran. Ya ini yang terus akan dilakukan perbaikan agar subsidi ini benar-benar mengena pada sasaran. Ini semua akan memperbaiki atau mengurangi impact harga minyak terhadap defisit kita,” ujar Juda.

Tekanan kenaiakan harga minyak mentah dunia terhadap fiskal terlihat dari membengkaknya realisasi subsidi dan kompensasi pemerintah hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp331,4 triliun. Angka itu meroket 52,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Secara rinci, relisasi subsidi mencapai Rp177,1 triliun dan kompensasi mencapai Rp154,1 triliun.

Sebelumnya, saat Menteri Keuangan masih dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa, muncul wacana pemerintah memperketat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, khususnya Pertalite. Pemerintah berencana membatasi pembelian Pertalite bagi masyarakat kelompok ekonomi atas, dengan desil 10 menjadi sasaran awal.

Purbaya mengatakan kebijakan tersebut tidak akan langsung diterapkan kepada seluruh kelompok desil 9-10. Pemerintah akan melakukan pembatasan secara bertahap dan terlebih dahulu menyasar masyarakat yang masuk kelompok desil 10.

Menurutnya, penerapan kebijakan tersebut ditargetkan mulai dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Sebelumnya, Purbaya sempat menyebut pembatasan Pertalite akan diterapkan sebelum pergantian tahun.

“Nggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan, yang desil 10, kita batasin dulu,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip Kamis(2/10/2026).

ESDM Mendukung Pembatasan

Di sisi lain, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau agar konsumsi Pertalite diprioritaskan kepada masyarakat kelas bawah di tengah banyak masyarakat yang mulai melakukan peralihan, dari menggunakan BBM non subsidi seperti Pertamax (RON 92) menjadi BBM bersubsidi.

“Tapi mbok saya mengimbau kepada Saudara-Saudara kita yang mampu, yang apa ya, mobilnya yang bagus, ya kita harus pakai perasaan, lah. Masa kita harus ambil hak subsidi untuk saudara-saudara kita yang berhak gitu lho,” kata Bahlil kepada wartawan selepas acara InTechSea 2026, Four Seasons Hotel Jakarta, dikutip Kamis(2/10/2026).

Terpisah, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas sempat membeberkan, penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite per 30 Juni 2026 mengalami tren peningkatan.

Penyaluran Pertalite tercatat telah menyentuh angka 13,96 juta kilo liter (kl) atau setara 47,68% dari total kuota APBN yang dipatok sebesar 29,27 juta kl.

“Sementara untuk JBKP jenis Pertalite RON 90, realisasi penyaluran mencapai 13,96 juta kl atau setara 47,68% dari kuota yang ditetapkan dalam APBN 29,27 juta kl,” bebernya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Jakarta, dikutip Kamis (2/10/2026).

Kenaikan konsumsi tersebut dipicu oleh adanya penyesuaian harga pada jenis bahan bakar umum lainnya, seperti Pertamax dan Dex Series. Kondisi itulah yang dinilai menyebabkan beban penyaluran BBM subsidi menjadi lebih besar dalam beberapa waktu terakhir.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

Aturan Terbaru Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI Berlaku Oktober 2026

October 3, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .