• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

October 6, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm

1 day ago
in Lifestyle
Dunia di Ambang Krisis Minyak? Bos Aramco Bunyikan Alarm
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Executive Officer (CEO) Saudi Aramco, Amin Nasser, memperingatkan bahwa cadangan minyak dunia kini berada pada level yang sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut bantalan pasokan global sangat tipis, akibat perang di Timur Tengah yang telah berlangsung tujuh bulan.

Dikutip laporan Financial Times, Selasa (6/10/2026), Nasser menyampaikan bahwa perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran telah memangkas pasokan minyak dari kawasan tersebut hampir 3 miliar barel. Jumlah itu setara dengan sekitar separuh minyak mentah dan produk olahan yang seharusnya melewati Selat Hormuz selama periode tersebut.

Untuk menutup kekurangan pasokan, lebih dari 1 miliar barel minyak telah ditarik dari cadangan. Pemerintah berbagai negara disebut telah melepas lebih dari 300 juta barel dari cadangan strategis dan pada Jumat pekan lalu menyepakati pelepasan tambahan. Namun, menurut Nasser, porsi terbesar yang digunakan berasal dari cadangan milik perusahaan, yang menurutnya merupakan “alat besar terakhir” yang tersedia.

Dalam pidato publik pertamanya sejak perang pecah, Nasser memperkirakan stok komersial yang tersisa saat ini kurang dari 6 miliar barel. Mayoritas dari jumlah itu, katanya, tidak dapat digunakan secara praktis.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi Energy Intelligence Forum di London. Nasser menilai sistem pasokan energi dunia sudah mulai tertekan, sementara pilihan lain yang bisa ditempuh sangat terbatas.

Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi dalam konflik, termasuk data terbuka seperti citra satelit dan catatan pelayaran, yang menurutnya kian dijadikan senjata untuk menyerang infrastruktur dan kapal tanker. Nasser menegaskan bahwa alat transparansi tidak semestinya berubah menjadi amunisi bagi agresi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran dilaporkan menyerang kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Di sisi lain, kelompok proksinya di Irak dan Yaman menyerang pipa, kilang, serta pelabuhan milik Aramco.

Pemulihan Stok Bisa Makan Waktu Dua Tahun

Nasser menyebut, bahkan setelah konflik berakhir, upaya mengisi kembali persediaan sambil tetap memenuhi permintaan bisa memakan waktu hingga dua tahun. Ia mendorong pemerintah di berbagai negara untuk lebih memprioritaskan ketahanan dan keamanan energi.

Aramco sendiri disebut tengah mengkaji rute ekspor tambahan untuk minyak mentah Arab Saudi, serta menjajaki fasilitas penyimpanan tambahan di luar negeri guna melindungi pelanggan dari gangguan pasokan di masa depan.

Peringatan Nasser muncul di tengah mulai pulihnya arus minyak lewat Selat Hormuz melalui skema pengiriman bergilir yang rumit. Berdasarkan data Kpler, pengiriman dari negara-negara Teluk naik menjadi 15,5 juta barel per hari bulan lalu. Angka itu tertinggi sejak perang dimulai dan lebih dari 80% dari volume sebelum konflik.

Meski demikian, biaya pengiriman disebut sangat mahal dan pasar minyak masih sangat ketat. Harga kargo fisik minyak mentah Laut Utara untuk pengiriman bulan ini bahkan naik ke level tertinggi sejak April.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .