• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

October 6, 2026
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp17.890
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berhasil menutup perdagangan Selasa (6/10/2026) di zona hijau terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski penguatannya terpangkas setelah sempat bergerak lebih kuat pada awal perdagangan.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp17.890/US$ atau menguat tipis 0,03% dibandingkan penutupan Senin (5/10/2026) di Rp17.895/US$.

Rupiah mengawali perdagangan dengan apresiasi ke level Rp17.875/US$. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Mata uang Garuda sempat melemah hingga Rp17.915/US$, sebelum kembali menguat dan mengakhiri perdagangan di Rp17.890/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,12% ke posisi 102,049. DXY sempat berada di posisi tertinggi 102,285 pada perdagangan hari ini.


Pelemahan dolar AS terjadi di tengah berkurangnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS pada pertemuan Oktober. Ekspektasi tersebut mereda setelah laporan tenaga kerja AS periode September menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang mulai melemah.

Sentimen lain datang dari pasar minyak. Harga minyak mentah dunia melemah pada perdagangan Selasa seiring membaiknya pasokan dari kawasan Timur Tengah dan pelepasan cadangan darurat oleh negara-negara G7.

Harga minyak Brent melemah sekitar 0,8% ke US$99,49 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 1,1% ke US$88,43 per barel.

Bagi rupiah, perkembangan harga minyak turut menjadi perhatian mengingat Indonesia masih mengandalkan impor minyak untuk memenuhi kebutuhan domestik. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi nilai impor energi dan kebutuhan dolar AS untuk membiayai impor tersebut.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis cadangan devisa Indonesia periode September oleh Bank Indonesia (BI) pada Rabu besok. Posisi cadangan devisa menjadi salah satu indikator ketahanan eksternal Indonesia sekaligus menunjukkan besarnya bantalan yang tersedia bagi BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar ketika volatilitas pasar global meningkat.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .