• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Rp18.128 per Dolar AS

October 30, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
MSCI Hantam Pasar SBN RI

MSCI Hantam Pasar SBN RI

October 31, 2026
Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

October 30, 2026
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

October 30, 2026
Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

October 30, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

October 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 31, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Rp18.128 per Dolar AS

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Rp18.128 per Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Jumat (30/10/2026), setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp18.128/US$, melemah 0,02% dibandingkan penutupan Kamis (29/10/2026) di posisi Rp18.125/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,30% ke posisi 101,731.

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap data pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS yang baru dirilis pada Kamis (29/10/2026).


Ekonomi AS tumbuh 3,4% secara annualized pada kuartal III-2026, meningkat dari 2,2% pada kuartal sebelumnya dan melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,2%.

Di sisi lain, inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) AS meningkat menjadi 3,6% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September, dari 3,4% pada Agustus. Inflasi PCE inti juga naik menjadi 3,1% dari 3,0%.

Pertumbuhan ekonomi yang melampaui ekspektasi dan inflasi yang masih tinggi berpotensi membuat Federal Reserve (The Fed) lebih berhati-hati dalam menentukan kebijakan suku bunga. Kondisi ini dapat menjaga daya tarik aset berbasis dolar AS dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) menjelang pertemuan November 2026. Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan bahwa keputusan suku bunga acuan akan tetap bergantung pada perkembangan data ekonomi domestik dan global, bukan otomatis mengikuti langkah Federal Reserve (The Fed).

“Data dependent, nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Karena kita punya kebijakan kan banyak ya instrumennya,” ujar Destry seusai menghadiri Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Di tengah tekanan terhadap rupiah, BI juga menyiapkan berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas nilai tukar, mulai dari insentif biaya lindung nilai (hedging), kebijakan makroprudensial, hingga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah ini menjadi perhatian ketika tingginya imbal hasil obligasi AS dan ketidakpastian global masih membayangi pergerakan mata uang negara berkembang.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
MSCI Hantam Pasar SBN RI

MSCI Hantam Pasar SBN RI

October 31, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .