• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

November 4, 2026
Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

November 5, 2026
Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

November 5, 2026
Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

November 5, 2026
Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

November 5, 2026
Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Kompak

Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Kompak

November 5, 2026
Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

November 5, 2026
Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

November 5, 2026
BEI Buka Data Pengendali Saham di Atas 1%, Bisa Ketahui Afiliasi

BEI Buka Data Pengendali Saham di Atas 1%, Bisa Ketahui Afiliasi

November 5, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

November 5, 2026
Danantara Garap Peternakan Ayam Canggih, Punya Standar Baru

Danantara Garap Peternakan Ayam Canggih, Punya Standar Baru

November 5, 2026
Harga Minyak Ambruk Lebih 8% hingga IHSG & Rupiah Menguat

Harga Minyak Ambruk Lebih 8% hingga IHSG & Rupiah Menguat

November 5, 2026
BPS Catat Ekonomi RI Q3-2026 Tumbuh 5,47% (yoy)

BPS Catat Ekonomi RI Q3-2026 Tumbuh 5,47% (yoy)

November 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, November 5, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Dalam 10 Bulan, Saham MNC Bank (BABP) Sudah Longsor 65%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham PT Bank MNC International Tbk. (BABP) alias MNC Bank “terjun bebas” sepanjang tahun ini.

Mengutip data Stockbit, saham bank milik MNC Group itu berada di level harga 19 per saham, terkoreksi 65,45% secara year to date (ytd). BABP bergerak di rentang harga 19 hingga 68 per saham tahun ini.

Jika menilik pergerakannya secara historis, BABP mengalami penguatan di bulan Januari, dan mulai diterpa koreksi sejak bulan Maret.

Pada bulan Juni hingga akhir September, BABP tiarap di level gocap alias Rp50 per saham. Tepatnya pada tanggal 28 September 2026, saham itu ditutup turun ke harga 43 per saham, mengawali tren koreksi signifikan.

Sentimen negatif memang membayangi Grup MNC belakangan ini. Seperti perseteruan grup itu dengan pengusaha Jusuf Hamka yang kembali memanas.

Emiten jalan tol Jusuf Hamka, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP) pada bulan April lalu memenangkan sebagian gugatan terhadap Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC Asia Holding Tbk. (BHIT).

Juru Bicara PN Jakpus Sunoto dalam keterangan resmi menyatakan Hary Tanoe dan MNC Asia Holding membayar ganti rugi materiil US$28 juta atau Rp 484 miliar (kurs Rp 17.300) dengan bunga 6% per tahun sejak 9 Mei 2002 hingga dibayar lunas. BHIT kemudian mengajukan banding.

Baru-baru ini, MNC Bank sendiri juga dilanda masalah. Nasabah kesulitan bertransaksi lewat QRIS dan transfer hingga kesulitan menarik dana. Masalah ini dikabarkan bermula pada 28 Oktober 2026, dan sejak saat itu ramai dikeluhkan oleh netizen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya memberikan perhatian serius terhadap informasi mengenai kendala layanan transaksi dan penarikan dana nasabah MNC Bank.

“OJK terus memantau perkembangan kondisi bank serta mendalami permasalahan yang terjadi untuk memastikan bank menangani keluhan nasabah dan memenuhi seluruh kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Dian kepada CNBC Indonesia, Selasa (3/10/2026).

Dian mengatakan, OJK senantiasa menjalankan pengawasan terhadap industri perbankan secara berkelanjutan dan berbasis risiko. Terkait MNC Bank, OJK akan menetapkan langkah pengawasan sesuai dengan hasil evaluasi atas kondisi bank tersebut.

“Terkait MNC Bank, OJK menentukan langkah pengawasan yang diperlukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kondisi bank dan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan pelindungan konsumen serta prinsip kehati-hatian,” tutur Dian.

Selain itu, Dian mengatakan pihaknya juga terus memantau kondisi industri perbankan secara keseluruhan, termasuk perkembangan likuiditas dan potensi risiko yang dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

November 5, 2026
Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

November 5, 2026
Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

November 5, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .