• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

November 5, 2026
Kredit Bank Tembus 13%, Ini Sektor Paling Ngebut

Kredit Bank Tembus 13%, Ini Sektor Paling Ngebut

November 5, 2026
Perkuat Pengawasan, Pelanggar Pasar Modal Kena Sikat OJK, Ini Datanya

Perkuat Pengawasan, Pelanggar Pasar Modal Kena Sikat OJK, Ini Datanya

November 5, 2026
OJK Soroti Inflasi Global, Suku Bunga Tinggi Masih Menghantui

OJK Soroti Inflasi Global, Suku Bunga Tinggi Masih Menghantui

November 5, 2026
MSCI Bikin IHSG Babak Belur 16,7%, Investor Asing Kabur Rp16,88 T

MSCI Bikin IHSG Babak Belur 16,7%, Investor Asing Kabur Rp16,88 T

November 5, 2026
Gejolak Global Menguat, Sektor Keuangan RI Tetap Stabil

Gejolak Global Menguat, Sektor Keuangan RI Tetap Stabil

November 5, 2026
Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

Besok Penentuan! ULTJ Minta Restu Caplok Frisian Flag Rp14,57 T

November 5, 2026
Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

Danantara Siapkan Jurus Hidupkan Lagi Industri Tekstil RI

November 5, 2026
Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

November 5, 2026
Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

November 5, 2026
Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Kompak

Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Kompak

November 5, 2026
Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

November 5, 2026
Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

November 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, November 5, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada perdagangan sesi pertama hari ini. IHSG berada di level 5.016,18, naik 96,41 poin atau 1,96%.

Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG langsung dibuka menguat di level 4.998,34. Indeks kemudian terus naik dan menyentuh titik tertingginya di 5.072,05 pada awal sesi, sebelum bergerak terkoreksi dan berfluktuasi di kisaran 5.000 hingga 5.050 menjelang pukul 11.00 WIB. Adapun level terendah hari ini tercatat di 4.995,46.

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi mencapai 145,24 juta lot dengan nilai transaksi Rp5.721,13 miliar.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan menguat pada hari ini. Hasil pemilu AS dan anjloknya harga minyak diharapkan bisa menjadi katalis positif.

Dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2026, perkembangan pasar modal, serta rencana perluasan bantuan BPJS Kesehatan.

Berikut sentimen dan perkembangan penting yang perlu dicermati pelaku pasar.

1. Pemilu AS, Trump dan Republik Kalah Telak

Partai Demokrat berjanji memanfaatkan kemenangan telak dalam pemilu paruh waktu (midterm elections) untuk membatasi kekuasaan Presiden Donald Trump.

Kemenangan ini membuka peluang kebuntuan politik di Washington selama dua tahun ke depan. Sementara itu, dalam penampilan publik pertamanya setelah pemilu, Trump justru memamerkan proyek pembangunan ballroom di Gedung Putih.

Demokrat berhasil merebut kendali Senat dan DPR AS setelah meraih kemenangan di sejumlah basis kuat Partai Republik. Gelombang kemarahan publik terhadap kebijakan Trump, terutama perang AS-Iran yang memperburuk inflasi dan biaya hidup, menjadi salah satu pendorong utama kemenangan tersebut.

2. Defisit Perdagangan AS Menyusut

Defisit perdagangan Amerika Serikat (AS) menyusut tipis menjadi US$105 miliar pada September 2026, dari US$105,7 miliar pada Agustus. Angka ini juga lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar US$108 miliar.

Penyusutan defisit ditopang oleh ekspor yang melonjak 1,9% menjadi US$321,5 miliar, tertinggi dalam lima bulan. Kenaikan ekspor terutama berasal dari komputer, kedelai, minyak mentah, aksesori komputer, pesawat sipil, dan produk farmasi. Namun, ekspor emas nonmoneter mengalami penurunan.

3. Data Tenaga Kerja AS

Sektor swasta Amerika Serikat (AS) menambah 86.000 tenaga kerja pada Oktober 2026, melampaui ekspektasi pasar sebesar 69.000 pekerjaan. Angka ini juga menyamai kenaikan pada September yang telah direvisi lebih rendah. Perekrutan tenaga kerja masih solid selama dua bulan berturut-turut, dengan perusahaan dari berbagai skala bisnis mencatat penambahan karyawan.

Dari sisi sektor, penyerapan tenaga kerja terbesar terjadi pada perdagangan, transportasi, dan utilitas yang bertambah 39.000 pekerjaan. Sektor pendidikan dan kesehatan menyusul dengan 28.000 pekerjaan, sementara rekreasi dan perhotelan menambah 19.000 pekerjaan.

Namun, sektor jasa profesional dan bisnis justru kehilangan 27.000 pekerjaan untuk bulan ketiga berturut-turut. Sektor sumber daya alam dan pertambangan juga berkurang 8.000 pekerjaan, sedangkan sektor informasi turun 2.000 pekerjaan.

4. Harga MInyak Jatuh

Harga minyak mentah dunia ambruk lebih dari 8% pada perdagangan Rabu (4/11/2026), menyentuh level terendah dalam lebih dari dua bulan.

Pelemahan terjadi setelah Partai Republik pimpinan Presiden Donald Trump kehilangan kendali atas Kongres AS dalam pemilu paruh waktu. Investor menilai perubahan kekuasaan politik ini dapat memperbesar tekanan terhadap Trump untuk mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran.

Harga minyak Brent anjlok 8,7% ke US$94,62 per barel, sementara minyak WTI merosot 8,3% ke US$88,12 per barel. Keduanya mencatatkan penutupan terendah sejak 31 Agustus.

Kekalahan Partai Republik membuat posisi politik Trump melemah. Dengan Demokrat menguasai DPR dan Senat, ruang gerak militer pemerintah AS berpotensi semakin terbatas sehingga peluang negosiasi damai dengan Iran dinilai meningkat.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kredit Bank Tembus 13%, Ini Sektor Paling Ngebut

Kredit Bank Tembus 13%, Ini Sektor Paling Ngebut

November 5, 2026
Perkuat Pengawasan, Pelanggar Pasar Modal Kena Sikat OJK, Ini Datanya

Perkuat Pengawasan, Pelanggar Pasar Modal Kena Sikat OJK, Ini Datanya

November 5, 2026
OJK Soroti Inflasi Global, Suku Bunga Tinggi Masih Menghantui

OJK Soroti Inflasi Global, Suku Bunga Tinggi Masih Menghantui

November 5, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .