• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

August 13, 2025
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

1 year ago
in News
BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi incaran investor asing. Dalam periode perdagangan 7-12 Agustus 2025, BBRI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni Rp 1,08 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam empat hari perdagangan tersebut, saham BBRI membukukan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin, Selasa (12/8/2025), senilai Rp 718,2 miliar.

Aksi asing tersebut mendorong Kenaikan harga saham BBRI hingga menembus level psikologis Rp 4.050 per saham. Pada periode tersebut saham BBRI telah menguat 8,87%. 

Adapun BBRI melesat kencang pada perdagangan kemarin. Saham bank yang fokus pada segmen UMKM ini naik 6,3%.

Total nilai transaksi di saham BBRI mencapai Rp 1,61 triliun yang melibatkan 404,7 juta saham. Hal ini menjadikan saham BBRI penggerak utama indeks dengan kontribusi 39,55 indeks poin.

Adapun BBRI membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 26,53 triliun sepanjang semester I-2025.

Pada fungsi intermediasi BRI berhasil mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran kredit korporasi. Secara konsolidasi, realisasi kredit korporasi BRI mencapai Rp278,78 triliun, tumbuh 15,64% yoy. Pada saat yang sama, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) segmen korporasi tetap terjaga di level yang sehat yakni di level 1,61%.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya menegaskan, BRI akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, dengan fokus pada korporasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan rantai pasok (value chain) segmen usaha mikro.

Pada penghimpunan dana, BRI berhasil mencatatkan total dana pihak ketiga sebesar Rp1.482,12 triliun pada semester I-2025, tumbuh 6,65% yoy. Dengan komposisi dana murah atau current account savings account (CASA) sebesar 65,51%.

Sementara itu, investor asing diperkirakan akan semakin getol mengoleksi saham-saham Tanah Air. Survei bulanan Bank of America (BofA) yang dilansir dari The Financial Times menunjukkan sebanyak 37% manajer investasi global kini memiliki porsi lebih besar di saham pasar negara berkembang, level tertinggi sejak Februari 2023. Peningkatan ini didorong oleh pandangan positif terhadap prospek ekonomi Tiongkok dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Kinerja saham negara berkembang tahun ini juga melampaui pasar negara maju, dengan indeks MSCI mencatatkan return lebih dari 16% dalam dolar AS. Angka ini mengungguli indeks MSCI negara maju yang naik sekitar 11% dan S&P 500 Wall Street yang menguat 8,6%.

Meski reli sudah cukup signifikan, investor meyakini masih ada ruang kenaikan bagi saham negara berkembang karena valuasinya relatif murah setelah periode panjang underperformance. JPMorgan bahkan menaikkan rekomendasi saham emerging market menjadi “overweight” karena dinilai sangat menarik secara valuasi.

Sebanyak 49% responden survei BofA menilai saham negara berkembang sedang undervalued, tertinggi dalam lebih dari setahun terakhir. Sementara itu, 91% manajer investasi menganggap saham AS terlalu mahal pasca reli cepat sejak April dan serangkaian rekor tertinggi di musim panas ini.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Ada Saham yang Terciduk Diborong Asing




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .