• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

August 27, 2025
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

Bank Raksasa Beri Warning, 3 Kondisi Jelang Krisis 1997 Kini Muncul!

September 20, 2026
US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

US Treasury Tembus Rekor Tertinggi, Ini Efeknya ke Rupiah

September 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300

1 year ago
in News
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Ke Rp16.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Melansir dari Refinitiv, pada perdagangan hari ini, Rabu (27/8/2025) rupiah mengalami depresiasi sebesar 0,06% di posisi Rp16.300/US$, melanjutkan pelemahan 0,25% pada penutupan perdagangan kemarin Selasa (26/8/2025).

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau tengah mengalami pelemahan sebesar 0,07% di level 98,29. DXY ditutup melemah 0,21% pada perdagangan kemarin Rabu (27/8/2025) dan ditutup di level 98,22.


Pergerakan rupiah hari ini masih dibayangi oleh faktor eksternal, khususnya Amerika Serikat.

Nilai tukar rupiah pada Rabu (27/8/2025) melemah namun memiliki potensi penguatan seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap greenback muncul setelah meningkatnya kekhawatiran investor atas independensi Federal Reserve, menyusul manuver politik Presiden AS Donald Trump. Trump sempat menyatakan akan memecat Gubernur The Fed Lisa Cook terkait dugaan penyalahgunaan fasilitas kredit, meski tim hukum Cook menegaskan akan menggugat keputusan tersebut ke pengadilan.

Situasi ini menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan memicu persepsi bahwa bank sentral kian terpolitisasi. Para analis menilai, langkah Trump berpotensi mengikis kepercayaan investor terhadap kredibilitas Fed dan mengurangi dominasi dolar AS di pasar global. Tekanan ini pun menjadi sentimen negatif bagi dolar, sekaligus membuka ruang apresiasi bagi rupiah.

Selain isu politik, pasar juga semakin yakin The Fed akan segera menurunkan suku bunga. Data dari CME FedWatch menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga pada pertemuan September mencapai 87%, bahkan beberapa proyeksi menyebutkan angka di atas 90%.

Ekspektasi pelonggaran moneter yang lebih cepat dan dalam ini membuat yield obligasi AS melemah, sehingga mendorong investor beralih ke aset berisiko dan mata uang negara berkembang.

Bagi rupiah, kombinasi faktor pelemahan dolar dan ekspektasi pemangkasan suku bunga AS menjadi katalis positif.

Rupiah berpotensi mendapat dorongan tambahan dari arus masuk portofolio ke pasar keuangan domestik, seiring daya tarik yang relatif lebih tinggi dibandingkan aset di AS. Namun, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai dinamika politik di Washington dan pernyataan pejabat Fed dalam beberapa pekan ke depan, yang bisa kembali mengubah arah sentimen pasar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .