• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 21, 2026
Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

September 21, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

September 21, 2026
IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

September 21, 2026
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun

September 21, 2026
Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bursa Asia Bergerak Beragam, Pasar Cermati Pertemuan Trump-Xi Jinping

September 21, 2026
Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

Asing Terciduk Ramai-Ramai Lego 10 Saham Ini Sepanjang Pekan Lalu

September 21, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

September 21, 2026
Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

Presiden Macron Ambil Langkah Bersejarah, Gertak Trump-Gandeng Kanada

September 20, 2026
Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

Anak Gaza Kembali ke Sekolah, 541.000 Siswa Belajar di Tenda dan Puing

September 20, 2026
Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

Berawal Dari Warung Ibu, Sosok Ini Bangun Kerajaan Ritel 23.000 Toko

September 20, 2026
Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

Harga Bensin di Eropa Tembus Rekor Tertinggi, Inflasi Meledak!

September 20, 2026
Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

Antisipasi Krisis, Bank Sentral Ini Pindahkan 86 Ton Emas dari AS

September 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

56 minutes ago
in News
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (18/9) di zona merah, turun 0,33% ke level 6.441,16. 

Sejumlah saham mencatat pergerakan positif, di antaranya BYAN yang naik 19,96%, DCII menguat 3,14%, dan BREN naik 3,25%. Di sisi lain, AMMN turun 4,49%, BMRI terkoreksi 2,07%, dan DSSA melemah 5,36%.

Investor asing membukukan net sell sebesar Rp1,78 triliun di pasar reguler dan Rp1,79 triliun di seluruh pasar. 

Secara sektoral, 10 dari 11 sektor berada di zona merah. Sektor Industrials mencatat penurunan 1,64%, sedangkan sektor Technology menjadi satu-satunya sektor yang menguat, naik 0,27%.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi. Dow Jones turun 0,18% ke 51.682, sementara S&P 500 naik 0,17% ke 7.650 dan Nasdaq menguat 0,40% ke 26.522.

Rebalancing FTSE turut memengaruhi arus dana di pasar saham Indonesia. Kondisi tersebut mendorong aksi jual bersih yang tercatat pada level tertinggi sejak 19 Juni, termasuk pada sejumlah emiten yang mengalami perubahan klasifikasi ke Micro Cap seperti BSDE, SCMA, dan BBYB. 

Pergerakan indeks offshore Indonesia juga mengalami koreksi, dengan ETF EIDO turun 2,04% dan MSCI Indonesia melemah 1,24%.

Dari sisi aksi korporasi, ada PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) yang menyiapkan pengembangan bisnis makanan dan minuman (F&B) ke pasar global melalui lini Erajaya Food & Nourishment (EFN).

EFN sebelumnya telah membangun portofolio bisnis di pasar domestik melalui sejumlah merek, seperti Paris Baguette, Bacha Coffee, Curry Up, CHAGEE, Wetzel’s Pretzels, hingga GrandLucky Superstore.

Selain menambah portofolio merek, EFN juga memperkuat rantai pasok melalui pendekatan direct sourcing GrandLucky. Salah satunya dilakukan melalui pengembangan jaringan pasok dengan merek Brastagi di Medan.

Perseroan juga mengembangkan greenhouse dan hydroponic farming serta skema offtake untuk memperluas akses pasar bagi produk yang dihasilkan petani. Ke depan, EFN diarahkan untuk membangun portofolio bisnis yang lebih beragam dalam ekosistem Erajaya Group.

Selanjutnya, ada PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) yang melalui anak usahanya, Ratu Karya, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perumda Pasar Jaya pada 17 September 2026.

MoU tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan dan pengembangan kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan estimasi nilai investasi sekitar Rp1 triliun.

Kawasan yang direncanakan akan dikembangkan tersebut mencakup sejumlah fasilitas, mulai dari kios dan los bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rumah susun, rumah sakit, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga food court.

Rencana tersebut sekaligus memperluas portofolio BIKE ke sektor properti, infrastruktur, dan pengembangan kawasan.

Dari sisi skala, nilai investasi sekitar Rp1 triliun tersebut setara dengan sekitar 19 kali ekuitas perseroan pada semester I 2026 sebesar Rp51,40 miliar dan sekitar 10 kali total aset sebesar Rp96,05 miliar.

Lalu, ada juga PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) yang tengah berencana melakukan rights issue melalui penerbitan sebanyak-banyaknya 7,88 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara dengan 43,11% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan PMHMETD IV.

Harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp2.150 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi memperoleh dana hingga Rp16,94 triliun dari aksi korporasi tersebut.

Sebanyak 86,01% dari dana yang dihimpun atau sekitar Rp14,57 triliun akan digunakan untuk mengambil alih 100% saham Frisian Flag Indonesia. Transaksi tersebut akan dilakukan melalui mekanisme inbreng atau penyetoran modal dalam bentuk selain uang.

Sementara itu, bagian dana dalam bentuk setoran tunai akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, termasuk biaya bahan langsung, upah langsung, pemeliharaan, serta beban listrik.

Nilai rencana transaksi inbreng tersebut mencapai 178,24% dari ekuitas perseroan. Karena nilainya memenuhi kriteria transaksi material, pelaksanaannya memerlukan persetujuan pemegang saham dalam RUPS.

Setelah transaksi terlaksana, FrieslandCampina International Holding B.V. (FCIH) diproyeksikan menjadi pemegang saham pengendali baru ULTJ dengan kepemilikan sekitar 28,95% hingga 30,81%. FCIH juga wajib melakukan penawaran tender atas saham publik yang tersisa.

Di sisi lain, pemegang saham lama yang tidak menggunakan haknya dalam PMHMETD IV berpotensi mengalami dilusi hingga maksimal 43,11%.

Rencana aksi korporasi tersebut masih menunggu persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

Harga Terbang Tinggi, BEI Gembok Emiten Haji Isam & 5 Saham Ini

September 21, 2026
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.780 Pagi Ini

September 21, 2026
IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

IHSG Masih Tertekan, Awali Sesi Terkoreksi 0,38% ke Level 6.416

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .