Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan BUMN ekspor khusus bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Nantinya BUMN di bawah Danantara ini akan mengatur aktivitas ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis, yakni Batu Bara, Minyak sawit dan produk turunan nikel seperti ferro alloy.
Memandang keputusan ini, Ketua Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah menyebutkan bahwa langkah ini bagian dari penguatan tata kelola ekspor SDA strategi guna memberantas praktik under-invoicing (manipulasi nilai ekspor) dan transfer pricing serat memastikan devisa hasil ekspor masuk ke dalam negeri.
Namun FINI memberikan catatan kritis kepada pemerintah terkait kebijakan ini mengingat hilirisasi nikel merupakan industri pada modal dan kontrak jangka panjang. Diharapkan kebijakan ini transparan karena terkait investasi global.
Lalu seperti apa tantangan dan peluang bisnis nikel RI? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Ketua Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah dalam Closing Bell, CNBC Indonesia, (Jum’at, 29 Mei 2026)



















