• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Anak Pejabat RI Pilih Hidup Melarat, Tak Mau Menjual Nama Orang Tua

Anak Pejabat RI Pilih Hidup Melarat, Tak Mau Menjual Nama Orang Tua

March 1, 2026
Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

September 23, 2026
Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

September 23, 2026
BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

September 23, 2026
CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

September 23, 2026
Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

September 23, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 23, 2026
CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
Asing Terciduk Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Anjlok 1,69%

Asing Terciduk Diam-Diam Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Anjlok 1,69%

September 23, 2026
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Pasar AS di Tengah Konflik Iran

Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Pasar AS di Tengah Konflik Iran

September 23, 2026
Emiten Prajogo Pengestu (CDIA) Bagi Dividen Interim, Ini Jadwalnya

Emiten Prajogo Pengestu (CDIA) Bagi Dividen Interim, Ini Jadwalnya

September 23, 2026
IHSG Ambruk 1,69%! Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Ambruk 1,69%! Asing Lepas 10 Saham Ini

September 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Anak Pejabat RI Pilih Hidup Melarat, Tak Mau Menjual Nama Orang Tua

7 months ago
in Lifestyle
Anak Pejabat RI Pilih Hidup Melarat, Tak Mau Menjual Nama Orang Tua
Share on FacebookShare on Twitter




 

Catatan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Seorang anak petinggi di Indonesia ternyata ada yang memilih hidup dalam kesusahan. Ia tak mau ‘menjual’ nama orang tua untuk menikmati kemudahan.

Sosok Soesalit menjadi sorotan publik karena dengan sukarela memilih menjalani kehidupan sederhana meski harus menghadapi keterbatasan ekonomi.

Nama Soesalit memang tidak begitu dikenal dibanding ibu kandungnya, yaitu R.A Kartini. Namun, keredupan nama Soesalit disebabkan oleh keputusannya sendiri yang tidak ingin menaiki tangga kesuksesan bermodalkan nama besar ibunya Kartini.

Pada masanya, Soesalit jadi anak cukup beruntung. Dia lahir dari keluarga pejabat sebab ayahnya Raden Mas Adipati Ario Djojadiningrat bertugas sebagai Bupati Rembang. Kelak, sejarah juga mencatat sang ibu, Kartini, menjadi orang besar karena punya pemikiran visioner melampaui zaman.

Meski begitu, Soesalit tak mau mengandalkan nama besar kedua orang tua untuk meniti kehidupan. Wardiman Djojonegoro dalam Kartini (2024) menceritakan, Soesalit sebenarnya berhak menggantikan ayahnya sebagai bupati. Namun, dia mantap menolaknya. Banyak saudara yang berulang kali meminta Soesalit menjadi, tapi jawabannya berujung penolakan.

Sebagai gantinya, dia memilih masuk tentara pada 1943. Dia dilatih oleh tentara Jepang dan kemudian bergabung sebagai tentara Pembela Tanah Air (PETA). Ketika Indonesia merdeka, Soesalit praktis menjadi bagian Tentara Keamanan Rakyat Republik Indonesia. Dari sini, kariernya perlahan moncer.

Menurut Sitisoemandari Soeroto dalam Kartini: Sebuah Biografi (1979), Soesalit selalu terlibat dalam beberapa pertempuran melawan Belanda yang lantas membuatnya cepat naik pangkat. Begitu juga namanya yang makin terkenal.

Puncak kesuksesan sebagai tentara terjadi pada 1946. Dirinya diangkat menjadi Panglima Divisi II Diponegoro yang memimpin pasukan terpenting karena bertugas menjaga ibukota negara di Yogyakarta.

Bahkan, dia juga pernah beberapa kali memegang jabatan sipil. Salah satunya sebagai penasehat Menteri Pertahanan di Kabinet Ali Sastro pada 1953.

Saat ini terjadi, jarang orang mengetahui kalau Soesalit adalah anak dari tokoh besar RI bernama R.A Kartini. Dia memang sengaja tak menjual nama besar ibunya.

Padahal, sepanjang dia hidup, kisah-kisah Kartini berulang kali menjadi inspirasi dan terus diceritakan banyak generasi terkait perempuan penuntut kesetaraan lewat surat-suratnya. Bahkan, kala itu sudah populer lagu mengenai ibunya berjudul “Ibu Kita Kartini” buatan W.R Soepratman yang terus dinyanyikan banyak orang.

Atasan Soesalit, Jenderal Nasution, menjadi saksi bagaimana dia memang tak mengumbar nama orang tua. Nasution melihat ketika tak lagi bertugas, Soesalit lebih memilih hidup melarat sebagai veteran. Dia tak meminta hak-haknya sebagai veteran.

Kata Nasution, dikutip dari Kartini: Sebuah Biografi (1979), dia bisa-bisa saja hidup tak melarat dengan berkata bahwa dia adalah satu-satunya putra Kartini. Dengan begitu, banyak orang akan menaruh simpati sehingga bisa mengubah hidup jenderal bintang dua tersebut.

Namun, Soesalit tetap memegang prinsip yang ditanamkan dari awal: tidak mau mengutarakan bahwa dirinya keturunan Kartini. Akibat prinsip ini, pria kelahiran Rembang ini tetap melarat sampai tutup usia pada 17 Maret 1962.

(fab/fab)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

September 23, 2026
Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

September 23, 2026
BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

September 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .