• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Antisipasi Krisis, Alasan Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London

Antisipasi Krisis, Alasan Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London

September 3, 2026
Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed

Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed

September 3, 2026
Produsen Film Minta Insentif Pajak ke Pemerintah, Ini Respons Purbaya

Produsen Film Minta Insentif Pajak ke Pemerintah, Ini Respons Purbaya

September 3, 2026
Pasar Respons Positif Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Menguat

Pasar Respons Positif Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Menguat

September 3, 2026
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650

Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650

September 3, 2026
Pasar Respons Positif Pelantikan Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Men

Pasar Respons Positif Pelantikan Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Men

September 3, 2026
Profit Danantara Masuk Tahun Ini, Purbaya: Jadi Tambahan Buffer APBN

Profit Danantara Masuk Tahun Ini, Purbaya: Jadi Tambahan Buffer APBN

September 3, 2026
Asing Net Buy Rp554 Miliar di Sesi I, Borong Saham Blue Chip

Asing Net Buy Rp554 Miliar di Sesi I, Borong Saham Blue Chip

September 3, 2026
LPS Dorong Bank Akhiri Era Bunga Spesial Buat Deposan Jumbo

LPS Dorong Bank Akhiri Era Bunga Spesial Buat Deposan Jumbo

September 3, 2026
Erajaya (ERAA) Mau Buyback Saham Hingga Senilai Rp 500 Miliar

Erajaya (ERAA) Mau Buyback Saham Hingga Senilai Rp 500 Miliar

September 3, 2026
Kinerja BBRI Lampaui Ekspektasi, Harga Saham Diprediksi Naik

Kinerja BBRI Lampaui Ekspektasi, Harga Saham Diprediksi Naik

September 3, 2026
Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry: Masih Ngomongin Gender?

Jadi Gubernur BI Perempuan Pertama, Destry: Masih Ngomongin Gender?

September 3, 2026
IHSG Melesat 1% Lebih Ditopang Kinerja Saham Big Cap

IHSG Melesat 1% Lebih Ditopang Kinerja Saham Big Cap

September 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Antisipasi Krisis, Alasan Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London

2 hours ago
in Lifestyle
Antisipasi Krisis, Alasan Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank sentral Belanda (DNB) dilaporkan memindahkan miliaran dollar emasnya. Emas 86 ton itu dibawa keluar Amerika Utara dan dipindahkan ke London, Inggris.

Dalam konfirmasinya sebagaimana dimuat BBC International dan CNN International, “meningkatnya kerusuhan geopolitik” menjadi penyebab. Emas-emas itu dibawa dari Amerika Serikat (AS) dan Kanada dalam operasi rumit yang memakan waktu beberapa bulan ke Bank of England.

Dikatakan bahwa logam mulia itu dapat diperdagangkan dengan lebih mudah dalam situasi krisis di sana. Keputusan tersebut diambil di tengah perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung antara Washington dan Ottawa, di mana kedua negara mengumumkan tarif baru satu sama lain setelah pembicaraan perdagangan gagal.

Transfer tersebut, yang berlangsung antara bulan Maret dan Agustus, menyebabkan 27 ton emas batangan dipindahkan dari New York dan Ottawa ke Zeist di Belanda. Kuantitas dan kualitas serupa kemudian dipindahkan ke London, tanpa perlu melebur jerujinya.

Berapa tepatnya jumlah emas yang diangkut melintasi Samudera Atlantik belum terungkap. Sisa transfernya dilakukan dengan menjual emas di New York, dan membelinya kembali di London.

“Menggabungkan proses pembelian dan penjualan serta transportasi fisik telah memungkinkan DNB menyebarkan risiko yang terkait dengan relokasi fisik emas yang sedemikian rumit,” kata DBN.

Meski demikian, DNB tidak mengkonfirmasi apa yang dimaksud dengan penyebutan “kerusuhan geopolitik”.

Perlu diketahui, saat ini, perekonomian AS masih berada dalam posisi yang tidak pasti karena perang yang sedang berlangsung antara negara tersebut dengan Iran, yang berdampak pada perdagangan global. Sementara itu, Kanada sangat terpukul oleh tarif AS pada sektor-sektor utama seperti baja, aluminium, kayu dan mobil serta tambahan retribusi sebesar 50% terhadap barang-barang Kanada senilai C$28 miliar yang diumumkan pada bulan Agustus.

DNB mengatakan bahwa emas yang disimpan di Bank of England “dianggap sebagai emas yang paling mudah diperdagangkan di dunia” dan oleh karena itu lebih mudah tersedia dalam krisis dibandingkan jika emas tersebut masih berada di AS atau Kanada.

Sebelum pengumuman pada hari Rabu, DNB menyimpan 31,3% emasnya di New York dan 19,7% di Ottawa. Angka ini kini telah turun menjadi 18,5% di kedua negara.

Total stok emas Belanda adalah 612,4 ton pada akhir tahun 2025 dan bernilai €72,2 miliar, kata DNB. Porsi emas bank tersebut di London telah meningkat dari 18,1% menjadi 32,1% setelah perpindahan tersebut, sementara bank tersebut masih menyimpan 30,8% cadangannya di Belanda.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed

Video: Pengelola Dana Jumbo Ungkap Nasib Rupiah-Kebijakan BI dan The Fed

September 3, 2026
Produsen Film Minta Insentif Pajak ke Pemerintah, Ini Respons Purbaya

Produsen Film Minta Insentif Pajak ke Pemerintah, Ini Respons Purbaya

September 3, 2026
Pasar Respons Positif Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Menguat

Pasar Respons Positif Gubernur BI, IHSG & Rupiah Kompak Menguat

September 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .