• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
AS-Venezuela Memanas, Harga Minyak Kembali Mendidih

AS-Venezuela Memanas, Harga Minyak Kembali Mendidih

December 18, 2025
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

Keterbukaan Kepemilikan Saham RI Lebih Ketat dari Negara Lain

October 23, 2026
74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

74% Emiten Cetak Laba di Tengah Badai MSCI, OJK: Bursa RI Kuat

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,5 T

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

AS-Venezuela Memanas, Harga Minyak Kembali Mendidih

10 months ago
in Lifestyle
AS-Venezuela Memanas, Harga Minyak Kembali Mendidih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak menguat pada perdagangan Kamis (18/12/2025) pagi, meski secara tren masih berada dalam fase pelemahan sejak awal Desember.

Melansir Refinitiv, pada pukul 09.40 WIB, minyak Brent tercatat di US$59,92 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$56,21 per barel.

Pergerakan yang mencerminkan upaya rebound setelah tekanan tajam dalam beberapa sesi sebelumnya. Dibandingkan posisi Rabu (17/12/2025), Brent naik tipis dari US$59,68 per barel dan WTI menguat dari US$55,94 per barel.



Namun, penguatan ini belum cukup untuk menghapus tren turun yang sudah terbentuk sejak minyak menyentuh level di atas US$63 per barel pada awal bulan.

Jika ditarik lebih panjang, harga Brent telah turun sekitar 5,7% dari posisi 5 Desember 2025 yang masih berada di kisaran US$63,75 per barel. WTI bahkan terkoreksi lebih dalam, melemah hampir 6,5% dari level US$60,08 per barel pada periode yang sama. Data ini menegaskan bahwa pasar masih berada dalam tekanan struktural, meski sesekali muncul reli teknikal jangka pendek.

Sentimen geopolitik kembali menjadi penopang pergerakan hari ini. Pasar merespons eskalasi ketegangan terkait Venezuela, setelah Amerika Serikat mengumumkan langkah pemblokiran terhadap kapal tanker minyak yang masuk dan keluar dari negara tersebut. Kebijakan ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan, meskipun detail penegakannya masih belum sepenuhnya jelas.

Secara fundamental, kontribusi minyak Venezuela terhadap pasokan global relatif kecil, sekitar 1%. Namun, langkah AS tersebut tetap cukup untuk memicu short covering di pasar yang sebelumnya sudah berada dalam kondisi jenuh jual (oversold). Reaksi ini lebih bersifat psikologis dan teknikal, ketimbang perubahan nyata pada keseimbangan pasokan global.

Di sisi lain, dampak kebijakan tersebut dinilai terbatas karena sebagian besar minyak Venezuela diekspor ke China. Lemahnya permintaan di Asia serta menumpuknya stok minyak di floating storage membuat efek gangguan pasokan belum terasa signifikan, khususnya bagi importir besar di kawasan tersebut.

Tekanan utama pasar minyak saat ini masih datang dari sisi makro. Perlambatan ekonomi global, kekhawatiran permintaan energi, serta optimisme terhadap kemajuan perundingan geopolitik lain, termasuk potensi meredanya sanksi terhadap Rusia, membuat reli harga cenderung rapuh dan mudah terkoreksi.

Setiap kali harga mencoba menguat, tekanan jual kembali muncul, menandakan pelaku pasar masih berhati-hati dan belum berani mengambil posisi bullish jangka menengah.

Dari sisi pelaku industri, fokus perusahaan minyak global juga mulai bergeser kembali ke bisnis inti minyak dan gas, seiring evaluasi terhadap strategi energi terbarukan yang dinilai belum memberikan imbal hasil optimal. Langkah ini memperkuat persepsi bahwa pasokan jangka panjang relatif aman, sehingga membatasi ruang lonjakan harga.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .