• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan

Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan

September 1, 2026
Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

September 1, 2026
Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

September 1, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

September 1, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi

Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi

September 1, 2026
Net Buy di Sesi 1 Nyaris Rp1 T, BBRI Jadi Idola Asing

Net Buy di Sesi 1 Nyaris Rp1 T, BBRI Jadi Idola Asing

September 1, 2026
IHSG Naik 0,60% ke 6.564,51 di Sesi I, Saham Bank Jadi Penopang

IHSG Naik 0,60% ke 6.564,51 di Sesi I, Saham Bank Jadi Penopang

September 1, 2026
Jadi Bos BI, Destry Blak-Blakan Cara Jaga Independensi Bank Sentral

Jadi Bos BI, Destry Blak-Blakan Cara Jaga Independensi Bank Sentral

September 1, 2026
Besok Dilantik, Ini Langkah Pertama Destry Sebagai Gubernur BI

Besok Dilantik, Ini Langkah Pertama Destry Sebagai Gubernur BI

September 1, 2026
Oktavia Budi Raharjo Mundur Dari Kursi Direktur Utama SQMI

Oktavia Budi Raharjo Mundur Dari Kursi Direktur Utama SQMI

September 1, 2026
Video: Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak

Video: Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak

September 1, 2026
Besok Dilantik, Ini Langkah Pertama Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Besok Dilantik, Ini Langkah Pertama Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

September 1, 2026
IDX Green Equity Designation Meluncur, Seberapa Besar Efeknya?

IDX Green Equity Designation Meluncur, Seberapa Besar Efeknya?

September 1, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 1, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan

37 minutes ago
in Market
Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten asuransi PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mengungkap perkembangan penanganan dugaan tindak pidana penggelapan uang dan investasi yang melibatkan oknum internal perusahaan. Adapun kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta per bulan.

Kejahatan kolektif struktural ini disebut dijalankan oleh divisi Human Resources (HR). Dalam pemeriksaan lanjutan, ASBI menemukan dugaan penggelapan dalam jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan secara sistematis melalui proses pembayaran gaji bulanan.

“Telah terjadi penggelapan dana Perusahaan secara sistematis melalui proses pembayaran gaji bulanan sekitar Rp 400 juta rupiah per bulan dalam kurun waktu sedikitnya 2.5 tahun,” sebagaimana diungkap dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa, (1/9/2026).

Atas temuan tersebut, perseroan telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut kepada kepolisian pada 31 Agustus 2026. Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/3454/VIII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA dengan terlapor berinisial JCM, HCP, dan SAA.

Pada saat yang bersamaan, perseroan juga telah melaporkan tindakan fraud tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Sistem Pelaporan Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO).

Sementara itu, terkait dampak dana dan investasi yang hilang dan/atau digelapkan, ASBI telah melaporkan kembali posisi kesehatan keuangan per 31 Juli 2026 kepada OJK melalui surat Nomor 192/SK/PDIR-HW/VIII/2026 tertanggal 20 Agustus 2026.

Berdasarkan perhitungan ulang setelah pembebanan keseluruhan aset investasi yang digelapkan, perseroan mencatat Rasio Risk Based Capital (RBC) sebesar 140,77%, Rasio Kecukupan Investasi 178,76%, Rasio Likuiditas 101,78%, dan rasio pemenuhan SBN 3,28%.

ASBI menyatakan fundamental kesehatan perusahaan per 31 Juli 2026 masih berada dalam kondisi baik meski telah memperhitungkan dana dan investasi yang digelapkan. Ekuitas perseroan tercatat sekitar Rp403 miliar secara unaudited berdasarkan standar keuangan PSAK 117 yang berlaku.

Dari sisi kemampuan memenuhi kewajiban, hasil perhitungan proforma menunjukkan Available Capital mencapai Rp371,8 miliar, sedangkan Required Capital sebesar Rp177,9 miliar. Dengan demikian, perseroan mencatat New RBC Ratio sebesar 209%.

Perseroan juga menyebut kondisi likuiditas yang sempat ketat, tercermin dari Rasio Likuiditas atau Current Ratio sebesar 101,78% berdasarkan PSAK 104, mulai berhasil diatasi. Perbaikan tersebut didukung komitmen pemegang saham pengendali melalui suntikan dana talangan serta percepatan rencana pelepasan aset properti di Surabaya dan Jakarta.

Menurut ASBI, langkah cepat dan komitmen kuat pemegang saham pengendali mulai mengatasi kondisi cash-flow mismatch yang terjadi akibat dugaan tindak kejahatan tersebut. Perseroan menilai dukungan tersebut membantu menjaga keberlangsungan operasional perusahaan di tengah proses penanganan kasus.

Selanjutnya, perseroan telah menyiapkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 September 2026. Agenda utama RUPSLB tersebut mencakup penggantian pengurus serta persetujuan pelepasan aset.

ASBI menyatakan kasus tersebut menunjukkan bahwa penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dapat runtuh ketika menghadapi kejahatan terstruktur yang dilakukan secara sistematis oleh satu direktorat penuh. Mekanisme pengawasan formal yang seharusnya menjadi check and balance disebut telah direkayasa secara kolektif oleh para pelaku sehingga sistem pengendalian internal kehilangan efektivitasnya.

Meski demikian, perseroan menilai nilai-nilai perusahaan dan integritas individu di luar lingkup direktorat yang diduga menjadi pelaku utama tetap menjadi benteng dalam menjaga tata kelola. Kualitas kepemimpinan, integritas dan soliditas pemegang saham yang dipadukan dengan teknologi adaptif serta big-data analytics disebut memungkinkan perseroan mendeteksi dan mengungkap dugaan tindak kejahatan tersebut.

 

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

September 1, 2026
Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

September 1, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

September 1, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .