• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BBCA Jadi Target Utama Net Sell Asing, Sentuh Level Terendah 4 Bulan

BBCA Jadi Target Utama Net Sell Asing, Sentuh Level Terendah 4 Bulan

August 27, 2025
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

September 21, 2026
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

September 21, 2026
KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

September 21, 2026
Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

September 21, 2026
Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

September 21, 2026
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

BBCA Jadi Target Utama Net Sell Asing, Sentuh Level Terendah 4 Bulan

1 year ago
in Lifestyle
BBCA Jadi Target Utama Net Sell Asing, Sentuh Level Terendah 4 Bulan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi sasaran aksi jual asing pada perdagangan kemarin, Selasa (26/8/2025). Saham bank milik grup Djarum ini pun ditutup anjlok 2,65% ke level 8.250, jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir. 

BBCA menjadi saham dengan net foreign sell terbesar, yakni Rp 1,41 triliun. Rata-rata asing menjual saham BBCA pada harga Rp 8.295. Total asing melepas saham BBCA senilai Rp 2,56 triliun. 

Aksi jual asing tersebut terjadi di tengah aliran dana asing mengalir deras ke pasar saham Tanah Air. Di tengah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang lesu, net foreign buy mencapai Rp 2,38 triliun. 

Selanjutnya, Alamtri Resources (ADRO) menjadi saham dengan net foreign sell terbesar kedua, yaitu Rp 578,7 miliar. Rata-rata asing menjual ADRO dengan harga Rp 1.736. 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 

1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 1,41 triliun
2. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 578,7 miliar
3. PT Panin Financial Tbk (PNLF): Rp 94,6 miliar
4. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMBA): Rp 77,3 miliar
5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp 75,3 miliar
6. PT Victoria Investama Tbk (VICO): Rp 47,9 miliar
7. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK): Rp 41,3 miliar
8. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Rp 36,1 miliar
9. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK): Rp 33,5 miliar
10. PT United Tractors Tbk (UNTR): Rp 29,9 miliar

Sementara itu, IHSG ditutup melemah setelah sempat parkir di zona hijau pada sesi pertama. Pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (26/8/2025), Indeks turun 21,15 poin atau 0,27% ke level 7.905,76.

Sebanyak 266 saham naik, 393 turun, 145 tidak bergerak. Nilai transaksi tergolong sangat ramai atau mencapai Rp 45,8 triliun. Sebanyak 57,75 miliar saham berpindah tangan dalam 2,36 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan bergerak di zona merah, dengan penguatan terbesar dicatatkan oleh sektor energi dan kesehatan. Sementara itu, koreksi paling dalam terjadi di sektor properti dan barang baku.

BBCA yang sahamnya turun 2,65% menjadi pemberat utama IHSG dengan bobot 16,06 indeks poin.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Lagi Pesta, Asing Malah Banyak Jual Saham Ini




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .