• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BEI Buka Short Seling 1 Oktober, Investor Harus Punya Modal Rp 50 Juta

BEI Buka Short Seling 1 Oktober, Investor Harus Punya Modal Rp 50 Juta

September 29, 2026
Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

September 30, 2026
IHSG Sempat Terjun 2%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

IHSG Sempat Terjun 2%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

September 30, 2026
Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil

Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil

September 30, 2026
Rombak Model Bisnis, Danantara Pastikan Proyek LRT City Tuntas

Rombak Model Bisnis, Danantara Pastikan Proyek LRT City Tuntas

September 29, 2026
Perkuat Model Bisnis, Pelindo Pangkas 17 Anak Usaha

Perkuat Model Bisnis, Pelindo Pangkas 17 Anak Usaha

September 29, 2026
Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

Dolar Sentuh Rp 18.000, BI Rate Bisa Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

Waskita Penuhi Pokok Obligasi Rp 722 Miliar

September 29, 2026
Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

Dasco Temui Ketua OJK, Pastikan Sektor Keuangan Aman

September 29, 2026
IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

September 29, 2026
Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

September 29, 2026
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

September 29, 2026
Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

September 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 30, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

BEI Buka Short Seling 1 Oktober, Investor Harus Punya Modal Rp 50 Juta

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
BEI Buka Short Seling 1 Oktober, Investor Harus Punya Modal Rp 50 Juta
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberlakukan kebijakan short selling mulai besok, 1 Oktober 2026. Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan, investor yang ingin melakukan transaksi dengan skema ini wajib memiliki modal awal minimal Rp 50 juta.

“Sesuai dengan peraturan demikian (modal Rp 50 juta),” ujarnya dikutip Rabu (30/9/2026).

Selain itu, Jeffrey menyampaikan, investor yang ingin menggunakan skema short selling harus terlebih dahulu mendaftarkan diri ke perusahaan sekuritas atau Anggota Bursa (AB) yang menyediakan layanan tersebut.

Bahkan, investor wajib memiliki rekening reguler sekurang-kurangnya selama 6 bulan sebelum bisa menggunakan skema short selling.

Ketentuannya tersebut sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pembiayaan Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah dan Transaksi Short Selling oleh Perusahaan Efek.

Jeffrey mengingatkan, short selling memiliki risiko yang cukup tinggi. Sehingga, jika ingin melakukan transaksi ini perlu memiliki pengalaman dan memahami risiko dalam menggunakan skema tersebut.

“Jadi ini short selling adalah salah satu fitur yang bisa digunakan oleh investor sebagai sarana untuk mendukung strategi investasinya. Tetapi ini adalah sesuatu yang mengandung risiko, oleh karena itu tentu diharapkan adalah investor yang sudah berpengalaman yang menggunakan short selling sebagai bagian dari strategi investasi mereka,” jelasnya.

Jeffrey mengungkapkan, saat ini ada lima saham yang dapat diperdagangkan dengan skema short selling. Adapun saham-saham yang dapat ditransaksikan mencakup lima saham, yakni PT. Astra International Tbk. (ASII), PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT. Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT. Bumi Resources Tbk. (BUMI), dan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF).

Sementara itu, baru dua perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan tersebut, yakni Semesta Indovest Sekuritas dan Ajaib Sekuritas.

Lewat pemberlakuan short selling ini, BEI membidik potensi kenaikan likuiditas pasar modal hingga sebesar 17%. Namun, besaran realisasi pertumbuhan likuiditas tersebut nantinya akan sangat bergantung pada jumlah saham serta Anggota Bursa yang mengantongi izin resmi short selling.

Jeffrey meminta pelaku pasar tidak mengaitkan pembebasan batas harga minimum tersebut dengan kekhawatiran atas aksi short selling. Pasalnya, saham-saham yang masuk dalam skema short selling memiliki kriteria ketat dan dipastikan berasal dari jajaran konstituen indeks LQ45.

“Jadi, kemungkinan besar, tidak mungkin saham-saham yang sekarang harga Rp50 itu boleh di short sell,” ungkap Jeffrey kepada wartawan, dikutip Kamis (17/9/2026).

Dengan kata lain, berbagai pembatasan serta aturan rinci dipasang untuk mencegah terjadinya tekanan masif yang berpotensi merugikan kelompok investor tertentu.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

September 30, 2026
IHSG Sempat Terjun 2%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

IHSG Sempat Terjun 2%, 10 Saham Ini Dibuang Asing

September 30, 2026
Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil

Rupiah Makin Terseok-seok, Cerita Dolar Balik Rp16.000 Mustahil

September 30, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .