• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

April 29, 2026
Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

July 7, 2026
OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

July 7, 2026
OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

July 7, 2026
Perry Ungkap Skema ‘Win-Win’, BI Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah

Perry Ungkap Skema ‘Win-Win’, BI Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah

July 7, 2026
Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya

Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya

July 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp86 Miliar, dan Cabut 1 Izin Perusahaan

OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp86 Miliar, dan Cabut 1 Izin Perusahaan

July 7, 2026
OJK Ungkap Kondisi Terbaru Sektor Jasa Keuangan RI

OJK Ungkap Kondisi Terbaru Sektor Jasa Keuangan RI

July 7, 2026
Mengekor Rupiah Yang Menguat, IHSG Melesat Dekati Level 6.000

Mengekor Rupiah Yang Menguat, IHSG Melesat Dekati Level 6.000

July 7, 2026
Peredaran Uang Primer (M0) Melambat, Cuma Tumbuh 13,8% di Juni 2026

Peredaran Uang Primer (M0) Melambat, Cuma Tumbuh 13,8% di Juni 2026

July 7, 2026
Asing Net Sell Rp 365,1 M di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp 365,1 M di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 7, 2026
Ditopang Dana Murah, Laba BSI Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

Ditopang Dana Murah, Laba BSI Tumbuh 16,73% Pada Mei 2026

July 7, 2026
Pendiri Blue Bird Ini Borong Saham Sampai Rp78,31 Miliar, Ada Apa?

Pendiri Blue Bird Ini Borong Saham Sampai Rp78,31 Miliar, Ada Apa?

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255

2 months ago
in Lifestyle
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.255
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di zona merah dengan depresiasi sebesar 0,26% ke level Rp17.255/US$.

Pelemahan ini sekaligus melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (28/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,15% ke posisi Rp17.210/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau bergerak menguat tipis ke level 98,646.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi faktor eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global menjelang pengumuman suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Dolar AS cenderung menguat pada perdagangan Rabu, seiring sikap investor yang masih menunggu keputusan suku bunga The Fed. Pertemuan kali ini juga menjadi perhatian karena diperkirakan menjadi salah satu momen terakhir Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.

The Fed diperkirakan masih akan menahan suku bunga. Namun, fokus pasar bukan hanya pada keputusan bunganya, melainkan juga pada pandangan The Fed terhadap dampak perang di Timur Tengah terhadap ekonomi AS, inflasi, dan arah suku bunga ke depan.

Pelaku pasar juga mencermati masa depan Powell di The Fed. Sebelumnya, Powell pernah mengatakan bahwa dia akan tetap bertahan jika menilai independensi The Fed berada di bawah ancaman. Karena itu, keputusan Powell ke depan dinilai akan sangat bergantung pada persepsinya terhadap independensi bank sentral AS.

Selain agenda The Fed, ketidakpastian perang di Timur Tengah masih menjadi sumber tekanan bagi pasar global. Harga minyak naik pada perdagangan Selasa karena investor menilai konflik Iran belum menunjukkan tanda penyelesaian. Kabar Uni Emirat Arab memangkas hubungan dengan OPEC turut menambah perhatian pasar terhadap arah pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak juga menekan pasar obligasi AS. Harga obligasi turun, sementara imbal hasilnya naik, karena investor khawatir harga energi yang tinggi dapat kembali memberi tekanan terhadap inflasi.

Kondisi tersebut membuat ruang gerak rupiah masih terbatas. Jika dolar AS kembali menguat dan investor memilih aset aman, mata uang negara berkembang seperti rupiah berpotensi tetap berada di bawah tekanan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

July 7, 2026
OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

July 7, 2026
OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

July 7, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .