• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Rp16.810/US$

Breaking News! Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Rp16.810/US$

March 2, 2026
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

September 21, 2026
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

September 21, 2026
KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

September 21, 2026
Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

September 21, 2026
Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

September 21, 2026
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking News! Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Rp16.810/US$

7 months ago
in ENTREPRENEUR
Breaking News! Dolar AS Perkasa, Rupiah Melemah ke Rp16.810/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam perdagangan pertama nya di pekan ini, Senin (2/3/2026). seiring respon pasar terhadap memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah usai serangan Israel dan AS ke Iran pada akhir pekan lalu.

Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda terdepresiasi ke level Rp16.810/US$ atau melemah sebesar 0,30%. Setelah di perdagangan terakhir, Jumat (27/2/2026) rupiah mengakhiri perdagangan dengan pelemahan 0,06% di level Rp16.760/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau sedang berada di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,22% atau naik ke level 97,821.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari eksternal, penguatan dolar AS terjadi di tengah meningkatnya permintaan aset safe haven setelah serangan AS dan Israel ke Iran pada akhir pekan. Konflik tersebut memicu kekhawatiran pasar global karena berpotensi memperluas ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk mengganggu lalu lintas maritim di kawasan Teluk yang kaya minyak.

Selain itu, Iran juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap aset-aset AS di sejumlah negara sekitar, seperti Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Irak, dan Suriah. Kondisi ini mendorong pelaku pasar cenderung memburu aset berdenominasi dolar AS, sehingga menopang penguatan DXY.

Menguatnya indeks dolar tersebut mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap dolar AS, yang pada akhirnya dapat memberi tekanan pada mayoritas mata uang lain, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati rilis data inflasi Februari 2026 yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik BPS hari ini.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan Indeks Harga Konsumen IHK pada Februari 2026 akan mengalami inflasi sebesar 0,3% secara bulanan. Sementara itu, secara tahunan, inflasi diperkirakan mencapai 4,34%, dengan inflasi inti diproyeksikan menguat ke 2,49%.

Sebagai catatan, pada Januari 2026 Indonesia mengalami deflasi 0,15% secara bulanan. Meski demikian, secara tahunan IHK masih mencatat inflasi 3,55%, sedangkan inflasi inti berada di level 2,45%.

Dalam catatan BPS, inflasi bulanan pada Februari dalam lima tahun terakhir relatif rendah, rata-rata hanya sebesar 0,03%. Namun, inflasi Februari 2026 diyakini berpotensi meningkat seiring momen Ramadan yang mulai berlangsung pada 19 Februari 2026.

Rilis inflasi ini akan menjadi perhatian penting pasar karena dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI) ke depan. Seperti diketahui, perkembangan inflasi merupakan salah satu faktor utama yang diperhatikan BI dalam menentukan arah BI Rate, yang pada akhirnya juga akan berdampak pada pergerakan rupiah.

(evw/evw)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .