• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

September 15, 2026
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 13, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya

4 weeks ago
in News
Breaking News! IHSG Pagi-Pagi Sudah Anjlok 1%, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan Selasa (15/9/2026). Indeks terpantau terkoreksi lebih dari 1% pada awal perdagangan di tengah tekanan sentimen domestik dan global.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia , pada pukul 09.09 WIB, IHSG berada di level 6.463,97, melemah 70,72 poin atau 1,08% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level 6.534,69.

IHSG sempat dibuka di level 6.544,77 dan menyentuh level tertinggi 6.549,60. Namun, tekanan jual membuat indeks merosot hingga menyentuh level terendah 6.462,85.

Pelemahan IHSG terjadi di tengah tekanan pada mayoritas saham. Sebanyak 297 saham tercatat melemah, sementara 203 saham menguat dan 463 saham lainnya stagnan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 2,89 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,63 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 182.500 kali.

Koreksi dalam IHSG seiring dengan terpangkasnya harga saham-saham berkapitalisasi besar. Bayan Resources (BYAN) melanjutkan penurunan sebesar 6,8% pagi ini. 

Begitu pula dengan emiten-emiten bank jumbo, seperti Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -2,35%, Bank Mandiri (BMRI) -2,03%, dan Bank Central Asia (BBCA) -1,92%. 

Adapun pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini dibayangi sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari domestik, perhatian investor tertuju pada pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara. Sementara dari global, ketegangan perang di Timur Tengah, arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), serta rilis data ekonomi China menjadi faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan Suahasil. Usai dilantik pada Senin (14/9/2026), Suahasil menegaskan komitmennya menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk memastikan defisit tetap di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Kepastian arah kebijakan fiskal menjadi penting bagi investor di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan ketidakpastian global.

Dari eksternal, eskalasi konflik Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Kelompok Houthi yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap Arab Saudi pada Senin (14/9/2026), setelah jalur pipa minyak East-West Saudi terganggu akibat serangan sebelumnya. Di sisi lain, Selat Hormuz masih ditutup dan upaya diplomasi untuk membukanya kembali menghadapi hambatan.

Kondisi tersebut mendorong harga minyak mentah dunia menguat. Pada perdagangan Senin, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 1,24% menjadi US$102,65 per barel, sedangkan Brent menguat 1,18% ke US$106,93 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi menambah tekanan inflasi dan meningkatkan biaya energi, sehingga menjadi perhatian bagi pasar saham, khususnya di negara-negara pengimpor minyak.

Tekanan eksternal juga datang dari prospek kebijakan moneter Amerika Serikat. Bank Indonesia (BI) mengingatkan bahwa era suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama atau higher for longer menjadi tantangan bagi negara berkembang. Penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS berpotensi mendorong aliran modal menuju aset negara maju, sehingga menekan rupiah dan pasar keuangan domestik.

Investor juga akan mencermati rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung pada 15-16 September waktu AS. Pasar memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, dengan peluang kenaikan menuju kisaran 3,75%-4,00% mencapai 92,4% berdasarkan CME FedWatch. 

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHGS Anjlok 2% Lebih, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 13, 2026
IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

IHSG Anjlok Di Atas 2%, Asing Malah Borong 10 Saham Ini

October 13, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .