• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

August 18, 2026
IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

August 18, 2026
Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

August 18, 2026
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS, Yakin Bisa Tercapai di 2026?

Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS, Yakin Bisa Tercapai di 2026?

August 18, 2026
Mantri BRI Menjaga Asa Pelaku Usaha Cianjur Selatan

Mantri BRI Menjaga Asa Pelaku Usaha Cianjur Selatan

August 18, 2026
Video: Efek Gempa NTT ke Belanja Pemerintah – Rupiah Kembali Melemah

Video: Efek Gempa NTT ke Belanja Pemerintah – Rupiah Kembali Melemah

August 18, 2026
Trump Tak Minat Perpanjang Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Naik

Trump Tak Minat Perpanjang Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Naik

August 18, 2026
Benny Anwar Mundur Dari Jajaran Direksi TAYS

Benny Anwar Mundur Dari Jajaran Direksi TAYS

August 18, 2026
Harga Minyak Sentuh US, Perang AS

Harga Minyak Sentuh US$91, Perang AS

August 18, 2026
Utang Luar Negeri RI Tembus US3,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4%

Utang Luar Negeri RI Tembus US$453,4 M di Q2-2026, Tumbuh 4,4%

August 18, 2026
BTN (BBTN) Rampungkan Pengalihan Aset Kredit dari SMBC Indonesia

BTN (BBTN) Rampungkan Pengalihan Aset Kredit dari SMBC Indonesia

August 18, 2026
Video: IHSG Ngegas dan Menguat Lebih Dari 1%, Tembus Level 6.466

Video: IHSG Ngegas dan Menguat Lebih Dari 1%, Tembus Level 6.466

August 18, 2026
Tersengat Rumor Akuisisi Haji Isam, Saham BYAN Terbang 18,75%

Tersengat Rumor Akuisisi Haji Isam, Saham BYAN Terbang 18,75%

August 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal II-2026 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar US$453,4 miliar, atau secara tahunan tumbuh 4,4% (yoy).

Perkembangan tersebut disebabkan oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, di tengah kontraksi pertumbuhan ULN swasta yang levelnya lebih rendah dibanding periode sebelumnya.

Posisi ULN pemerintah pada kuartal II-2026 tercatat sebesar US$216,3 miliar, atau tumbuh 2,9% (yoy) – melambat dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I-2026 yang sebesar 3,8% (yoy).

Sementara itu, peningkatan ULN bank sentral terutama didorong oleh kenaikan kepemilikan investor non-residen terhadap instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Ini sejalan dengan operasi moneter pro-market dan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang kembali meningkat.

Di sisi lain, posisi ULN swasta pada kuartal II-2026 tercatat sebesar US$194,6 miliar, atau mengalami kontraksi 0,6% (yoy) – lebih rendah dibandingkan kontraksi 1,3% (yoy) pada triwulan I 2026.

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang terkontraksi 3,4% (yoy), membaik dibandingkan kontraksi 6,3% (yoy) pada triwulan sebelumnya.

Jika ditelusuri, ULN Indonesia yang sebesar US$ 453,4 miliar pada akhir 2025 itu sebagian besar berasal dari negara pemberi pinjaman dengan nilai US$ 210,40 miliar, diikuti organisasi internasional US$ 47,18 miliar, dan lainnya US$ 187,45 miliar.

Dari negara asal ULN Indonesia, Singapura tercatat sebagai pemberi utama dengan nilai US$ 51,07 miliar pada kuartal II-2026. Lalu, diikuti oleh Amerika Serikat US$ 29,53 miliar dan China US$ 25,69 miliar pada kuartal II-2026.

Sedangkan berdasarkan lembaga atau organisasi, pinjaman terbesar berasal dari Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (IBRD) milik World Bank sebesar US$ 21,32 miliar, Asian Development Bank (ADB) US$ 12,23 miliar, dan IMF US$ 8,72 miliar.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1

August 18, 2026
Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

Saham Naik 294% Dalam Sebulan, MDIA Ternyata Masuk HSC

August 18, 2026
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS, Yakin Bisa Tercapai di 2026?

Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS, Yakin Bisa Tercapai di 2026?

August 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .