• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Amati Obligasi AS

Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Amati Obligasi AS

September 3, 2026
Purbaya Tebar Insentif Baru, Pajak Bunga SBN Valas Ditanggung Negara

Purbaya Tebar Insentif Baru, Pajak Bunga SBN Valas Ditanggung Negara

September 3, 2026
Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

September 3, 2026
Emiten Farmasi RI Ini Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Emiten Farmasi RI Ini Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

September 3, 2026
Bank OCBC Caplok 20% Saham GE Life Indonesia, Rogoh Duit Segini

Bank OCBC Caplok 20% Saham GE Life Indonesia, Rogoh Duit Segini

September 3, 2026
Destry Jadi Gubernur BI, IHSG Menguat ke Rp 17.600-an per USD

Destry Jadi Gubernur BI, IHSG Menguat ke Rp 17.600-an per USD

September 3, 2026
Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I-2026 Naik Jadi Rp 10,6 Triliun

Laba Telkom Indonesia (TLKM) Semester I-2026 Naik Jadi Rp 10,6 Triliun

September 3, 2026
Dalam 3 Bulan, Allo Bank (BBHI) Mau Buyback Saham Rp300 Miliar

Dalam 3 Bulan, Allo Bank (BBHI) Mau Buyback Saham Rp300 Miliar

September 3, 2026
Siap-Siap, Ada Aksi Korporasi Jumbo Di Emiten Andry Hakim

Siap-Siap, Ada Aksi Korporasi Jumbo Di Emiten Andry Hakim

September 3, 2026
Brantas Abipraya Pangkas 29 Entitas Usaha

Brantas Abipraya Pangkas 29 Entitas Usaha

September 3, 2026
Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai

Fenomena Baru di Inggris, Ramai Bank Tukar Aset Berisiko ke Uang Tunai

September 3, 2026
IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

IPO Swayasa Prakarsa (SWAP) Ditunda, Ini Penjelasan BEI

September 3, 2026
Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705

Rupiah Menguat 0,25% Pagi Ini, Dolar AS Turun ke Rp17.705

September 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 3, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Amati Obligasi AS

4 hours ago
in News
Bursa Asia Dibuka Beragam, Pasar Amati Obligasi AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa saham Asia Pasifik dibuka beragam pada perdagangan Kamis (3/9/2026), di tengah aksi jual obligasi global dan eskalasi konflik di Timur Tengah yang menekan sentimen investor.

Melansir CNBC, Kondisi tersebut membuat pelaku pasar masih mencermati perkembangan geopolitik sekaligus pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS).

Di Asia, indeks Kospi Korea Selatan tercatat naik 0,86%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun 0,19%. Di Jepang, Nikkei 225 bergerak relatif datar, sedangkan Topix menguat 0,65%, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,12%.

Pergerakan pasar tersebut terjadi setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury melonjak pada perdagangan Rabu. Imbal hasil Treasury tenor dua tahun menyentuh 4,41%, level tertinggi sejak Januari 2025, sedangkan imbal hasil tenor 10 tahun sempat menyentuh 4,818%, level tertinggi sejak November 2023.

Meski demikian, kedua imbal hasil tersebut akhirnya ditutup di bawah level tertingginya pada hari tersebut. Di sisi lain, harga minyak bergerak sedikit lebih tinggi dengan kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 0,9% dan ditutup sedikit di atas US$91 per barel.

Kekhawatiran investor terhadap inflasi masih menjadi salah satu perhatian utama pasar. Namun, Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan kepada CNBC bahwa kenaikan imbal hasil Treasury lebih mencerminkan prospek ekonomi AS yang solid setelah perusahaan-perusahaan mencatatkan laba kuartal II yang mencetak rekor.

Williams mengatakan kenaikan imbal hasil tersebut terutama didorong oleh kuatnya perekonomian AS dan prospek ekonomi yang ditopang investasi besar-besaran pada kecerdasan buatan (AI), pusat data, serta teknologi secara umum. Menurutnya, kondisi tersebut bukan terutama menunjukkan bahwa kondisi keuangan memengaruhi perekonomian, melainkan perekonomian yang memengaruhi kondisi keuangan.

Sebelumnya pada pekan ini, saham-saham AS mengalami tekanan sementara imbal hasil obligasi meningkat di tengah kembali pecahnya pertempuran antara AS dan Iran. Sebelumnya, pejabat AS sempat mengisyaratkan peralihan dari aksi militer terbuka menuju sanksi ekonomi sebelum konflik kembali memanas dan kedua negara saling melancarkan serangan.

Presiden emeritus Council on Foreign Relations Richard Haass mengatakan dirinya kesulitan memahami arah perkembangan konflik tersebut. Menurut dia, beberapa pekan sebelumnya kedua negara tampak beralih menuju pendekatan tekanan ekonomi karena ada anggapan bahwa aksi militer lebih lanjut tidak akan memberikan hasil yang diharapkan.

Pelaku pasar pada perdagangan Kamis akan mencermati data klaim pengangguran mingguan AS. Sementara itu, perhatian utama investor untuk data ekonomi akan tertuju pada laporan ketenagakerjaan atau payrolls AS untuk Agustus yang akan dirilis pada Jumat.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya Tebar Insentif Baru, Pajak Bunga SBN Valas Ditanggung Negara

Purbaya Tebar Insentif Baru, Pajak Bunga SBN Valas Ditanggung Negara

September 3, 2026
Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

Laba Melesat 34%, Diversifikasi Portofolio Perkuat Kinerja Antam

September 3, 2026
Emiten Farmasi RI Ini Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Emiten Farmasi RI Ini Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

September 3, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .