• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

August 13, 2025
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

August 14, 2026
Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

August 14, 2026
Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

August 14, 2026
Prabowo Ngomong Soal Syarat Pasar Modal Baik, Sebut Startup

Prabowo Ngomong Soal Syarat Pasar Modal Baik, Sebut Startup

August 14, 2026
Sufmi Dasco Buka-Bukaan Soal Aturan Bursa Mineral

Sufmi Dasco Buka-Bukaan Soal Aturan Bursa Mineral

August 14, 2026
Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah

Soal Demutualisasi Bursa, OJK Tegaskan Pengawasan Tak Berubah

August 14, 2026
137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi

137 Hotel BUMN Bakal Digabung, Danantara Kejar Efisiensi

August 14, 2026
Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang, Ini Respons DPR

Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang, Ini Respons DPR

August 14, 2026
Ada 3 Saham Bank HSC, Bos OJK Ungkap Dampaknya Ke Nasabah

Ada 3 Saham Bank HSC, Bos OJK Ungkap Dampaknya Ke Nasabah

August 14, 2026
Presiden Puji Kinerja Danantara, Transformasi BUMN Tunjukkan Hasil

Presiden Puji Kinerja Danantara, Transformasi BUMN Tunjukkan Hasil

August 14, 2026
Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026

Kredit Tumbuh 6,6%, CIMB Niaga Cetak Laba Rp4,3 T di Semester I-2026

August 14, 2026
Danantara Kasih Bukti Kinerja, Ubah Pesimisme Jadi Optimisme

Danantara Kasih Bukti Kinerja, Ubah Pesimisme Jadi Optimisme

August 14, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, August 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah

1 year ago
in Lifestyle
Dana Segar dari Arab Melimpah, BI Dorong Pembentukan SWF Syariah
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Besarnya modal dari negara-negara Arab yang ingin masuk ke instrumen investasi syariah membuat Bank Indonesia (BI) berkeinginan mendorong pembentukan lembaga pengelola dana investasi atau Sovereign Wealth Fund (SWF) syariah.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara dalam agenda Sarasehan Nasional Ekonomi Syariah Refleksi Kemerdekaan RI 2025 di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

“Dia (negara Arab) membutuhkan wadah yang memang memenuhi prinsip syariah. Nah kita belum ada nih, makanya kalau di dalam tim saya bicara, kita coba yuk bikin sovereign wealth fund yang syariah gitu,” kata Destry.

“Karena itu bisa menampung dana-dana dari Middle East yang mungkin mereka juga nyari tempat investasi sekarang ini kan,” tegasnya.

Destry mengatakan, pengembangan SWF syariah ke depan sebetulnya juga akan membuat pasar keuangan Indonesia akan semakin dalam ke depannya. Membuat aliran modal akan semakin tebal untuk pembangunan tanah air.

Negara-negara lain yang mayoritas masyarakatnya non muslim bahkan kata Destry lebih cepat melirik potensi dana syariah ini. Presiden dari negara-negara itu kata dia telah membentuk dewan khusus yang bisa mengawal percepatan pembentukan sistem keuangan syariah.

“Ada Filipina, ada Rusia, mereka memaparkan bagaimana mereka itu punya semangat mau menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah, xan itu saya agak ngiri melihatnya, mereka sudah bergerak maju sampai itu presidennya turun tangan,” ungkap Destry.

Selain SWF Syariah, BI juga tengah menjalankan Blueprint Pengembangan Pasar Uang Syariah. Dalam blueprint itu, BI fokus mengembangkan produk, memperluas partisipasi publiknya, hingga menekan pricing atau biaya harga dari instrumen keuangan di pasar syariah.

Destry mengungkapkan, khusus untuk pricing pasar uang syariah saat ini cenderung masih lebih tinggi dibanding pasar uang konvensional. Selisih harganya bahkan bisa mencapai 49 basis points.

“Atau hampir 0,5% bedanya. Nah ini kan kalau nanti kita punya pasar uang syariah lebih baik, fragmentasi sudah bisa kita atasi, nah tentunya itu akan menjadi lebih liquid,” papar Destry.

Destry juga mengakui, ekosistem keuangan syariah di Indonesia sebetulnya belum terlalu dalam saat ini. Total aset perbankan Syariah sekarang ini baru mencapai Rp 940 triliun atau 7,35% dari total aset perbankan per Juli 2025. Rata-rata harian transaksi pasar uang syariah pum baru sekitar Rp 2 triliun atau baru 4% dari rata-rata harian pasar uang total yang besarnya Rp 50 triliun.

“Ya tentunya ini akan sangat mempengaruhi kemampuan dal pembiayaan,” tegas Destry.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BI Rate Turun, Begini Efeknya di Pasar Keuangan RI




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

Cerita Salim Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Ungkap Fakta Tak Terduga

August 14, 2026
Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

Soal Bursa Mineral 1 Januari 2027, Bos OJK: Rinciannya Tunggu Perpres

August 14, 2026
Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya

August 14, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .