• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri

Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri

October 15, 2026
Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

October 15, 2026
BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah

BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah

October 15, 2026
Perusahaan Sawit Jaya Agra Wattie Kena Sanksi Karhutla, Ini Pemiliknya

Perusahaan Sawit Jaya Agra Wattie Kena Sanksi Karhutla, Ini Pemiliknya

October 15, 2026
JAWA Kena Sanksi Karhutla, Ini Sosok Pengendali di Balik Emiten Sawit

JAWA Kena Sanksi Karhutla, Ini Sosok Pengendali di Balik Emiten Sawit

October 15, 2026
Video: Bursa Asia Kompak Ambles: IHSG Terkoreksi 2%

Video: Bursa Asia Kompak Ambles: IHSG Terkoreksi 2%

October 15, 2026
Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

Dana Asing Keluar Rp182,94 M, 10 Saham Ini Paling Banyak Dibuang

October 15, 2026
SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

SMLE Blak-Blakan Alasan Jual 50% Saham Anak ke Perusahaan Denmark

October 15, 2026
Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

Video: Risiko Gangguan Pasokan Minyak

October 15, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

Akhir Sesi I, IHSG Ditutup Anjlok 2,16%

October 15, 2026
Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

Video:Houthi Ancam Serang Lagi Saudi, IHSG Ambrol 1% Lebih ke 5.800-an

October 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 15, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home News

Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri

59 minutes ago
in News
Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Danantara Investment Management (DIM) dan Indonesia Investment Authority (INA) resmi menuntaskan transaksi investasi strategis di proyek Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Namun, nilai transaksi maupun besaran porsi kepemilikan masing-masing pihak tidak diungkapkan.

Berdasarkan keterangan resmi bersama yang dirilis Kamis (15/10/2026), fasilitas yang berlokasi di Cilegon, Banten, itu dirancang untuk memproduksi sekitar 400 kilotonnes per annum (KTA) soda kaustik dan 500 KTA ethylene dichloride (EDC). Kedua bahan kimia tersebut merupakan bahan baku esensial bagi berbagai proses manufaktur dan industri.

Proyek ini diharapkan mampu menekan ketergantungan impor, menghemat devisa, sekaligus memperkuat pasokan bahan baku bagi industri hilir. Salah satu sektor yang disasar adalah rantai industri bauksit dan alumina dalam negeri, di mana kebutuhan soda kaustik diperkirakan terus meningkat seiring agenda hilirisasi.

Per September 2026, progres konstruksi proyek telah mencapai sekitar 80%. Saat ini, pemasangan peralatan utama tengah berlangsung, bersamaan dengan pembangunan infrastruktur pendukung seperti dermaga, trestle, dan fasilitas penyimpanan. Proyek ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2027.

CEO DIM Pandu Sjahrir mengatakan, DIM berperan mengarahkan modal ke sektor-sektor yang menopang ketahanan ekonomi nasional dengan tetap menjaga disiplin komersial.

“Inisiatif CA-EDC ini mencerminkan jenis investasi strategis yang dapat menghasilkan nilai jangka panjang bagi Indonesia. Kolaborasi ini juga mencerminkan peran Danantara sebagai katalis dalam mendorong partisipasi investor swasta pada proyek-proyek strategis nasional,” ujarnya.

Senada, Ketua Dewan Direktur INA Oki Ramadhana menyebut pertimbangan investasi INA bertumpu pada dua hal, yakni peran penting soda kaustik dan EDC dalam rantai nilai industri nasional, serta fundamental komersial proyek yang dinilai kuat.

“Seiring Indonesia terus mengembangkan industri hilir, proyek ini menjawab kebutuhan strategis, dengan potensi memperkuat pasokan dalam negeri dan mendukung pengembangan basis industri yang lebih terintegrasi,” kata Oki.

Sementara itu, Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra menilai rampungnya kemitraan ini menjadi tonggak penting bagi proyek CA-EDC. Menurutnya, sinergi pendanaan jangka panjang dari DIM dan INA dengan pengalaman industri Chandra Asri akan memperkuat ketahanan pasokan bahan kimia strategis nasional.

“Dengan target mulai beroperasi secara komersial pada 2027, proyek ini juga diharapkan dapat menciptakan sekitar 3.000 lapangan kerja selama tahap konstruksi dan 250 posisi kerja permanen pada tahap operasional,” ungkap Erwin.

Sebagai informasi, Chandra Asri Group menjalankan bisnis melalui tiga pilar, yakni Energi & Kimia, Infrastruktur Terintegrasi, dan Solusi Mobilitas. Portofolionya mencakup naphtha cracker di Cilegon berkapasitas produksi ethylene 0,9 juta metrik ton per tahun, kilang berkapasitas lebih dari 300.000 barel per hari dan naphtha cracker 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom, Singapura, serta sekitar 2,5 juta metrik ton aset kimia hilir di Pulau Jurong. Grup juga mengelola sekitar 60 SPBU ritel Esso.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

Dirut TBS Energi (TOBA) Borong 335.000 Saham di Harga Segini

August 8, 2025
Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

Bukan Cuma Prajogo, Ini Grup Konglomerat yang Jadi Biang IHSG Hijau

August 8, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

October 15, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .