• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering

Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering

May 18, 2026
XPeng Akuisisi 90,1% Saham Pabrik Kendaraan Listrik Grup Erajaya

XPeng Akuisisi 90,1% Saham Pabrik Kendaraan Listrik Grup Erajaya

May 18, 2026
HMSP Pertahankan Kepemimpinan di Tengah Tantangan Industri Tembakau

HMSP Pertahankan Kepemimpinan di Tengah Tantangan Industri Tembakau

May 18, 2026
Jurus RI Jaga Mesin Pendapatan Negara Sektor Tambang Era Perang

Jurus RI Jaga Mesin Pendapatan Negara Sektor Tambang Era Perang

May 18, 2026
Bos BEI Buka Suara Usai IHSG Anjlok Sampai 4% Hari Ini

Bos BEI Buka Suara Usai IHSG Anjlok Sampai 4% Hari Ini

May 18, 2026
Purbaya Jelaskan Maksud Prabowo ‘Orang Desa Tak Pakai Dolar’

Purbaya Jelaskan Maksud Prabowo ‘Orang Desa Tak Pakai Dolar’

May 18, 2026
Gak Cuma Efek Perang, Rupiah Anjlok Juga Terkait Kredibilitas

Gak Cuma Efek Perang, Rupiah Anjlok Juga Terkait Kredibilitas

May 18, 2026
Purbaya Luruskan Maksud Prabowo ‘Orang Desa Tak Pakai Dolar’

Purbaya Luruskan Maksud Prabowo ‘Orang Desa Tak Pakai Dolar’

May 18, 2026
Krisis Kepercayaan Pasar RI Sangat Serius, IHSG Anjlok

Krisis Kepercayaan Pasar RI Sangat Serius, IHSG Anjlok

May 18, 2026
Video: DPR Kritik Rupiah Melemah

Video: DPR Kritik Rupiah Melemah

May 18, 2026
Tok! DPR RI dan BI Sepakat Optimalkan Penguatan Rupiah

Tok! DPR RI dan BI Sepakat Optimalkan Penguatan Rupiah

May 18, 2026
Rupiah Melemah & Dana Asing Keluar, Bos BI Blak-blakan Penyebabnya

Rupiah Melemah & Dana Asing Keluar, Bos BI Blak-blakan Penyebabnya

May 18, 2026
Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Akhir Tahun Bisa Rp 16.500/US$

Gubernur BI Sebut Nilai Tukar Rupiah Akhir Tahun Bisa Rp 16.500/US$

May 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 18, 2026
Indonesian Business Times
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Indonesian Business Times
No Result
View All Result
Home Market

Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering

19 minutes ago
in Market
Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bank sentral telah banyak belajar dalam melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah selama krisis 1997-1998 dan 2008.

Menurut Perry, pada masa krisis tersebut, banyak intervensi rupiah menguras likuiditas. Alhasil kondisi ini menciptakan kekeringan likuiditas. Belajar dari hal ini, kebijakan bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar kini dilakukan lebih terukur.

“Kami belajar dulu zaman 97-98 dan 2008 banyak fokus stabilitas nilai rupiah banyak intervensi menguras likuiditas. Sehingga mengobati stabilitas rupiah tapi membuat kekeringan likuiditas,” ujar Perry dalam paparan di Rapat Kerja Komisi XI DPR, Senin (18/5/2025).

Alih-alih masuk ke pasar spot, untuk menjaga cadangan devisa, BI memilih untuk melakukan intervensi dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. 

Dalam upaya tersebut, Perry menuturkan BI baru menghabiskan Rp 133 triliun (year to date/ytd) untuk membeli SBN di pasar sekunder. Ini menandakan BI tetap terukur dalam menggunakan cadangan devisa untuk melakukan stabilisasi rupiah melalui pembelian SBN.

Perry pun mengatakan posisi kepemilikan SBN BI telah mencapai Rp 1.700 triliun dan SBN ini umumnya memiliki tenor jangka pendek. Ketika dijual kembali, BI berharap SBN ini dapat menciptakan arus modal masuk atau inflow.

“Kami ada Rp 1.700 triliun dalam SBN kami, kami jual jangka pendek jadi ada inflow. Tapi kami beli yield jangka panjang,” ujarnya.

Dengan upaya ini, BI dapat menghemat cadangan devisa dan sekaligus menjaga agar yield SBN tidak naik terlalu tinggi.

Selain itu, BI juga menjaga likuiditas di pasar dengan berbagai kebijakan a.l. mendorong uang primer tumbuh double digit, memberikan batasan pembelian dolar AS sebesar US$ 25.000 per orang per bulan. Hal ini dilakukan agar pembelian dolar lebih terukur sehingga likuiditas dolar tetap terjaga.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

IHSG Lanjut Reli, Lompat 1,84% Tembus Level 8.200

October 21, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
XPeng Akuisisi 90,1% Saham Pabrik Kendaraan Listrik Grup Erajaya

XPeng Akuisisi 90,1% Saham Pabrik Kendaraan Listrik Grup Erajaya

May 18, 2026
Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering

Dilema BI Belajar dari Krisis 98, Rupiah Aman Tapi Likuiditas Kering

May 18, 2026
HMSP Pertahankan Kepemimpinan di Tengah Tantangan Industri Tembakau

HMSP Pertahankan Kepemimpinan di Tengah Tantangan Industri Tembakau

May 18, 2026
Indonesian Business Times

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .